Mengupas Snapdragon 8 Gen 1, Chipset Flagship Berikutnya Dari Qualcomm

Mengupas Snapdragon 8 Gen 1, Chipset Flagship Berikutnya Dari Qualcomm

NESABAMEDIA.COMQualcomm baru saja mengumumkan penerus dari chipset flagship mereka, Snapdragon 888 Plus. Kali ini ada yang berbeda, di mana Qualcomm tidak lagi menggunakan penamaan tiga digit angka untuk chipset mereka, dan memperkenalkan penamaan baru. Chipset terbaru Qualcomm ini akan diberi nama Snapdragon 8 Gen 1. 

Ini adalah sebuah pendekatan yang berubah sangat drastis, jika dibandingkan dengan konvensi mereka sebelumnya. Lalu apakah chipset baru ini juga akan menjadi sebuah chipset yang revolusioner untuk Qualcomm dan smartphone Android unggulan nantinya?

Peningkatan Daya

Semua orang berharap adanya peningkatan kecepatan pada setiap peluncuran prosesor generasi terbaru, dan di Qualcomm tidak jauh berbeda. Snapdragon 8 Gen 1 memiliki kinerja yang telah ditingkatkan sebesar 20% pada CPU Kryo-nya, dengan single core 3.0GHz, 2.5GHz triple core dan 1.8GHz efficiency core. 

GPU adreno generasi berikutnya yang ada di prosesor seluler itu juga mengalami peningkatan 30% dalam hal kemampuan rendering grafis, dan diklaim lebih cepat 60% dibandingkan dengan chipset Snapdragon 888 pendahulunya dengan driver grafis Vulkan tersebut.

Lebih dari itu, CPU dan GPU yang digunakan juga telah mendapatkan peningkatan masing-masing 30% dan 25% dalam hal efisiensi daya. Itu artinya, generasi berikutnya smartphone flagship akan bisa bertahan lebih lama dalam sekali pengisian baterai, meskipun kinerjanya lebih baik dari perangkat generasi sebelumnya.

AI Yang Lebih Kuat

Selain CPU dan GPU, prosesor baru ini dilengkapi dengan inti AI. Prosesor ini akan berfokus pada solusi kreatif ketimbang melakukan brute force untuk menyelesaikan tugas yang diemban. Dengan cara itu, prosesornya akan bisa bekerja lebih efisien, membutuhkan lebih sedikit daya dibandingkan prosesor konvensional. 

Snapdragon 8 Gen 1 ini memiliki dua kali lipat komputasi kinerja dan memori dibandingkan dengan chipset pendahulunya. Ini akan menghasilkan empat kali kecepatan pemrosesan yang lebih cepat dan efisiensi yang lebih baik. 

Ini juga menggunakan Sensing Hub generasi ketiga, yang kini telah mendukung mode kamera Always-on. Ini mirip dengan bagaimana mikrofon smartphone anda bisa menerima perintah suara, meskipun layar sedang terkunci. Namun kali ini, bagian kamera depan adalah yang dijadikan sebagai sensornya. 

Fitur kamera Always-on juga berarti bahwa smartphone anda akan bisa secara otomatis mendeteksi siapa yang memegang dan membuka kunci layar smartphone, apabila ternyata itu adalah pengguna yang tidak diizinkan. Fitur ini juga bisa memeriksa apakah ada seseorang yang mengintip anda dari belakang, dan memberikan peringatan.

Qualcomm juga menggunakan mesin AI ini untuk setelan antena. Cara anda memegang smartphone mungkin berdampak pada satu atau dua antena yang ada di perangkat. Jadi dengan chip baru ini, perangkat bisa mendeteksi antena mana yang terhalang oleh tangan anda, dan memungkinkan perangkat untuk mengalihkan daya dan sinyal ke antena yang tidak terhalang. Tentu ini akan menghemat baterai dan di saat bersamaan memberikan kecepatan internet yang lebih baik. 

Pemrosesan Gambar Yang Lebih Baik

Snapdragon 8 Gen 1 menggunakan tiga inti prosesor sinyal gambar 18-bit yang bernama Qualcomm Spectra ISP. Ini artinya prosesor tersebut mampu memproses 4.096 kali data kamera dibandingkan dengan chipset generasi sebelumnya. Lalu apa artinya ini?

Prosesor 18-bit itu kini bisa memproses dan merekam lebih banyak warna, memungkinkan gambar untuk terlihat lebih vibrant secara natural ketika ditangkap oleh kamera. Ini juga akan bisa menangkap empat kali lipat lebih banyak jangkauan dinamis, memastikan anda tidak akan kehilangan detail pada bagian yang lebih gelap dan terang dari gambar yang diambil. 

Karena teknologi ini, Spectra ISP akan memungkinkan anda untuk menangkap 30 gambar dalam sekali tembakan untuk mode gambar ultimate night. Dibandingkan Snapdragon 888, itu lima kali lipat lebih banyak, memastikan anda akan mendapatkan gambar yang lebih bersih, tajam dan cerah, meski tidak banyak cahaya di sekitar. 

Lebih lanjut, kemampuan Spectra ISP lainnya adalah mampu menangkap 240 gambar 12MP dalam waktu satu detik. Itu diterjemahkan pada kemampuan untuk memiliki video ultra slow-motion, kemampuan merekam video 8K HDR 10 Plus, dan di saat bersamaan menangkap gambar 64MP dan video cinematic 4K. 

Qualcomm juga bekerjasama dengan Leica untuk mengembangkan sistem AI untuk kameranya. Sejak hadirnya smartphone yang sangat tipis, mereka tidak mampu lagi mengakomodasi lensa berukuran besar yang menghasilkan gambar bokeh ikonik dan efek lainnya dari perangkat kamera SLR digital. 

Oleh karena itu, Snapdragon 8 Gen 1 menggunakan mesin AI untuk mensimulasikan beragam lensa seperti lensa Leica Noctilux 50mm, Summilux 35mm dan Summilux 28mm. 

Smartphone Mana Yang Gunakan Snapdragon 8 Gen 1?

Xiaomi 12 dikabarkan akan menjadi smartphone pertama yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 1 ini. CEO dan pendiri perusahaan, Lei Jun mengkonfirmasi hal ini saat event Snapdragon Tech Summit 2021 lalu. 

Tak lama setelah acara tersebut, Motorola juga mengumumkan lewat Weibo bahwa mereka juga akan meluncurkan Motorola Edge X30 dengan chipset yang sama pada awal Desember ini. Namun sepertinya hanya akan tersedia untuk pasar Cina terlebih dahulu, dan belum ada kabar untuk pasar global. 

Perangkat smartphone lainnya yang sudah dikonfirmasi termasuk Realme GT 2 Pro dan flagship berikutnya dari OnePlus dan Oppo. Ada juga rumor yang menyebut bahwa Samsung Galaxy S22 yang akan datang juga akan menggunakan chipset ini. 

Leave a Reply

Send this to a friend