Pengalaman Saya Investasi Reksadana Menggunakan Robo Advisor Bibit

Investasi merupakan salah satu cara menabung yang sangat efektif dan efisien untuk seorang pemula maupun professional. Banyak orang yang meyakini dengan berinvestasi, maka mereka dapat menambah kekayaan. Hal ini tentu saja ada benarnya dan juga ada salahnya.

Mengapa? Kita mulai dengan jawaban benar, benarnya adalah apabila kita berinvestasi ke instrumen investasi yang benar dan juga ke produk investasi yang telah terjamin, maka kita akan mendapatkan keuntungan. Terlebih lagi, apabila kita berinvestasi dalam kurun waktu yang lama. Maka dengan begitu uang investasi kita akan terus menggulung dan berjalan seiring bertambahnya waktu.

Dan apa alasan dari jawaban tidak? Karena apabila kita berinvestasi secara asal-asalan seperti memilih instrumen dan produk investasi yang tidak sesuai dengan tujuan kita, maka investasi tidak akan berjalan dengan baik. Sehingga kita akan mendapatkan kerugian yang berarti. Dengan begitu, bisa saja kita selalu menolak dengan yang dinamakan investasi. Karena uang merupakan suatu hal yang sensitif bagi sebagian orang.

Nah, pada artikel ini saya akan memberikan Anda pengetahuan mengenai pengalaman saya investasi reksadana menggunakan Robo Advisor Bibit.

Pengalaman Saya Investasi Reksadana Menggunakan Robo Advisor Bibit

bibit

Apabila Anda ingin mencoba untuk melakukan investasi, maka Anda dapat melakukannya dengan jumlah yang kecil terlebih dahulu. Salah satu cara berinvestasi dengan cara yang mudah dan dengan nominal yang terkecil dapat dilakukan dengan berinvestasi reksadana.

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan reksadana? Reksadana merupakan suatu instrumen investasi yang dapat menghimpun sejumlah dana yang diperoleh dari masyarakat dan kemudian ditempatkan kedalam Portofolio Efek oleh seorang Manajer Investasi. Instrumen investasi reksadana ini juga paling sering direkomendasikan oleh para perencana keuangan atau Financial Planner karena penggunaannya yang mudah dan dapat dilakukan dengan nominal yang kecil.

Dalam investasi reksadana terdapat 3 jenis investasi yaitu reksadana pasar uang, reksadana obligasi dan reksadana saham. Dan ketiga jenis investasi tersebut dapat kita beli dalam jumlah kecil. Saat ini, banyak sekali berbagai macam jenis aplikasi investasi reksadana yang telah dikembangkan di Indonesia seperti bareksa, ajaib, bibit, dan lain sebagainya.

Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan pengalaman saya investasi menggunakan aplikasi Bibit. Pastinya, bagi setiap investor pemula akan bingung untuk memilih jenis dan produk investasi yang akan dijalankan. Dan tidak sedikit juga pengguna yang hanya mencoba berinvestasi untuk merasakan bagaimana rasanya berinvestasi.

Jika Anda merupakan seorang investor pemula yang bingung untuk memilih jenis dan produk investasi mana yang akan Anda pilih, maka Anda saya sarankan untuk menggunakan aplikasi bibit saja. Mengapa? Karena aplikasi bibit memiliki salah satu fitur yang berfungsi untuk merekomendasikan Anda memilih jenis dan produk investasi yang populer. Pastinya Robo Advisor juga akan menyesuaikan investasi reksadana Anda dengan profil resiko serta tujuan keuangan Anda.

Sebelum mendaftar akun bibit, sebelumnya kita akan ditanya perihal biodata dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan guna untuk mengetahui profil resiko kita. Setelah kita mengisi biodata dan menjawab pertanyaan, maka kita akan diminta untuk mengisi mengenai kekayaan dan juga gaji perbulan. Bibit juga akan meminta Anda untuk foto KTP dan mengisi tanda tangan virtual.

Jika semua itu semua sudah terisi dengan benar, maka aplikasi bibit akan menentukan besaran persentase dari jenis investasi yang akan kita lakukan. Ketika menggunakan fitur Robo Advisor, maka investasi reksadana kita akan dibagi menjadi tiga dan memiliki tingkat persentase yang berbeda-beda, karena itu semua telah disesuaikan dengan profil resiko kita.

bibit

Tidak hanya jenis investasi dan persentase investasi saja yang ditentukan oleh Robo Advisor, tetapi produk dari investasi tersebut juga akan dipilihkan oleh Robo Advisor. Produk-produk investasi tersebut tidak serta merta dipilih secara acak saja, tetapi produk investasi tersebut dipilih berdasarkan jawaban-jawaban yang telah kita isi sebelum mendaftarkan akun bibit.

Robo Advisor tersebut juga telah teruji karena menggunakan hasil riset yang populer yaitu Modern Portfolio Theory yang merupakan pemenang dari Nobel Prize Harry Markowitz. Robo Advisor juga bekerja secara otomatis dalam mengoptimalkan portofolio penggunanya.

Nah, adapun cara kerja dari Robo Advisor ini yang dapat membantu kita dalam mengoptimalkan portofolio, yaitu menggunakan 3 metode , yakni :

  1. Auto Risk Profilling, teknologi satu ini merupakan beberapa pertanyaan yang terdiri dari 6 pertanyaan agar bibit bisa menentukan profil resiko pengguna menggunakan algoritma tanpa bias.
  2. Auto Financial Plan, teknologi satu ini berfungsi untuk mengalokasikan portofolio reksadana yang terbaik yang didasari oleh jawaban-jawaban pengguna yang telah di jawab sebelumnya.
  3. Auto Rebalancing, teknologi satu ini berfungsi untuk mengoptimasi dan mempertahankan secara otomatis alokasi optimal yang kita dapati dengan perubahan-perubahan pasar.

Dapat Anda lihat pada gambar diatas, saya direkomendasikan oleh Robo Advisor untuk membeli reksadana pasar uang dengan nama produk Manulife Dana Kas II, reksadana Obligasi dengan nama produk Schroder Dana Mantap Plus II dan reksadana Saham dengan nama produk BNI-AM Indeks IDX 30. Saya membeli reksadana dengan jumlah Rp 200.000 di aplikasi bibit ini.

bibit

Dan jenis reksadana yang paling kecil nominalnya yaitu reksadana pasar uang yang saya beli senilai Rp 30.000. Dengan bibit, Anda juga dapat berinvestasi dengan minimal uang Rp 10.000 saja. Maka reksadana telah terbukti mampu untuk kita membelinya dengan nominal yang kecil. Nah, dengan begitu, maka aplikasi bibit ini dapat menjembatani kita sebagai investor pemula untuk memilih produk investasi yang sesuai dengan keinginan kita.

Reksadana juga telah memberikan kemudahan untuk kita membelinya secara instan. Anda dapat membeli reksadana di aplikasi bibit menggunakan berbagai cara seperti via Gopay, ATM, Mobile Banking dan lain sebagainya. Setelah sebulan lamanya saya berinvestasi menggunakan rekomendasi dari Robo Advisor belum pernah merasa kecewa. Karena selama sebulan itu juga portofolio saya dapat bekerja secara optimal. Dan saya percaya dengan teknologi Robo Advisor untuk tetap mempertahankan mengoptimalkan portofolio saya.

Demikianlah artikel yang menjelaskan pengalaman saya Investasi Reksadana Menggunakan Robo Advisor Bibit. Semoga dengan artikel ini Anda semakin yakin untuk berinvestasi menggunakan aplikasi Bibit. Tidak perlu mengeluarkan uang dengan jumlah besar untuk memulai berinvestasi. Karena bibit dapat membantu Anda berinvestasi dengan hanya Rp 10.000 saja.

Leave a Reply

Send this to a friend