Kenali Jenis-jenis Proposal Secara Umum Beserta Contoh dan Penjelasannya

Proposal merupakan suatu rencana dan juga rancangan kerja yang dibuat secara sistematis dan juga detail. Adanya tujuan proposal dibuat ialah untuk acuan dan juga pedoman dari suatu rencana pelaksanaan sebuah kegiatan ataupun suatu usaha tertentu. Terdapat beberapa jenis bentuk-bentuk dari proposal yang secara umum, semua dapat dilihat dari format penulisan, isi, dan juga tujuannya.

Proposal merupakan suatu rencana usaha, program, maupun suatu kegiatan yang akan di buat. Untuk dapat melaksanakan usaha, program, maupun kegiatan di butuhkan suatu perencanaan yang sangat matang. Karenanya sebuah perencanaan usaha, program, dan juga kegiatan yang akan di lakukan tanpa sebuah perencanaan yang sangat matang bakal sia-sia.

Karena pencapaian dan juga tujuan pastinya tidak akan dapat tercapai dengan sempurna.Proposal merupakan suatu pintu masuk atau entry point untuk dapat meraih kesuksesan yang akan datang. Jika proposal yang telah dibuat dapat diterima pada pihak yang sangat berkepentingan maka menandakan sudah terbukanya suatu harapan untuk dapat melaksanakan sebuah usaha, program dan juga kegiatan.

Dengan makna lain, proposal ialah sebuah kunci pembuka pada kesuksesan, dan sekarang tinggal bagaimana kita untuk menjalankan sesuatu yang sudah di rencanakan di dalam proposalnya. Untuk dapat membuat proposal yang baik dan benar terdapat beberapa jenis-jenis pada proposal. Jenis-jenis tersebut dapat dilihat di bawah ini.

Jenis-Jenis Proposal

Di dalam pembuatan proposal terdapat beberapa jenis-jenis proposal yang dapat dilihat dibawah ini:

1. Proposal Usaha atau Bisnis

Jenis-Jenis Proposal Usaha

Proposal usaha atau bisnis merupakan satu diantara beberapa jenis-jenis proposal yang bersinggungan pada dunia berbinis dan juga rencana kerja, yang dapat dibuat dengan baik oleh individu maupun kelompok. Pada jenis-jenis proposal ini dilakukan untuk menunjukkan sebuah gambaran pada usaha yang bisa dikerjakan oleh investor ataupun pihak yang bakal diajak bekerjasama.

Adapun suatu tujuan di tulisnya sebuah proposal usaha ialah:

  • Agar penyelenggara usaha mendapatkan sebuah gambaran secara mendetail yang ada kaitannya dengan suatu hal yang wajib dilakukan di dalam sebuah pengembangan usaha
  • Agar penyelenggara usaha dapat membandingkan antara realita, cita-cita dan juga harapan yang terjadi pada usaha yang lagi di jalankannya.
  • Agar penyelenggara usaha dapat bisa menumbuhkan strategi dan juga mencoba strategi yang telah diharapkan dari beberapa sudut pandang semua orang yang bukan hanya dilihat dari sudut pandangnya saja.

2. Proposal Proyek

Jenis-Jenis Proposal Proyek

Proposal proyek merupakan satu diantara beberapa jenis-jenis proposal yang juga ada kaitannya pada dunia bisnis. Jenis-jenis proposal proyek ini sedikit mirip pada proposal usaha atau juga bisnis. Yang menjadi pembedanya hanyalah pada proposal proyek ini terlebih difokuskan kepada sebuah proyek bisnis, juga pengajuan pembangunan.

3. Proposal Kegiatan

Proposal kegiata merupakan satu diantara beberapa jenis-jenis proposal yang sering dibuat, baik itu secara individu ataupun kelompok. Tujuan dari proposal ini dibuat akan diajukan untuk menyelenggarakan suatu kegiatan. Adapun proposal ini dapat membantu di dalam penyusunan suatu rencana program pada kegiatan yang bakal diadakan.

4. Proposal Penelitian

Jenis-Jenis Proposal Penelitian

Proposal penelitian merupakan satu diantara beberapa jenis-jenis proposal yang sering digunakan di dalam bidang akademis. Jenis-jenis proposal penelitian dapat diajukan untuk dilakukannya sebuah riset dan juga penelitian mengenai tema tentang ilmu pengetahuan.

Pada proposal penelitian ini dapat berupa penelitian kuantitatif, penelitian pengembangan dan juga penelitian kualitatif. Berikut penjelasan mengenai proposal penelitian kuantitatif, pengembangan dan juga kualitatif.

a. Proposal Penelitian Kuantitatif

Proposal penelitian kuantitatif adalah sebuah penelitian yang memakai metode pendekatan deduktif/induktif atas dasarnya.

Dengan pendekatan ini dimulai dari sebuah kerangka teori, pemahaman oleh peneliti didasarkan pada pengalamannya, atau pendapat para ahli, yang selajutnya akan dikembangkan menjadi sebuah permasalahan serta pemecahannya yang dapat diajukan agar memperoleh pembenaran atau verifikasi dalam bentuk suport yang berupa sebuah data empiris dari lapangan.

b. Proposal penelitian pengembangan

Proposal penelitian pengembangan merupakan suatu kegiatan yang dapat menghasilkan sebuah rancangan/ produk yang bisa digunakan untuk dapat memecahkan suatu permsalahan yang aktual. Pada hal ini, suatu kegiatan pengembangan akan ditekankan pada pemanfaatan prinsip, teori, temuan dan juga konsep untuk dapat memecahkan sebuah masalah.

Pada disertasi, tesis dan juga skripsi yang ditulis bersumber pada hasil kerja dari pengembangan yang menuntut format dan juga sistematika yang berbeda-beda dengan disertasi, tesis, dan juga skripsi yang telah ditulis berdasarkan sebuah hasil penelitian, karenanya karakteristik pada kegiatan pengembangan maupun kegiatan penelitian itu berbeda.

Kegiatan penelitian berdasarkan sebuah upaya untuk mencari jawaban pada suatu masalah, sedangkan pada kegiatan pengembangan sebuah upaya untuk menggunakan sebuah teori ataupun temuan untuk dapat memecahkan suatu masalah.

 c. Proposal Penelitian Kualitatif

Penelitian proposal kualitatif merupakan penelitian yang di tujukan untuk sebuah pernyataan fakta menurut holistik kostektual menggunakan pengumpulan data yang ebrasal dari latar yang alami dengan memakai diri peneliti seperti instrumen kunci.

Penelitian kualitatif ini sifatnya yang deskriftif dan juga cenderung memakai analisis denga mendekatkan induktif. Pada penelitian kualitatif ini, yang bisa lebih di tunjukkan ialah proses dan juga makna atau perspektif subyek.

Selain jenis-jenis pada proposal, terdapat juga beberapa macam proposal jika melihat berdasarkan formatnya, yaitu proposal formal, proposal non-formal dan juga proposal semi formal.

  • Proposal formal merupakan jenis-jenis proposal yang resmi dan juga baku yang mengedepankan 3 bagian yang utama yaitu, pedahuluan proposal, isi proposal dan juga data pelengkap.
  • Proposal non-formal merupakan jenis-jenis proposal yang tak perlu terlalu baku dan juga resmi, pada umumnya akan disampaikan di dalam suatu bentuk surat ataupun memorandum.
  • Proposal semi formal merupakan jenis-jenis proposal yang tak selengkap seperti pada proposal formal, tetapi masih dapat menggunakan sebuah format yang sifatnya baku.

Itulah beberapa penjelasan mengenai jenis-jenis proposal. Semoga artikel ini dapat menjadi pedoman ataupun referensi di dalam ilmu pengetahuan yang sedang Anda cari.

Leave a Reply

Send this to a friend