Mantan Petinggi Harusnya Microsof Pisahkan Windows dan Office

Mantan Petinggi: Harusnya Microsoft Pisahkan Windows dan Office

NESABAMEDIA.COMSeorang mantan petinggi Microsoft yang cukup menonjol pada tahun 1990-an, memiliki sebuah ide gila untuk perusahaan, yakni menyarankan agar Windows dan Office dijadikan sebagai layanan yang terpisah. Memang hal itu tidak akan pernah terjadi, dan itu adalah sebuah gagasan nyentrik untuk masa kala itu.

Namun jika melihat kondisi sekarang ini, ide tersebut sebenarnya juga cukup menarik, mengingat Microsoft sekarang tengah berfokus pada layanan cloud dan tidak memiliki banyak waktu untuk Windows untuk bisa menjadi sebaik mungkin.

“Hal yang benar untuk dilakukan sekarang mungkin berharap pada masa depan layanan cloud,” ungkap mantan petinggi Microsoft Ben Slivka saat melakukan wawancara beberapa waktu yang lalu. 

Menurutnya, Microsoft seharusnya memisahkan layanan Windows dan Office mereka untuk mendorong pertumbuhan bisnis komputasi awan. 

Sebagai informasi, Slivka adalah orang yang memimpin pengembangan Microsoft Internet Explorer melalui rilisan versi 3.0, dan dia juga sempat menuliskan memo internal bahwa Web adalah platform besar berikutnya.

Memo tersebut dia tulis pada tanggal 12 Desember 1995, di mana dia berpendapat bahwa web akan berkembang menjadi sebuah platform komputasi berfitur lengkap yang suatu hari nanti akan melampaui Windows. Slivka juga menonjol akan pesan-pesan surat elektroniknya mengenai masalah anti-monopoli Microsoft pada era tersebut.

Menyarankan pemisahan Windows dan Office merupakan sebuah ide yang provokatif dan dianggap sebagai ajang mencari sensasi belaka. Dan hal tersebut memang tidak akan pernah terjadi dikarenakan beberapa hal. Pertama adalah bahwa kedua layanan itu telah menghasilkan keuntungan dan pendapatan yang sangat besar hingga miliaran dolar setiap kuartalnya, dan nasib Office saat ini sangat terkait dengan upaya pengembangan layanan cloud Microsoft. 

Namun hal itu juga layak untuk disorot bahwa kesuksesan Microsoft dengan layanan dan bisnis mereka lainnya sangat terkait dengan kebiasaan lama mereka yang terus mendukung teknologi lawas yang mereka andalkan. Meninggalkan Windows akan memberikan pesan yang bertolak belakang ke perusahaan yang sekarang sedang bertransisi ke solusi berbasis cloud, dan masih ada sinergi antara teknologi dan bisnis lawas Microsoft dengan solusi cloud. 

Namun tetap saja, bagi mereka yang terus meragukan kesetiaan Microsoft pada Windows dan kemampuannya untuk membuat produk ini tetap modern dan relevan, sebuah ide pemisahan adalah hal yang menarik.

Tentunya, Microsoft akan menjadi dikhususkan untuk Windows akan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik daripada perusahaan yang berfokus pada layanan cloud. Windows dalam banyak hal adalah satu-satunya bisnis Microsoft yang utama yang tidak benar-benar selaras dengan fokus layanan cloud mereka.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend