Elon Musk

Elon Musk Tantang CEO Twitter, Debat Publik Mengenai Bot

Perseteruan Elon Musk dan Twitter terus berlanjut, kedua belah pihak belum menemukan jawaban atas permasalahan yang mereka alami. Minggu ini, Elon Musk memberikan tantangan kepada CEO Twitter, untuk dapat melakukan debat umum mengenai bot di Twitter, Minggu (07/08).

Twitter dan Elon Musk sama-sama memegang teguh apa yang mereka yakini, Musk yang ingin mengetahu jumlah bot yang ada di twitter, nampaknya tidak diindahkan oleh platform media sosial tersebut. Sekarang, keduanya memiliki argumen tersendiri mengapa mereka memilih untuk melakukan tindakan yang berbeda ini.

Pengacara Elon Musk sendiri telah merilis sebuah dokumen argumen, yang berisikan hingga 165 halaman. Membahas mengenai alasan mengapa Elon Musk tidak menginginkan untuk membeli platform Twitter, platform media sosial yang sempat dia eluh-eluhkan.

Elon Musk berencana untuk membeli Twitter senilai $44 Bilion USD. Pada akhirnya, Musk tidak menepati janjinya karena merasa kurang mendapatkan keuntungan, untuk mendapatkan informasi seputar bot dan spam Twitter.

Melalui akun Twitter resminya, Musk memberikan tantangan kepada CEO Twitter untuk dapat berdebat secara umum mengenai bot yang ada di Twitter. Bahkan, dengan sengaja dia menandai CEO Twitter tersebut.

“Dengan hormat @paraga untuk mengikuti tantangan debat publik mengenai bot di Twitter,” tulis Musk, membagikan cuitannya untuk 102 juta pengguna Twitter.

Musk juga membuat ‘Pin’ atas cuitan yang dia tuliskan di profil Twitter, dia menantang CEO Twitter untuk dapat menampilkan setidaknya ada lebih dari 5% bot dan spam yang ada di Twitter setiap harinya.

Musk bertujuan untuk membuktikan, bahwa selama ini ada 5% pengguna palsu dan spam yang meramaikan Twitter, ini untuk meningkatkan data Twitter bahwa mereka memiliki banyak pengguna aktif. Menurut Musk, ini adalah curang.

Cuitan yang diunggah oleh Elon Musk juga mengundang banyak reaksi dari pengguna Twitter, bahkan dia membuat sebuah pemungutan suara, yang menanyakan bahwa pengguna Twitter yang memilih ialah robot atau tidak.

Hingga saat ini, ada 68 % pengguna Twitter yang memilih menjawab ‘No’, menandakan bahwa mereka adalah pengguna asli alias manusia. Cuitan Musk ini juga mengundang banyak tanggapan dari pengguna Twitter, yang didominasi kesan humoris.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend