Melihat Proses Di Balik Sistem Pembaruan Windows 10

Melihat Proses Di Balik Sistem Pembaruan Windows 10

NESABAMEDIA.COMMicrosoft terkenal getol dalam mengirimkan pembaruan untuk sistem operasi Windows 10 mereka. Meski terkadang justru menimbulkan masalah baru setelahnya, namun kinerja Microsoft dalam memperbarui perangkat pengguna agar tetap bekerja dengan maksimal patut diacungi jempol. 

Namun sebenarnya seperti apa di balik sistem pembaruan Windows 10, mulai dari proses pemindaian, pengiriman hingga pemasangannya tersebut?

Alur kerja Pembaruan Windows memiliki empat bidang fungsionalitas inti. Ini cukup teknis, namun nesabamedia.com akan mencoba menjelaskannya segamblang mungkin. Empat bidang fungsionalitas itu yakni Pemindaian, Pengunduhan, Pemasangan, dan Eksekusi. 

Pemindaian

Pemindaian atau scanning adalah proses di mana sistem Windows 10 akan mulai melakukan pengecekan ke server pembaruan Microsoft dalam jangka waktu atau interval yang acak. Tujuan dari penerapan interval acak itu adalah untuk memastikan server Microsoft tidak dibebani oleh permintaan pembaruan di waktu yang sama. 

Sistem pemindaian itu hanya akan mengecek pembaruan yang telah ditambahkan sejak pembaruan terakhir kali oleh perangkat, sehingga prosesnya bisa lebih cepat dan efisien. Selain itu, pemindaian juga untuk mengecek apakah perangkat telah kompatibel dengan pembaruan tersebut.

Pengunduhan

Ketika sistem sudah menentukan pembaruan mana yang akan diterapkan ke perangkat pengguna, maka sistem akan mulai melakukan pengunduhan saat itu juga, itu pun jika pengguna telah menyetel pembaruan secara otomatis. Jika tidak, maka akan menunggu sampai pengguna memutuskan untuk melakukan pengunduhan. Operasionalnya dilakukan di latar belakang, sehingga tidak akan mengganggu pekerjaan pengguna. 

Agar pengunduhan lainnya tidak terdampak atau menjadi lambat karena mengunduh pembaruan Windows, maka ada fitur Delivery Optimization, yang mengatur kecepatan dan kebutuhan bandwidth. 

Pemasangan

Ketika sebuah pembaruan diterapkan, Arbiter dan metadata juga diunduh. Tergantung dari pengaturan pembaruan, ketika proses pengunduhan selesai, Arbiter akan mengumpulkan detail dari perangkat dan membandingkannya dengan metadata yang telah diunduh, untuk kemudian membuat sebuah daftar tindakan. 

Daftar tindakan menjelaskan semua file yang dibutuhkan, dan menentukan apa yang harus dilakukan oleh agen pemasangan (seperti CBS atau Setup) terhadap file-file tersebut. Daftar tindakan disediakan kepada angen pemasangan, bersamaan dengan muatan yang dibutuhkan untuk memulai proses pemasangan.

Eksekusi

Ketika pembaruan disetel secara otomatis, Windows Update dalam banyak kasus juga secara otomatis akan melakukan restart perangkat, begitu proses pemasangan pembaruan selesai. Proses restart dibutuhkan karena ada kemungkinan prosesnya tidak aman, atau tidak diperbarui secara menyeluruh, sebelum perangkat direstart. Biasanya, sistem juga akan menawarkan kapan proses restart akan dilakukan secara otomatis. 

Leave a Reply

Send this to a friend