Sistem Informasi Manajemen : Pengertian, Manfaat, Komponen & Karakteristiknya

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen merupakan istilah yang merujuk pada sistem berbasis komputer, terdiri dari perangkat keras maupun perangkat lunak, yang digunakan untuk mengatur, mengevaluasi, dan mengelola informasi dalam suatu organisasi secara efisien. Informasi-informasi tersebut dapat berupa informasi di masa lalu, saat ini, maupun prediksi masa depan.

Berbeda dengan sistem informasi, sistem informasi manajemen cenderung  digunakan dalam aktivitas bisnis untuk meningkatkan produktivitas pekerja dan manajemen. Biasanya manager memakai sistem informasi manajemen untuk menganalisis masalah bisnis dan merancang aplikasi komputer untuk menyelesaikan masalah organisasi.

Sistem informasi manajemen akan mengumpulkan data atau informasi dari berbagai sistem online, menganalisis informasi, dan menggunakan hasil analisis untuk membantu mengambil keputusan manajemen.

Dengan menggunakan sistem informasi manajemen, proses pengambilan keputusan akan menjadi lebih efektif dan menyeluruh karena mempertimbangkan semua data dari semua tingkat yang ada di perusahaan. Oleh karena itulah, sistem informasi manajemen dinilai dapat meningkatkan produktivitas maupun profitabilitas perusahaan.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian Sistem Informasi Manajemen Adalah

Nah, untuk mempertajam pemahaman-mu mengenai sistem informasi manajemen, berikut ini telah kami cantumkan pendapat-pendapat para ahli mengenai pengertian sistem informasi manajemen.

Raymond McLeod Jr

Sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa user dengan kebutuhan yang serupa. Bisa berupa informasi yang telah terjadi di masa lalu, sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa depan

Danu Wira Pangestu 

Kumpulan dari interaksi beberapa sistem informasi yang berfungsi mengumpulkan dan mengolah data, sehingga hasil data tersebut dapat memberikan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen.

B. Davis

Sistem yang terintegrasi antara manusia dan mesin yang mampu memberikan informasi, dimana informasi tersebut akan digunakan untuk menunjang jalannya operasi dan manajemen, serta menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Manfaat Sistem Informasi Manajemen

Adanya sistem informasi manajemen memberikan sejumlah manfaat bagi perusahaan, berikut ini diantaranya :

1. Meningkatkan efisiensi dalam perusahaanAdanya sistem informasi manajemen memudahkan manager untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan

2. Meningkatkan Produktivitas Pengguna

Produktivitas pengguna atau pekerja akan meningkat karena tidak perlu mengumpulkan data dan mengolahnya secara manual.

3. Menghasilkan Keputusan yang Berkualitas

Analisis informasi dari data-data yang valid  akan menghasilkan keputusan yang rasional

4. Memudahkan Komunikasi Antar Pengguna

Adanya sumber data yang sama dalam perusahaan memudahkan setiap pengguna dalam mengidentifikasi masalah dan bersama-sama menyelesaikannya

5. Mengeksplorasi Berbagai Alternatif/Kemungkinan

Sistem informasi manajemen dapat digunakan sebagai platform eksplorasi berbagai alternatif dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum membuat keputusan

6. Menggali Informasi Pelanggan

Sistem informasi manajemen dapat digunakan untuk mencari tahu informasi tentang pelanggan, seperti kebutuhan pelanggan, tren, dan apa yang disukai pelanggan, sehingga perusahaan dapat meningkatkan pelayanan dan melakukan pemasaran yang lebih efektif.

Komponen Sistem Informasi Manajemen

Pengertian Sistem Informasi Manajemen dan Komponennya

Lalu, apa saja komponen dalam sistem Informasi manajemen? Sistem informasi manajemen memiliki lima komponen utama, yaitu manusia, prosedur bisnis, data, hardware, dan software. Nah berikut ini merupakan penjelasan kelima komponen tersebut.

1. Sumber Daya Manusia

Komponen yang utama adalah sumber daya manusia. Manusia memiliki peran untuk menjalankan sistem dan mengikuti prosedur yang telah ditentukan, sehingga informasi-informasi yang tersedia dalam database besar dapat diintepretasikan dan dimanfaatkan untuk mengambil keputusan di masa depan.

2. Prosedur

Prosedur adalah serangkaian aturan atau pedoman yang ditetapkan oleh suatu organisasi untuk diterapkan dalam sistem informasi berbasis komputer. Prosedur yang digunakan dapat bervariasi dari satu organisasi ke organisasi lain.

Bahkan, antar departemen dalam organisasi juga bisa memiliki prosedur yang berbeda, tergantung kebutuhan dari departemen tersebut. Misalnya departemen penjualan menggunakan prosedur yang dapat memberikan informasi mengenai jumlah barang yang perlu dijual, sedangkan departemen produksi menggunakan prosedur yang dapat memberikan informasi mengenai jumlah bahan baku.

Prosedur yang digunakan dalam sistem informasi manajemen  disepakati berdasarkan prosedur terbaik yang dapat memandu pengguna agar dapat bekerja lebih efisien.  Prosedur ini biasanya dikembangkan oleh pengguna, konsultan, dll.

3. Basis Data dan Gudang Data

Basis data adalah tempat pengumpulan data, sedangkan gudang data berisi semua data dalam bentuk apa pun yang dibutuhkan organisasi. Basis data dan gudang data menjadikan data besar dapat diolah dan dianalisis.

4. Software

Software atau perangkat lunak merupakan program komputer yang digunakan untuk melakukan tugas yang spesifik sesuai dengan tujuan pembuatan software tersebut. Contoh software yang mungkin akrab dalam kehidupan sehari-hari misalnya adalah Microsoft Office, aplikasi pesan, dan lain sebagainya.

Dalam sistem informasi manajemen, terdapat juga berbagai jenis software yang tersedia untuk memproses data yang dibutuhkan organisasi, misalnya saja software untuk merencanakan sumber daya perusahaan seperti Enterprise Resource Planning (ERP) dan software untuk mengelola hubungan dengan pelanggan seperti Customer Relationship Management (CRM).

5. Hardware

Hardware atau perangkat keras merupakan perangkat yang memiliki bentuk fisik, misalnya saja  komputer, keyboard, drive disk eksternal, dan router. Dalam sistem informasi manajemen,  hardware mencakup perangkat input dan output yang membantu untuk memberi perintah terhadap data-data yang ada serta menampilkan informasi bila diperlukan.

Karakteristik Sistem Informasi Manajemen

Karakteristik Sistem Informasi Manajemen

Berikut ini merupakan karakteristik yang harus dimiliki sistem informasi manajemen

1. Berorientasi Manajemen

Berorientasi manajemen berarti bahwa pengembangan sistem harus dimulai dengan menentukan kebutuhan dan menyesuaikan dengan tujuan bisnis.

2. Sesuai kebutuhan

Desain dan pengembangan SIM harus sesuai dengan informasi yang diperlukan oleh para manajer. Informasi desain dan pengembangan yang diperlukan ada di berbagai tingkatan, yaitu perencanaan strategis, pengendalian manajemen, dan pengendalian operasional.

3. Pendekatan Sistem

Sistem harus dibagi menjadi sub-sistem sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan mudah dan lebih efisien.

4. Berorientasi Masa Depan

Sistem harus didesain sedemikian hingga sistem tidak dibatasi hanya untuk memberikan informasi masa lalu, tetapi juga dapat memprediksi masa depan.

5. Terintegrasi

Sistem harus terintegrasi, dimana sistem dapat memadukan informasi dari beberapa area operasional agar dapat memberikan informasi yang relevan dan mempermudah pengambilan keputusan yang lebih baik

6. Perencanaan jangka panjang

Sistem harus selalu berkembang sebagai perencanaan yang sifatnya jangka panjang, sebab sistem digunakan untuk membuat perencanaan logis untuk meningkatkan keuntungan perusahaan di masa mendatang

7. Pendekatan Terpadu Terhadap Data

Pendekatan terpadu terhadap manajemen data dilakukan untuk menghindari duplikasi data, redundansi data, dan akan membantu menyederhanakan operasi.

8. Database Pusat

Sistem diharuskan untuk memberikan ‘satu versi kebenaran’, yaitu, ia harus menyediakan versi terbaru dari informasi terbaru.

Contoh Sistem Informasi Manajemen

Pengertian Sistem Informasi Manajemen dan Contohnya

Berikut ini merupakan contoh-contoh sistem informasi manajemen yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan.

1. Enterprise Resource Planning (ERP)

Membantu perusahaan mengelola dan merencanakan sumber daya perusahaan, seperti manusia, dana, mesin, suku cadang, material, waktu, dan kapasitas. Biasanya digunakan untuk melakukan pengawasan yang terintegrasi terhadap berbagai unit bidang kerja, seperti keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, accounting, dan berbagai unit lainnya.

2. Supply Chain Management (SCM)

Menyajikan data-data terintegrasi mengenai manajemen suplai bahan baku, mulai dari supplier, produsen, pengecer, sampai konsumen akhir.

3. Transaction Processing System(TPS)

Sistem TPS berfungsi mencatat dan memproses data dalam transaksi bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan.

Mungkin sekian artikel kali ini mengenai pengertian sistem informasi manajemen. Semoga artikel ini membantu. Terima kasih.

Leave a Reply

Send this to a friend