• Our Partners:

Google Kembali Hadirkan Perizinan Aplikasi, Setelah Sempat Menghapusnya

Google Kembali Hadirkan Perizinan Aplikasi, Setelah Sempat Menghapusnya

NESABAMEDIA.COM – Google telah memberikan pengumuman mereka, bahwa kebijakan dari layanan Google Play Store yang memberikan akses izin aplikasi untuk dapat berjalan, kini akan dikembalikan. Menanggapi dengan adanya banyak protes dari pengguna, yang menyatakan bahwa mereka mengalami masa sulit karena akses merepotkan dari aplikasi, Jumat (22/7).

Perusahaan Google, kini kembali memilih untuk memberikan akses Perizinan Aplikasi yang dikembalikan kembali kepada pengembang. Google sendiri sempat menghapus akses ini, karena menganggap adanya penyalahgunaan data ketika pengguna memberikan akses aplikasi ke pengembang.

Seperti yang kita ketahui bersama, bagi pengguna Android yang ingin mengunduh sebuah aplikasi maka harus melalui Google Play Store. Google yang memiliki Play Store memang memiliki berbagai macam kebijakan di dalamnya, sebut saja seperti mengatur hak privasi pengguna, hingga menyimpan data penting.

Google memberikan kecurigaan mereka kepada pengembang, karena ketika aplikasi akan diinstal maka pengguna harus menyetujui syarat dan ketentuan izin. Sebut saja, seperti memberikan akses aplikasi untuk membaca penyimpanan dan mengakses kamera, yang mana harus dilakukan untuk beberapa aplikasi seperti penyuntingan gambar dan aplikasi yang harus mengakses kamera agar dapat bekerja.

Tentunya, hal tersebut tidak dapat dihindarkan. Google menyatakan bahwa bisa saja pengembang mengambil informasi dan data privasi pengguna. Namun, tindakan Google yang menghapus Perizinan Aplikasi ini ternyata mengundang banyak respons negatif.

Banyak pengguna yang merasa terganggu, karena aplikasi yang terus menerus meminta izin ketika diakses. Berbeda halnya dengan Perizinan Aplikasi, yang hanya sekali saja menampilkan izin akses tadi.

Menurut Android Police, Google telah menyatakan bahwa Perizinan Aplikasi akan kembali hadir karena banyaknya permintaan pengguna yang semakin besar. Nantinya akan ada sesi Data Safety, yang diberikan kepada pengguna untuk memberikan izin akses apa saja yang diperbolehkan.

Google Data Safety merupakan salah satu sesi keamanan data dari Google, yang mana terlihat hampir mirip dengan regulasi privasi data dari Apple. Di mana, pengembang akan memberikan informasi mengenai data pengguna yang mereka harus akses, untuk mencegah adanya pencurian data dan perlindungan privasi yang diberikan oleh Google.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend