OnePlus Google Wear OS

OnePlus Kerjasama Dengan Google Kembangkan Wear OS

NESABAMEDIA.COMTahun ini bisa dibilang tahun yang cukup menarik bagi OnePlus. Perusahaan telah menimbulkan rasa penasaran di banyak pihak dengan smartphone baru mereka yang dirilis awal tahun ini, yang hadir dengan harga terjangkau di jajaran Nord. Dalam sebuah sesi wawancara beberapa waktu yang lalu, CEO Pete Lau pun mengungkapkan bahwa OnePlus kini tengah mengembangkan OnePlus Watch dan Wear OS dengan melakukan kerja sama bareng Google.

Di awal sesi wawancara, Lau mendiskusikan soal langkah kontroversial perusahaan yang memutuskan untuk menyertakan Facebook sebagai aplikasi bawaan di OnePlus 8 dan smartphone Nord. Meski ini bukan isu yang besar, namun banyak pengguna yang mengeluhkan jika mereka tidak bisa mencopot Facebook dari smartphone mereka. 

Keputusan ini dianggap telah mengingkari janji perusahaan kepada para pengguna, dan OnePlus pun dinilai telah mencederai reputasi mereka dengan mengabaikan saran dari para penggunanya. Kritikan dari pengguna itu pun memicu debat panas di kalangan internal perusahaan, yang akhirnya membuat perusahaan menghapus Facebook sebagai aplikasi bawaan di smartphone yang akan mereka buat di masa mendatang.

Menariknya pada wawancara itu, Lau tidak mau membahas soal kepergian Carl Pei, sosok yang telah lama menjadi icon di perusahaan sejak OnePlus berdiri. Lau menjelaskan jika pembicaraan semacam itu bisa memicu gangguan di tempat kerja, terlebih banyak karyawan yang kemudian menyusul kepergian Carl Pei. 

Lau hanya menjelaskan jika kepergian Carl Pei tidak berdampak pada apa yang telah direncanakan oleh perusahaan, dan operasional masih berada di jalur yang sama.

Wawancara itu kemudian membahas soal langkah OnePlus yang saat ini tengah berfokus pada pengembangan kualitas kamera, komitmen dalam pembuatan smart TV dan bahkan soal rencana pembuatan smartphone lipat. 

Namun dari seluruh sesi wawancara itu, banyak pihak lebih tertuju pada penjelasan Lau yang menyebutkan bahwa OnePlus baru saja memulai langkah pengembangan OnePlus Watch, dari yang sebelumnya ditinggalkan perusahaan sejak tahun 2015 silam. 

Saat itu penyebab OnePlus meninggalkan proyek smartwatch itu dikarenakan perusahaan tengah berfokus dalam mengembangkan Wear OS, dan hal ini cukup bisa dimaklumi. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir tidak ada perkembangan signifikan, nyatanya Wear OS bisa terus menjadi lebih baik dan bahkan beberapa smartwatch Android terbaik yang ada saat ini menggunakan sistem operasi itu.

Pete Lau pun menyadari akan hal ini, dan menyebutkan bahwa OnePlus juga tengah mencoba menjajaki kerjasama bareng Google untuk mengembangkan Wear OS, agar bisa terhubung dengan lancar dan baik dengan ekosistem yang ada di Android. 

“Wear OS memiliki banyak sekali ruang untuk bisa ditingkatkan. Apa yang kami lakukan adalah mencoba bekerjasama dengan Google untuk meningkatkan konektivitas antara Wear OS dengan ekosistem Android seperti perangkat Android TV dan smartphone Android. Hal ini pun dianggap sebagai hal yang sangat positif dari sudut pandang pihak Google. Namun untuk saat ini, kami masih belum bisa membagikan informasi lebih lanjut,” terang Pete Lau.

Sejumlah langkah akuisisi Google sebelumnya telah memberikan banyak harapan besar kepada para pengguna Android, namun hingga saat itu tidak ada yang terlalu serius jika dikaitkan dengan produk smartwatch mereka. 

Akan tetapi, harapan itu nampaknya akan semakin cerah. Pasalnya Google juga baru saja mendapatkan persetujuan untuk akuisisi FitBit dari Komisi Uni Eropa, yang teknologinya akan diterapkan pada produk smartwatch mereka. Sementara itu Qualcomm juga baru saja merilis chip khusus untuk smartwatch dan ditargetkan untuk bisa terpasang dengan produk smartwatch, khususnya yang menggunakan Wear OS. 

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend