• Our Partners:

Google for India Digitalization

India Yang Semakin Seksi Di Mata Perusahaan Teknologi Dunia

NESABAMEDIA.COMPada acara tahunan Google for India 2020, sang CEO Sundar Pichai mengumumkan pihaknya akan melakukan investasi yang cukup besar di negara itu. Proses investasi akan dilakukan secara bertahap dengan jangka waktu lima hingga tujuh tahun ke depan. Total nilai investasi disebutkan mencapai angka USD 10 miliar, atau sekitar Rp 144,4 triliun. 

Lebih lanjut, Sundar Pichai menjelaskan jika dana investasi sebesar itu digunakan untuk mengembangkan pasar Google di India. Beberapa diantaranya yakni dengan melakukan ekuitas bisnis teknologi lokal, partnership dan sejumlah pembangunan infrastruktur baru. Hal tersebut menurutnya sebagai perwujudan komitmen perusahaan pada digitalisasi dan masa depan India.

Disebutkan juga empat tahapan yang bakal menjadi fokus utama kegiatan investasi skala besar Google pada India itu, yakni :

  • Memberikan akses dan informasi semudah mungkin untuk setiap masyarakat India dalam 22 bahasa yang ada seperti, Hindi, Tamil, Punjabi dan lainnya
  • Kemudian membuat produk-produk dan layanan terbaru yang sangat relevan dengan kebutuhan India yang begitu unik
  • Memberdayakan bisnis yang ada di India saat mereka tengah menuju digitalisasi
  • Memanfaatkan teknologi, khususnya Artificial Intelligence untuk kebaikan sosial mencakup kesehatan, pendidikan, dan pertanian.

Perhatian Google terhadap perkembangan teknologi yang ada di India selama ini memang cukup besar. Pada tahun lalu perusahaan bahkan sudah membangun sebuah laboratorium AI dan menyediakan akses Wi-fi gratis di 400 stasiun kereta yang ada di India. 

Rupanya tak hanya Google, sejumlah raksasa teknologi lain juga menaruh perhatian yang cukup besar. Sebut saja Facebook, Apple dan Samsung yang belakangan semakin meningkatkan ekspansi mereka ke pasar India. 

Facebook diberitakan telah membeli saham perusahan seluler Jio sebesar USD 6 miliar atau setara Rp 86 triliun beberapa tahun yang lalu. Jumlah ini pun dikabarkan meningkat, seiring diberitakannya Facebook bakal kembali menyuntikkan dana sebesar USD 4 miliar dalam waktu dekat. Dalam kerjasama itu, Facebook memiliki tujuan untuk mempercepat digitalisasi dan memperbaiki regulasi teknologi yang ada di negara tersebut.

Kemudian ada juga Apple yang pada awal tahun ini mengumumkan pihaknya akan membuka toko pertama mereka di India. Ditargetkan, pembukaan toko tersebut bisa dilakukan pada tahun 2021 mendatang. Adapun alasan Apple adalah menilai India memiliki pasar produk ponsel yang cukup besar dan sangat menarik untuk diselami.

Sementara Samsung juga tidak ketinggalan untuk melakukan ekspansi bisnis mereka ke India. Perusahaan asal Korea Selatan itu berniat untuk membuka pabrik, dan ditargetkan bakal mulai beroperasi pada tahun depan. Diperkirakan, pabrik tersebut bisa menyerap lebih dari 1300 pekerja, yang tentunya akan sangat berdampak positif pada perekonomian India.

Sejumlah pengamat pun memprediksi jika ke depan bukan tidak mungkin India bakal mengalami peningkatan teknologi dan digitalisasi yang signifikan. Negara itu dinilai bisa menjadi Silicon Valley kedua.

Tags:

Leave a Reply