Apple Store

Hanya Apple Yang Mampu Tingkatan Penjualan Selama Kuartal Kedua

NESABAMEDIA.COMLaporan terbaru dari Canalys menampilkan performa sejumlah pabrikan perangkat ponsel dunia, dalam mencatatkan angka penjualan untuk periode kuartal kedua tahun 2020.

Dalam laporan tersebut, hampir seluruh pabrikan ternama mengalami penurunan angka penjualan cukup signifikan, akibat dari adanya wabah pandemi. Namun hanya Apple yang mencatatkan peningkatan penjualan yang meroket dibandingkan pabrikan lainnya.

Rata-rata, pabrikan ponsel lainnya seperti Samsung, Huawei, Xiaomi, Oppo dan lainnya mengalami penurunan angka penjualan sebesar 14 persen. Kebanyakan dari mereka hanya mampu menjual sebanyak 284.7 juta unit dibandingkan kuartal kedua tahun 2019 yang berada pada angka 331.8 juta unit.

Laporan Penjualan Perusahaan Ponsel Apple Samsung Huawei

Laporan Penjualan Perusahaan Ponsel Apple Samsung Huawei

Dari kesekian nama yang mengalami penurunan, adalah Samsung yang paling besar mencatatkan penurunan penjualan. Pabrikan asal Korea itu mengalami penurunan penjualan sebesar 30 persen, disusul Oppo sebanyak 16 persen dan kemudian Xiaomi sebesar 10 persen. Sementara Huawei yang cukup heboh dengan sejumlah isu penolakan dan sanksi dagang, mencatatkan penurunan penjualan sebesar 5 persen.

Penjualan Apple Meningkat 35 persen

Penjualan Apple Meningkat 35 persen

Apple satu-satunya perusahaan yang mencatatkan nilai positif pada jumlah penjualan mereka. Tercatat, Apple mengalami kenaikan penjualan cukup besar yakni sebanyak 35 persen. Apa yang dialami Apple ini tidak lain dikarenakan peluncuran produk terbaru mereka yakni iPhone SE. 

Ponsel tersebut dijual cukup murah untuk pasar menengah, yakni dibanderol seharga USD 399 atau sekitar Rp 5,5 jutaan, dan mampu membuat para fans iPhone untuk mengupgrade ponsel mereka ke iPhone SE. Ponsel tersebut memberikan sumbangsih penjualan sebesar 28 persen dari keseluruhan penjualan produk milik Apple.

Apple juga mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 35 persen ke pasar Cina, dengan mengirimkan sebanyak 7,7 juta unit ponsel ke sana. Selain itu, Apple nampaknya cukup sigap untuk beradaptasi dengan wabah pandemi yang menyerang. Yakni dengan memfokuskan pada layanan digital, di saat orang-orang diharuskan tetap berada di rumah. 

Dikarenakan wabah pandemi yang masih terus terjadi dan belum diketahui kapan berakhirnya, maka perusahaan ponsel harus bisa mengikuti apa yang dilakukan Apple untuk tetap bertahan. Pasalnya, meluncurkan produk baru di saat seperti ini bukan menjadi alasan utama para konsumen untuk kemudian melakukan pembelian.

Leave a Reply

Send this to a friend