Call of Duty

Microsoft Menunggu 2 Tahun Demi Menggandeng Call of Duty

NESABAMEDIA.COM – Microsoft nampaknya harus menerima kesepakatan bisnis yang telah mereka sepakati, bahwa Call of Duty setidaknya untuk saat ini belum bisa diakses pada Xbox. Hasil kesepakatan menyatakan bahwa Call of Duty akan bertahan di PlayStation untuk beberapa tahun, Senin (12/09).

Phill Spencer selaku Microsoft gaming CEO & Xbox menyatakan bahwa, dalam sebuah surat mereka tidak bisa untuk menggandeng Call of Duty agar bisa menjadi bagian dari Xbox. Mereka menyatakan bahwa kesepakatan Call of Duty untuk saat ini tidak memperbolehkan mereka untuk dijalankan di luar PlayStation.

“Pada bulan Januari, kami telah mengajukan sebuah permintaan dan kesepakatan dengan Sony, yang mana berisikan mengenai Call of Duty yang dijalankan di luar PlayStation, dengan pembagian fitur dan konten yang telah bertahun-tahun dijalankan sesuai dengan kontrak Sony,” kata Spencer.

Sampai saat ini, baik Spencer maupun Sony belum buka suara terkait dengan adanya masa berlaku Call of Duty untuk terus berjalan di Sony. Namun, menurut Bloomberg masa berlaku ini setidaknya hingga dua tahun ke depan. Maka dari itu, setidaknya Microsoft Xbox harus menunggu setelah Call of Duty menyelesaikan kontraknya dengan PlayStation.

Penggemar Call of Duty juga semakin menekankan Microsoft untuk menjalankan Call of Duty dalam versi Activision Blizzard sebagai versi yang lebih eksklusif, yang mana diharapkan dapat diterima oleh Microsoft. Namun, sebagai perusahaan besar tentu saja Microsoft harus menaati peraturan yang ada hingga tidak boleh melanggar hak cipta.

Untuk saat ini, tercatat Microsoft telah mengeluarkan dana sekitar $68,7 Billion USD untuk mendapatkan kesekapatan dengan Activision Blizzard. Tetapi, pengacara dari Sony telah menyatakan bahwa Microsoft tidak bisa seenaknya mengambil alih Call of Duty, karena telah memiliki dokumen penting perjanjian dengan pengembang yang telah disetujui oleh regulasi CADE.

Pihak Sony sendiri mengatakan bahwa ini akan sangat menyulitkan pengembang untuk membuat waralaba Call of Duty dalam versi Activision. Sedangkan argumen ini malah ditolak oleh Microsoft, menurut mereka tidak ada yang sulit karena ini hanyalah masalah Sony yang tidak menginginkan rival Xbox.

Microsoft juga menambahkan bahwa, dokumen terkait dengan Call of Duty ini tidak ada hubungannya dengan perangkat konsol yang akan menjadi distribusi untuk menjalankan Call of Duty. Jadi, menurut mereka itu merupakan hal yang sah untuk dijalankan di konsol yang berbeda selain PlayStation.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend