Ketahui Komponen-Komponen Motherboard pada Komputer, Apa Saja?

Berbicara mengenai hardware (perangkat keras), pada sistem komputer cukup menarik untuk dibahas. Salah satu contohnya ialah CPU. Dalam komponen CPU terdapat yang namanya “Motherboard” atau “papan induk”.

Motherboard ialah hardware yang fungsinya sebagai tempat dari berbagai jenis hardware sistem komputer yang lain yang saling terhubung. Atau bisa dikatakan motherboard sebagai media untuk menghubungkan perangkat komputer. Bentuk dari motherboard mirip papan seperti nama istilahnya.

Membahas mengenai motherboard, ternyata hardware yang satu ini memiliki beberapa komponen-komponen yang mungkin belum banyak diketahui oleh orang, dan tentunya komponen-komponen tersebut mempunyai fungsinya masing-masing. Apa saja komponen-komponen dari motherboard ? Yuk di simak penjelasan komponen-komponen motherboard dibawah ini!

Komponen-Komponen Motherboard

Berikut ini adalah komponen-komponen dari motherboard yang bisa kamu kenali serta dipelajari fungsinya agar tidak salah dalam memasang atau menggunakannya. Ayo di simak penjelasan mengenai 8 jenis komponen dari motherboard dibawah ini:

1. Socket Prosessor atau CPU Socket

Socket Prosessor/CPU Socket

 

CPU Socket adalah suatu komponen dari motherboard yang digunakan sebagai tempat untuk memasang prosessor. Dari tampilannya pada CPU, komponen yang satu ini memiliki 4 lubang yang berguna untuk penyangga dari Heatsink Fan. Kenapa harus dilengkapi dengan lubang? karena lubang tersebut digunakan sebagai penghantar panas saat Socket Prosessor bekerja.

Pada pemilihan motherboard, tidak bisa sembarangan. Karena CPU socket yang ada pada motherboard dengan prosessor digunakan bisa berbeda. Jadi pilihlah komponen CPU socket yang selaras/cocok dengan prosessor yang tersedia.

Misalnya, anda memiliki prosessor AMD (motherboard), jangan digunakan motherboard tersebut jika prosessor yang anda punya prosessor Intel, karena jelas keduanya berbeda sehingga tidak akan bisa digunakan. Sebelum membeli motherboard, perhatikanlah terlebih dahulu jenis dari socket prosessor yang kamu miliki. Dan pastikanlah motherboard yang akan dipasang memang sudah cocok/sopport/kompetibel dengan prossesornya. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Slot Memory

komponen-komponen motherboard

Komponen motherboard selanjutnya ialah slot memory. RAM berhubungan erat dengan komponen yang satu ini, dimana tempat untuk memasang RAM menggunakan slot memory. Bentuk fisik dari slot memory ini memanjang, sesuai dengan RAM-nya. Posisi CPU prosessor biasanya bersebelahan dengan slot memory. Pada umumnya jumlah dari slot memory yaitu lebih dari 1 slot.

Saat membeli RAM yang baru, pastikanlah terlebih dahulu jenis dari RAM yang cocok untuk slot memory yang anda punya. Karena beda slot memory beda juga jenis RAM-nya.

3. Slot SATA dan Slot IDE

Slot SATA dan Slot IDE

Slot SATA dan Slot IDE mempunyai bentuk yang berbeda, namun memiliki fungsi yang sama. Fungsinya ialah sebagai media penghubung antara CD/DVD-ROM atau Hard Disk ke motherboard. Bentuk dari slot SATA dan slot IDE disesuaikan dengan kabel yang dipakai. Contohnya untuk slot SATA meggunakan kabel SATA bentuk kabelnya lebih kecil. Sedangkan slot IDE menggunakan kabel IDE dengan ukuran yang lebih besar daripada kabel SATA, bentuknya memanjang.

Penggunaan slot IDE sudah mulai jarang digunakan. Alasannya karena hard disk yang tersedia sekarang kebanyakan ialah jenis hard disk SATA sehingga banyak pengguna yang menggunakan slot SATA. Namun bukan berarti slot IDE sudah tidak bisa digunakan pada motherboard.

Cara memilih motherboard yang sesuai pilihlah yang sudah dilengkapi dengan slot SATA, karena beberapa motherboard keluaran lama belum ada slot SATA. Tetapi jika tipe hard disk yang kamu punya jenis hard disk IDE tidak masalah jika menggunakan slot IDE tanpa dilengkapi dengan slot SATA.

4. Slot PCI dan Slot AGP

komponen-komponen motherboard komputer

Slot PCI dan Slot AGP mempunyai fungsi yang sama. Fungsinya ialah sebagai tempat untuk pemasangan VGA card atau Graphic Card. Biasanya VGA card keluaran lama menggunakan AGP. Namun VGA card AGP yang biasanya terdapat pada komputer lama, sudah jarang ditemukan pada komputer keluaran terbaru. Sehingga motherboard yang banyak digunakan saat ini ialah slot PCI.

5. UEFI Chip dan Basic Input Output System (BIOS)

BIOS

BIOS merupakan sebuah chip. Fungsi dari BIOS ini ialah untuk mengontrol seluruh hardware (perangkat) yang terdapat pada komputer. Yang bertanggung jawab untuk computer booting ialah BIOS ini.

Saat ini, dengan perkembangan teknologi, peran BIOS sudah diganti oleh UEFI. Namun fungsi dari UEFI tetap sama dengan BIOS. Namun UEFI canggih daripada BIOS. Bentuknya juga sama yaitu berbentuk chip namun letak dari chip ini tidaklah sama pada setiap motherboard. Cara untuk mengetahui letaknya ialah terdapat tulisan/merk-nya, misalnya BIOS/UEFI.

6. Battery CMOS

Battery CMOS

Complimentary Metal Oxide Semiconductor atau disingkat CMOS merupakan sebuah baterai yang ukurannya kecil. Fungsinya sebagai sumber daya untuk BIOS. Fungsi lain ialah sebagai tempat menyimpan setting/pengaturan di dalam komponen BIOS. Ukurannya kecil, namun lebih besar daripada baterai jam.

Ketika anda lupa password saat log in ke BIOS anda bisa mencabut Battery CMOS. Hal tersebut dikarenakan fungsi dari BIOS akan kembali ke pengaturan default pabrikannya saat battery CMOS dicabut.

7. Power Connector

Power Connector

Komponen motherboard yang satu ini memiliki peranan yang cukup penting. Fungsi dari power connector ialah sebagai penghubung antara power supply dengan motherboard.

8. Input/Output Ports (I/O Ports)

komponen-komponen motherboard - I/O Ports

Input/Output Ports merupakan komponen dari motherboard yang berinteraksi secara langsung dengan user computer. Karena I/O Ports berupa tempat “menyolok” atau menghubungkan berbagai jenis (hardware) perangkat output maupun input ke komputer. Contohnya USB, port LAN, dan lain sebagainya.

Demikianlah penjelasan mengenai komponen-komponen motherboard. Untuk itu sebelum membeli atau memasang komponen motherboard terlebih dahulu pastikan atau cek spesifikasi dari motherboard yang kamu miliki agar tidak salah dalam melakukan tindakan, sehingga perangkat dapat berjalan/support sistemnya bisa berfungsi dengan baik.

Leave a Reply

Send this to a friend