Huawei Luncurkan Smartphone P50 Tanpa Jaringan 5G, Karena Sanksi Amerika

Huawei Luncurkan Smartphone P50 Tanpa Jaringan 5G, Karena Sanksi Amerika

NESABAMEDIA.COMHuawei akhirnya mengungkap smartphone P50 pada hari Kamis 29 Juli lalu, tanpa adanya dukungan jaringan cepat 5G. Ini dikarenakan perusahaan asal Cina itu masih mendapatkan sanksi dagang dari Amerika dan di sisi lain juga terdampak oleh kelangkaan chip yang sedang terjadi.

Huawei meluncurkan dua model yakni P50 dan P50 Pro yang sedikit lebih mahal. Smartphone Huawei seri P lebih dikenal karena teknologi kamera yang dibawa, dan P50 dibangun dengan dua unit kamera sirkular. 

Pada Huawei P50, modul kamera utamanya memiliki tiga lensa, yakni 50MP, lensa monokrom 40MP dan sebuah lensa super-wide 13MP. Kemudian P50 Pro menggunakan lensa telefoto 64MP yang memiliki optical zoom 3.5 kali. Huawei mengklaim pengguna bisa melakukan zoom sampai dengan 200 kali.

Namun sayangnya, tidak ada satu model pun yang mendukung jaringan 5G, dan hanya hadir dengan chipset 4G dari Qualcomm. Ini adalah tanda bagaimana pembatasan dagang yang diberlakukan oleh pemerintah Amerika yang terus berdampak pada perusahaan.

Tahun lalu, pemerintah Amerika memberlakukan sanksi yang berarti produsen asing yang menggunakan teknologi perusahaan asal negeri Paman Sam itu perlu mendapatkan lisensi khusus untuk bisa menjual chipset ke Huawei. 

Di sisi lain, CEO Huawei Richard Yu juga mengatakan bahwa pihaknya akan segera kehabisan chipset Kirin kelas atas mereka, karena perusahaan TSMC juga kewalahan dalam hal produksi. Ini juga menjadi tanda bahwa hampir semua pabrikan smartphone di dunia mulai terkena dampak dari masalah kelangkaan semikonduktor. 

Kelangkaan pasokan tersebut utamanya disebabkan oleh penutupan sejumlah pabrik karena adanya wabah pandemi Covid-19, di saat permintaan perangkat elektronik semakin naik. Huawei sendiri kemudian menyalahkan adanya kelangkaan itu pada sanksi Amerika. 

“Huawei adalah pemimpin dalam teknologi 5G dan telekomunikasi. Karena adanya sanksi dari Amerika selama dua tahun terakhir ini, maka kami tidak bisa menjangkau 5G untuk smartphone dan harus menggunakan teknologi 4G,” kata pihak Huawei.

Smartphone Huawei P50 dibanderol seharga Rp10 jutaan dan untuk P50 Pro seharga Rp13 jutaan. Keduanya hadir dengan sistem operasi buatan Huawei, yakni Harmony OS. 

Leave a Reply

Send this to a friend