Gojek, Kantor Terkeren ala Silicon Valley di Indonesia

Omong-omong soal Go-jek, pasti kamu semua tau dong ya Go-jek itu apa ? Start-up yang didirikan oleh Nadiem Makarim ini adalah sebuah layanan transportasi online seperti layanan ojek dan transfortasi mobil. Tidak hanya itu kamu juga bisa memesan makanan dengan menggunakan layanan Go-food.

Jadi kamu tidak perlu capek-capek keluar rumah untuk membeli makanan. Kamu hanya perlu menunggu ditempat dan driver Go-jek akan datang lalu memberikanmu makanan sesuai dengan apa yang kamu pesan. Layanan Go-food ini menjadi fitur yang paling sering dipakai oleh pengguna setia Go-jek.

Berkat kemajuan Go-jek sampai sekarang ini, mereka telah menjadi salah satu Start Up Indonesia yang telah berhasil Go Internasional. Menurut berita yang telah beredar, Go-jek telah hadir di Vietnam dengan nama Go-Viet dan berada di Thailand dengan nama GET. Dan Go-jek juga telah berupaya untuk melebarkan sayapnya merilis aplikasinya di Singapura dan Filiphina.

Jika kamu ditawarkan untuk masuk ke perusahaan Go-jek apa yang kamu rasakan ? yang pastinya happy dong ya, sebab Go-jek juga memiliki kantor yang tidak kalah berkelasnya dibandingkan dengan kantor Google yang ada di Mountain View, Amerika Serikat.

Fasilitas-fasilitas yang disediakan tidak tanggung-tanggung, karena fasilitasnya sangatlah lengkap dan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh semua karyawan yang ada.

Alamat kantor Go-jek adalah di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Kantor Go-jek ini juga terdiri dari 2 lantai dan warna yang mendominasi dari kantor ini yaitu hijau. Karena warna hijau merupakan warna yang identik dengan aplikasi Go-jek.

Jika biasanya desain kantor hanya seputar meja kerja dan ruang meeting, tidak seperti di kantor Go-jek karena mereka memiliki banyak fasilitas yang khusus dan lain dari pada yang lain.

Dari desain lobby atau ruang tunggu kantor Go-jek ini merupakan yang paling diminati, karena konsepnya seperti ruang tamu yang ada di rumah. Desain ini dibuat bukan hanya untuk terlihat indah, tetapi Go-jek bermaksud untuk membuat para karyawannya merasa nyaman dan betah jika berada di kantor. Maka dari itu konsep dari kantor Go-jek ini menjadi harmonis dengan suasana kekeluargaan pada ruang tunggu (lobby)-nya.

Lobby

Image : Arsitag

Yang kedua yaitu Working Space kantor Go-jek. Working Space atau ruang kerja bersama pada kantor Go-jek ini terlihat sangat santai dan lebih terlihat relax.

Konsep pada Working Space ini adalah Open Space, dimana para karyawan dapat saling berinteraksi dan berkomunikasi dengan mudah. Dan juga karyawan-karyawan tersebut dapat berbagi ide dalam menciptakan produk-produk untuk Go-jek.

Working Space

Image : Cerita Prasmul

Fasilitas yang disediakan Go-jek yaitu Quite Room, ruangan ini memiliki fasilitas kedap suara. Gunanya yaitu jika karyawan yang lebih nyaman bekerja dengan tanpa adanya suara maka mereka dapat masuk ke dalam Quite Room tersebut.

Untuk para karyawan yang senang nongkrong dan lebih senang bekerja dengan suasana lepas dan bebas mereka bisa menggunakan fasilitas Smoking Lounge dan No Smoking Lounge yang di sediakan oleh Go-jek. Tidak hanya untuk nongkrong semata, fasilitas ini digunakan untuk mereka yang ingin lebih santai dan beristirahat sebentar dari pekerjaannya.

Fasilitas yang menjadi terfavorit bagi setiap karyawan yaitu Play Room, dimana para karyawan dapat melepaskan penatnya dan menyegarkan pikirannya dengan memainkan permainan yang ada di dalam Play Room ini. Pastinya dengan fasilitas yang ditawarkan ini para karyawan menjadi sangat antusias dan semangat bekerja ya.

Play Room

Image : Viva

Ruangan yang paling unik dan tidak ada di kantor manapun di Indonesia adalah ruangan Gym dan ruangan Yoga. Karyawan dapat menggunakan ruangan ini untuk berolahraga lengkap dengan peralatannya, jadi mereka tidak perlu untuk keluar kantor hanya untuk olahraga di luar.

Go-jek ternyata melihat kebiasaan dari para karyawannya yang aktif makanya mereka menyediakan fasilitas seperti ini untuk dijadikan ruangan khusus. Dan lebih menariknya lagi, ruangan ini dapat dipakai bebas tanpa ada batasan bagi seluruh karyawan Go-jek.

Setelah ruangan Gym dan Yoga, di kantor Go-jek ini juga memiliki ruangan Go-Fight. Dimana ruangan ini dipergunakan untuk mereka yang senang belajar fighting. Fasilitas Go-fight ini juga dibuat karena Nadiem sang pendiri Go-jek sangat menggemari olahraga MMA.

Tidak hanya itu, Go-jek juga memiliki fasilitas Sleeping room. Sleeping room ini dipergunakan untuk mereka yang lelah dan perlu mengistirahatkan diri mereka dengan tidur di ruangan ini. Jadi bagi karyawan yang sering lembur dan harus bekerja, mereka dapat menikmati ruangan Sleeping room.

Kantor Go-jek juga memberi fasilitas café untuk para karyawannya yang ingin makan dan minum di dalam kantor. Yang lebih spesialnya, café ini hanya menerima pemesanan dengan cara non tunai yaitu dengan menggunakan Go-pay.

Dan yang terakhir fasilitas yang disediakan kantor Go-jek yang akan membuatmu tertarik untuk bekerja di perusahaan ini yaitu Auditorium. Ruangan ini dapat menampung kurang-lebih 200 karyawan. Dengan fasilitas kedap suara dan layar yang sangat besar layaknya bioskop. Dan katanya ruangan ini biasanya digunakan untuk nonton bareng dan seminar kecil-kecilan oleh karyawan Go-jek.

Auditorium

Image : Liputan6

Bagaimana menurutmu kantor Go-jek diatas? Seru, bukan ? kantor-kantor yang seperti ini yang harusnya dikembangkan oleh perusahaan Indonesia agar lebih membuat karyawan menjadi nyaman dan betah jika kejenuhan menghampiri mereka saat di kantor.

Jadi menurut saya, kantor Go-jek ini sudah hampir mirip dengan kantor yang berdiri di Silicon Valley. Karena lebih memperhatikan karyawan yang bekerja dan mampu membuat mereka bekerja dengan senang hati dan lebih semangat.

Leave a Reply

Send this to a friend