Huawei Mate 40 Pro Smartphone Dengan Kamera Terbaik 2020

Huawei Mate 40 Pro Jadi Smartphone Dengan Teknologi Kamera Terbaik 2020

NESABAMEDIA.COMTahun 2020 telah menghasilkan banyak sekali smartphone dengan performa terbaik, dan sebagian besar membawa teknologi kamera yang jauh lebih baik juga. Setidaknya ada lima smartphone yang dirilis pada tahun 2020, dengan kamera yang sangat handal. Di antaranya yakni Apple iPhone 12 Pro, Google Pixel 5, Huawei Mate 40 Pro, Samsung Galaxy S20 Plus dan Sony Xperia 1 II.

Perlu dicatat bahwa daftar di atas adalah smartphone dengan teknologi kamera terbaik yang dirilis untuk tahun 2020 saja.

Hasil Foto Samsung Galaxy S20 Plus Outdoor

Hasil Foto Samsung Galaxy S20 Plus Outdoor

Color Balance & Exposure

Apple iPhone 12 Pro – Cukup baik untuk memberikan detail pada kondisi sangat terang dengan pemrosesan yang wajar. Hasil gambar terlihat memiliki lebih banyak noise dalam kondisi redup, namun masih mampu mempertahankan detail yang bagus.

Google Pixel 5 – sensornya yang kecil dengan teknologi yang lebih lama dibandingkan pesaing lainnya, menghasilkan noise yang lebih banyak meski kondisi sangat terang dan semakin buruk di kondisi yang lebih gelap.

Huawei Mate 40 Pro – Memberikan detail yang sangat baik di kondisi pencahayaan normal, dengan pemrosesan minimal. Noise lebih banyak muncul dalam kondisi gelap, sehingga mengurangi detail jepretan.

Samsung Galaxy S20 Plus – Memberikan detail yang sangat baik di siang hari, namun membutuhkan pemrosesan yang lebih besar dengan berkurangnya cahaya. Mode malam bisa sangat membantu.

Sony Xperia 1 II – Detailnya cukup lumayan dalam kondisi terang, namun menjadi memburuk dalam kondisi sore hari. Cukup sulit menangkap detail dalam kondisi minim cahaya, yang karena eksposure yang lebih lama.

HDR Processing Sony Xperia 5 II - Smartphone Kamera Terbaik

HDR Processing Sony Xperia 1 II

HDR Processing

Apple iPhone 12 Pro – Mampu memompa warna dan kecerahan untuk bidikan HDR yang lebih hidup. Teknologi HDR-nya cukup solid namun untuk keseimbangan antara bayangan dan sorotan cahaya masih kurang memadai.

Google Pixel 5 – HDR-nya lumayan baik, namun memiliki masalah kecil saat kondisi minim cahaya dan warna yang dihasilkan lebih kusam dibanding smartphone lainnya.

Huawei Mate 40 Pro – Memberikan keseimbangan gambar HDR terbaik untuk bayangan dan sorotan. Warna yang dihasilkan pun juga bagus dan cerah tanpa memberikan kesan berlebihan.

Samsung Galaxy S20 Plus – Teknologi HDR-nya terlihat sangat kuat. Sayangnya memberikan kesan warna yang terlalu saturated dan kontras yang terlalu tinggi.

Sony Xperia 1 II – HDR-nya cukup bagus namun terlihat cukup kewalahan dengan eksposurnya. Warna sedikit berbeda dari sisi realisme, tapi bisa lebih ditingkatkan di pengaturan.

Hasil Bokeh Google Pixel 5

Hasil Bokeh Google Pixel 5

Bokeh

Apple iPhone 12 Pro – Sangat baik dalam deteksi bagian tepi objek dan efek blur yang telihat sangat baik. Detailnya sangat solid baik untuk kondisi indoor dan outdoor.

Google Pixel 5 – Detail yang terlalu kasar meski dan noise sehingga warna objek kualitasnya menurun. Deteksi bagian tepi objek yang biasa saja dan tidak memiliki roll-off alami. 

Huawei Mate 40 Pro – Deteksi bagian tepi objek yang baik dan efek bokeh terlihat sangat natural. Eksposur dan detailnya sangat diunggulkan dibandingkan pesaing dengan pencahayaan indoor.

Samsung Galaxy S20 Plus – Deteksi bagian tepi yang sangat baik namun kualitas efek blur-nya masih rendah. Hasil jepretan outdoor-nya baik, namun untuk indoor tidak terlalu bagus.

Sony Xperia 1 II – Field of View yang lebar berarti detail mode portrait tidak terlalu bagus. Efek blur bokeh-nya terlihat sangat baik namun tidak untuk deteksi bagian tepinya. 

Hasil Zoom Apple iPhone 12

Hasil Zoom Apple iPhone 12

Zoom

Apple iPhone 12 Pro – Performa zoom-nya lumayan dalam kondisi pencahayaan yang terang, namun tidak lebih baik untuk kondisi normal. Sensor 2x telefoto-nya tidak cukup baik untuk zoom yang lebih jauh.

Google Pixel 5 – Cukup baik untuk zoom jarak pendek dalam kondisi normal, namun teknologi zoom-nya gagal untuk menangkap jarak yang lebih jauh dan dalam kondisi kurang cahaya, hasilnya lebih buruk lagi.

Huawei Mate 40 Pro – Tidak terlalu sempurna dalam hal eksposur, namun menawarkan detail yang sangat baik untuk zoom jarak dekat menggunakan teknologi hybrid dan menjadikannya tidak tertandingi untuk zoom jarak jauh.

Samsung Galaxy S20 Plus – Teknologi hybrid zoom yang sangat baik baik dari segi hardware dan software yang mampu melakukan zoom hingga 4x. Performanya sangat baik untuk jarak pendek meski dalam kondisi yang tidak mendukung.

Sony Xperia 1 II – Software zoom 2x-nya gagal untuk jarak pendek dengan kondisi minim cahaya, namun sensor telefoto-nya bekerja sangat baik untuk zoom 3x dan 4x. Kualitas zoom jarak jauhnya bahkan lebih baik, dengan dukungan pencahayaan yang memadai.

Kesimpulan

Dari sejumlah perbandingan kemampuan di atas, Sony Xperia nampak tidak begitu konsisten. Meski mampu menghasilkan jepretan yang sangat realistis, namun masalah eksposur-nya tidak bisa diabaikan. Juga tidak terlalu bagus dalam kondisi gelap dan minim cahaya. Pengguna mungkin masih bisa tertolong oleh software, namun tetap saja performanya terganggu oleh kurangnya multi-eksposur untuk kondisi malam hari.

Google Pixel 5 menjadi perangkat yang paling murah dibandingkan daftar lainnya. Jadi mungkin tidak perlu menghakiminya terlalu keras. Smartphone ini masih mampu menghasilkan gambar yang bagus, dan secara keseluruhan masih lebih konsisten dibandingkan Sony Xperia. Terlebih teknologinya masih menggunakan teknologi lama dan telefoto yang tidak ada. Bahkan penggunaan software terbaik tidak mampu memberikan pertolongan. 

Bagi pengguna yang menyukai fotografi wide-angle, iPhone 12 Pro dan Galaxy S20 Plus bukan pilihan yang salah. Namun Galaxy S20 Plus memiliki warna yang lebih tersaturasi. Namun Galaxy lebih fleksibel dengan mode HDR yang lebih baik. 

Huawei Mate 40 Pro secara keseluruhan mungkin menjadi smartphone dengan kamera terbaik yang berada di atas rata-rata pesaing lainnya. Meski hasil fotonya tidak selalu baik, namun performanya lebih konsisten.

Kemampuan dalam menangkap gambar dalam kondisi gelap, zoom yang tidak tertandingi dan menerapkan teknologi HDR yang sangat powerful, adalah yang faktor utamanya. Sayangnya, pengguna tidak akan mendapatkan dukungan layanan Google pada smartphone ini. 

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend