Simak Karakteristik Sistem Informasi & Penjelasannya Secara Mendalam

Apa itu sistem informasi? Sistem informasi adalah satu satu komponen yang paling penting yang diperlukan di dalam suatu kelompok maupun organisasi.

Fungsi dari adanya sistem informasi ini adalah membuat pengguna dapat memperoleh berbagai macam informasi yang ada di luar sana yang akan memberikan dampak positif maupunn negatif untuk organisasi tersebut.

Selain itu, ada beberapa karakteristik sistem informasi yang juga harus dipahami. Sistem informasi yang nanti diperoleh akan bisa dimanfaatkan sesuai dengan keperluannya. Di bawah ini akan kami berikan penjelasan mengenai pengertian dan apa saja karakteristik yang dimiliki oleh sistem informasi.

Sistem Informasi

Sistem informasi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk memproses informasi dalam cakupan yang luas. Sistem informasi tersebut nantinya akan digunakan oleh komputer maupun penerapannya pada teknologi yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Terdapat beberapa jenis sistem operasi, diantaranya:

  • Sistem informasi manajemen
  • Sistem informasi akuntansi
  • Sistem informasi bisnis
  • Sistem informasi eksekutif
  • Sistem informasi keuangan, dan lain sebagainya

Dari semua jenis informasi tersebut terdapat beberapa fungsi dan tujuan yang tidak sama yang memang digunakan sebagaimana kebutuhannya. Selain itu, setiap jenis dari sistem informasi tersebut juga memiliki penerapan yang berbeda-beda sesuai dengan tujuan awal sistem informasi tersebut dibuat dan digunakan. Dengan memiliki sistem informasi, maka membuat alur data menjadi lebih mudah dilakukan.

Dengan begitu, maka kita akan lebih mudah di dalam memproses sistem distribusi dengan lebih cepat, dimana sistem distribusi tersebut dilakukan mulai dari host maupun server sampai ke client atau usernya. Kemudian setiap pengguna bisa langsung memanfaatkan sistem informasi tersebut.

Karakteristik Sistem Informasi

karakteristik sistem informasi

1. Memiliki Komponen

Karakateristik sistem informasi yang pertama adalah ia memiliki komponen. Seluruh komponen yang ada di dalam sistem informasi akan saling berhubungan antara satu dengan yang lain.

Setiap komponen tersebut memiliki setiap fungsinya masing-masing. Setiap sistem juga dinamakan sebagai subsistem yang mana jika salah satu atau beberapa subsistem tersebut tidak menjalankan tugasnya dengan optimal, maka keseluruhan sistem informasi yang ada juga akan mengalami gangguan yang sama.

2. Memiliki Batasan / Boundary

Sebuah sistem informasi haruslah memiliki batasan atau yang juga dinamakan sebagai boundary. Setiap sistem informasi harus memiliki batasan dengan sistem informasi lainnya agar tidak sampai ada informasi yang masuk yang saling tumpang tindih. Dengan adanya batasan ini membuat suatu sistem informasi memiliki lingkungannya tersendiri.

Keuntungannya adalah sistem informasi akan berjalan sebagaimana mana mestinya. Tidak akan ada informasi yang tertukar atau tidak sesuai dengan ruang lingkup sistem tersebut.

3. Memiliki Lingkungan yang Berasal dari Luar Sistem

Memiliki Lingkungan yang Berasal dari Luar Sistem

Karakteristik sistem informasi yang ketiga adalah ia memiliki lingkungan yang berasal dari luar sistem. Karakteristik yang ketiga ini juga dinamakan environment. Enviroment adalah semua sistem dan lingkungan yang lokasinya berada di luar boundary atau batasan.

4. Memiliki Interface

Interface atau yang juga dikenal dengan antarmuka juga masuk ke dalam karakteristik dari sistem informasi. Sebuah sistem akan dinamkaan sistem informasi jika sistem tersebut memiliki interface yang bisa digunakan dengan baik.

Tujuan dari adanya interface ini untuk mempermudah pengguna di dalam menggunakan sistem informasi tersebut dengan lebih optimal. Fungsi dari adanya interface ini adalah untuk digunakan sebagai media yang menghubungkan antara subsistem yang terdapat di dalam sistem informasi.

5. Memiliki Input Sistem

Input sistem adalah suatu energi yang akan dimasukkan ke dalam sistem tersebut. Setidaknya terdapat dua jenis input sistem, yang pertama dinamakan maintenance input dan yang kedua dinamakan signal input. Maintenance input yakni sebuah input yang berkaitan dengan perawatan terhadap sistem tersebut. Dengan begitu, maka sistem dapat bekerja dengan baik sesuai dengan yang diinstruksikan.

Sementara itu, signal input adalah energi yang berupa sinyal yang nantinya akan memberikan pengaruh besar terhadap kelancaran transfer data dan juga pengiriman atau transmisi data yang berasal dari host atau server untuk kemudian diteruskan kepada bagian keluaran.

6. Memiliki Pengolahan dan Pemroses Data

Sistem informasi juga memiliki karakteristik yang lainnya yaitu pengolahan dan juga pemroses data. Bagian ini berada di bagian dalam suatu sistem yang berperan di dalam memproses data masukan atau input untuk kemudian dialihkan atau dikirimkan ke output. Artinya, pengolahan data ini digunakan untuk memproses sistem informasi secara menyeluruh dan kemudian mentransmisikan hasilnya menuju keluaran atau output.

7. Memiliki Pengeluaran atau Output Sistem

Karakteristik Sistem Informasi dan Penjelasannya

Output atau pengeluaran sistem merupakan hasil dari energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Energi ini bisa dikatakan sebagai energi keluaran. Hasil dari input ini nantinya akan berupa sebuah tampilan data dan juga informasi yang kemudian dimunculkan ke layar atau display. Data yang ditampilkan tersebut berisi tentang informasi yang sesuai dengan input yang dimasukkan.

Fungsi dari output ini adalah untuk memudahkan user atau pengguna di dalam mendapatkan informasi dan juga mengaksesnya yang kemudian akan dimanfaatkan untuk dirinya sendiri maupun secara kelompok. Dengan begitu, maka sistem informasi tersebut dapat bekerja dengan normal sebagaimana mestinya.

8. Memiliki Sasaran Sistem

Karakteristik sistem informasi yang terakhir adalah ia memiliki sasaran. Sasaran dari sistem ini adalah kepada siapa saja data atau informasi tersebut dikirimkan. Jika suatu sistem tidak memiliki sasaran, maka sudah tentu maka sistem tersebut juga tidak bisa digunakan secara baik. Contohnya sebuah sistem informasi yang ditujukan kepada akuntan atau para auditor. Maka sudah tentu sistem informasi yang dikerjakan dan dikembangkan adalah untuk kebutuhan auditor maupun akuntansi tersebut.

Itulah karakteristik sistem informasi beserta penjelasannya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat dan mudah dipahami.

Muchammad-Zakaria-Nesabamedia

Founder dan Chief Editor di Nesabamedia.com. Lebih suka nonton film ketimbang menulis, menulis kalau lagi mood aja. Salam kenal ya!

Leave a Reply

Send this to a friend