Momen-Momen Paling Menyita Perhatian Dari Microsoft Sepanjang 2021

Momen-Momen Paling Menyita Perhatian Dari Microsoft Sepanjang 2021

NESABAMEDIA.COMMeski pada tahun 2021 wabah pandemi belum benar-benar usai, namun industri elektronik, khususnya komputasi sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Hal ini terjadi juga pada Microsoft, yang mengalami sukses cukup besar pada 2021 untuk perangkat keras mereka. Namun catatan berbeda jika melihat pada Windows, software dan layanan mereka. 

Akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk melihat kembali apa saja capaian dan momen-momen penting yang terjadi pada Microsoft sepanjang tahun 2021 ini, dan memang ada sejumlah kabar heboh dan juga kegagalan yang mewarnainya.

Pekerjaan Hibrid

Microsoft sepertinya menjalani tahun ini dengan cukup sukses karena mampu memfasilitasi gaya hidup baru, bekerja dari rumah dan bahkan menjadi pemimpin dalam segmen ini.

Beberapa orang mungkin memilih Google Workspace, Zoom atau Slack, namun Microsoft Teams jelas-jelas telah mampu berkembang secara efektif sebagai alat pertemuan dan video konferensi online. 

Microsoft pun telah berinvestasi sangat banyak dengan melakukan kemitraan terhadap Teams, termasuk juga sejumlah cara untuk mengintegrasikan pekerjaan kantoran dan bekerja dari rumah. Microsoft 365 mampu berkembang menjadi sebuah alat yang harus dimiliki untuk bisnis dan konsumen.

Mesh dan Metaverse

Jauh sebelum Facebook melakukan rebranding menjadi Meta dan membuat Metaverse yang menjadi topik pembicaraan terhangat sepanjang 2021, ada Microsoft Mesh di sana. Ini adalah platform VR buatan Microsoft dan cukup membuat heboh saat diperkenalkan dalam event Microsoft Ignite. 

Sangat menarik melihat perkembangan Mesh selama sepanjang tahun ini. Pada bulan Maret, ketika Microsoft meluncurkan Mesh, ini dijelaskan sebagai sebuah platform pertemuan virtual, mencoba memberikan gambaran bahwa masa depan dari pertemuan online adalah bagian dari VR. 

Meta kemudian mengadopsi pendekatan yang sama. Visi Microsoft akan Metaverse telah digambarkan ulang sebagai avatar virtual Teams untuk dipersiapkan sebagai versi pratinjau yang akan dirilis pada tahun depan. 

Windows 11

Secara umum, review yang ada mengenai Windows 11 terlau bias. Ada yang menyebut Windows 11 tidak terlalu mendesak, karena Windows 10 masih menjadi sistem operasi yang bisa diandalkan, terlebih OS baru itu dirilis dengan banyak bug dan masalah. 

Statcounter menyebut Windows 11 belum masuk pangsa pasar, AdDuplex mengatakan pangsa pasarnya sudah ada 8,6%, LanSweeper mengatakan 0,2% dan untuk alasan apapun, mayoritas pengguna masih ragu untuk meningkatkan ke OS baru itu. 

Walaupun Windows 11 mungkin masih belum menemukan kesuksesannya, namun Windows secara umum adalah sebuah produk yang sukses. Mungkin Microsoft lebih peduli pada pendapatan dari layanan berlangganan Microsoft 365, akan tetapi Windows menjadi pintu masuk menuju ke sana. 

Persyaratan Minimal Windows 11

Selama beberapa pekan Microsoft membuat bingung dengan persyaratan minimal Windows 11, dan pengguna mencoba menebak seperti apa kemungkinan-kemungkinannya, dan apa yang harus mereka lakukan ketika tidak mampu memenuhinya. 

Microsoft memang memiliki pemikiran yang sangat kuat pada masalah keamanan untuk melindungi jutaan PC, namun seharusnya Microsoft bisa lebih memperjelas hal ini kepada media, memberikan komunikasi yang baik, sehingga pelanggan tidak kebingungan. Sayangnya, Microsoft tidak melakukan hal tersebut. 

Pilihan Browser di Windows 11

Microsoft Edge adalah sebuah browser yang bisa diandalkan, terus mendapatkan penambahan fitur baru sepanjang waktu, dan sayangnya dirusak oleh Microsoft itu sendiri. Di Windows 11 sangat sulit untuk menggunakan browser pihak ketiga sebagai default. Bahkan Microsoft memblokir browser pihak ketiga untuk bisa menangani tautan tertentu. 

Windows 10X

Setelah bocor pada bulan Januari 2021, Windows 10X digadang-gadang akan menggantikan keberadaan Windows 10. Sayangnya, hasil akhirnya OS tersebut justru terbuang, dihentikan pengembangannya oleh Microsoft. Meski beberapa bagiannya diterapkan ke dalam Windows 11.

Windows 11 SE

Windows 11 SE dan Laptop Surface SE adalah sebuah langkah lainnya dari Microsoft, yang terkesan kurang matang. Seperti melemparkan sebuah kue ke tembok dan berharap itu akan menempel.

Perlu diingat bahwa masih ada Windows 11 Home dengan Mode S, dan Windows 10 S pada dasarnya yang dibuat untuk menjadi kompetitor bagi Chrome OS. Kini Windows 11 SE dan Laptop Surface SE menjadi pesaing sejati dari Chromebook. Dan semoga saja Microsoft bisa beruntung kali ini.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend