Fountech.ai Chip Artificial Intelligence Brain

Fountech.ai Berencana Tingkatkan Kecerdasan Manusia Dengan Tanam Chip di Otak

NESABAMEDIA.COMArtificial Intelligence atau teknologi kecerdasan buatan kini tak hanya diimplementasikan terhadap barang-barang elektronik atau gadget saja. Adalah Fountech.ai sebuah startup pengembang teknologi AI sedang mengembangkan sebuah kombinasi penerapan teknologi kecerdasan buatan itu dengan manusia. Lebih lanjut, teknologi ini diklaim bakal mampu meningkatkan tingkat kecerdasan atau IQ yang dimiliki manusia. 

Secara mendetail, Fountech.ai akan membuat kemampuan otak yang dimiliki manusia bisa meningkat. Caranya yakni dengan memasang sebuah chip ke dalam otak, yang dilakukan secara implan. Nantinya, chip tersebut akan bekerja seperti situs mesin pencari semacam Google. 

Ketika orang yang ditanami chip tersebut membutuhkan sebuah informasi, permintaan itu akan memicu chip untuk bekerja. Hasil pencarian akan langsung terhubung dan disampaikan ke otak, yang kemudian diproses sedemikian rupa dan orang tersebut bisa mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang dia ajukan yang dimunculkan dalam bentuk suara. 

Nikolas Kairinos sang founder dari Fountech.ai begitu yakin jika teknologi AI ini bisa diterapkan seperti apa yang dia kembangkan saat ini. Keberadaan teknologi AI yang terhubung langsung dengan otak, akan sangat mendukung kehidupan manusia. Khususnya kepada dunia pendidikan, di mana para pelajar bisa dengan mudah mempelajari atau menghafal materi yang diberikan oleh guru mereka.

“Nantinya chip itu bisa berfungsi seperti asisten pintar pribadi dengan tingkat kecerdasan yang bisa terus berkembang dan mampu menampung beragam informasi yang dibutuhkan. Kebutuhan untuk mempelajari sesuatu bakal berubah secara drastis, karena orang-orang bisa melakukannya secara instan. Google akan seperti berada di dalam otak.”

Karena langsung terhubung dengan otak manusia, nantinya tidak perlu menggunakan suara untuk memulai proses pencarian. Cukup hanya dengan memikirkannya di dalam hati, maka proses pencarian dari jawaban yang diminta bisa dilakukan. 

Meski tidak akan bisa hadir dalam waktu yang dekat, Nikolas percaya teknologi kemungkinan bisa digunakan oleh manusia setidaknya kurang dari 20 tahun ke depan. Teknologi yang dikembangkan Fountech.ai ini hampir mirip dengan proyek Neuralink yang juga sedang dikerjakan oleh Elon Musk. 

Konsep Neuralink sendiri memungkinkan untuk melakukan download atau unduhan data di komputer langsung ke otak manusia. Namun Nikolas menjelaskan jika proyeknya ini akan jauh lebih mudah.

Leave a Reply

Send this to a friend