Pengertian Campuran Beserta Manfaat, Jenis-Jenis dan Contohnya

Pengertian Campuran

Pengertian campuran adalah sebuah marerial yang wujudnya terbentuk dari penggabungan diantara dua zat maupun lebih. Hal itu berupa zat gas, padat, dait dan sifat yang ada didalamnya tak mengalami kehilangan.

Dengan begitu, zat yang sudah tercampur tak mempunyak komposisi maupun takaran yang tetap, dan juga tidak menyatu kepada zat yang lainnya. Oleh sebab itu, zat yang sudah tercampur ke dalam zat lainnya masih mempunyai sifat-sifat zat.

Pada saat terjadinya campuran, maka tidak ada perubahan secara fisik yang terjadi dan sejumlah campuran tersebut akan berubah seperti pada titik didihnya. Contohnya yaitu pada larutan gula yang terjadi dan terbentuk dari gula dan juga air.

Manfaat dan Kegunaan Campuran

Pengertian Campuran Adalah

Campuran kimia maupun non kimia juga memiliki manfaat maupun kegunaanna. Dimana dengan begitu, maka campuran tersebut dapat memberikan manfaat maupun dapat berguna untuk kita. Dibawah ini akan menjelaskan secara ringkas manfaat dan kegunaan dari campuran :

  • Dapat menyatukan dua zat yang berbeda
  • Campuran dari bahan-bahan dapat dijadikan suatu hal yang bermanfaat
  • Dapat dijadikan dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari

Jenis-Jenis Campuran

Pengertian Campuran dan Jenis-Jenisnya

Dalam campuran, memiliki 2 jenis campuran, takni homogen dan heterogen. Oleh karena itu, Anda harus mempelajari kedua hal campuran ini. Dan berikut penjelasannya :

1. Campuran Homogen

Campuran Homogen merupakan sebuah campuran yang ada dan terjadi diantara dua atau lebih zat dengan partikel penyusun yang susah maupun tidak bisa dibedakan lagi. Campuran ini juga sering dikenal dengan larutan.

Hal yang paling sederhana dari contoh campuran homogen yaitu, campuran yang terjadi diantara air dan gula yang biasa disebut dengan larutan gula. Dan contoh lainnya yang lebih sederhana yaitu campuran yang terjadi antara garam dan air yang sering disebut dengan larutan garam.

Ukuran dari partikel tersebut ada didalam larutan yang mempunyai diameter yang paling kecil, yakni diantara 0,000000001 m, dan juga susah atau tak bisa dilihat dengan cara yang biasa, tetapi harus menggunakan mikroskop. Contoh-contoh dari campuran ini yang sudah dijelaskan diatas tersebut merupakan campuran yang terjadi antara zat cair, dan terdapat juga campuran yang berbentuk zat gas dan zat padat.

A. Sifat Campuran Homogen

Sifat Campuran Homogen

Campuran homogen atau yang lebih dikenal dengan laruta ini mempunyau sifat bahwasanya tiap Zat penyusun yang memiliki fungsi sebagai dari pembentukannya mempunyai persamaan, yakni berbentuk warna, rasa, dan juga perbandingannya.

Zat penyusun yang menjadi pembentukan pada campuran homogen tersebut bisa berbentuk zat gas, zat padan maupun zat cair. Jika diambil dari contoh sederhana campuran homogen, penggabungan diantara kedua zat seperti garam dan air, dapat kita pahami pada warna, rasa dan perbandingannya masih bisa kita rasakan kemurniannya.

B. Ciri-Ciri Campuran Homogen

Didalam struktur dalam pembentukan campuran homogen bisa kita tarik kesimpulan bahwasanya campuran tersebut mempunyai ciri-ciri, antara lain yaitu :

  • Mempunyai persamaan pada rasa
  • Mempunyai sama rata di warnanya
  • Bisa berwujud dalam bentuk zat gas, zat padat maupun cairan
  • Mempunyai partikel-partikel penyusun diantara yang satu dan yang lainnya yang tak bisa dibedakan
  • ¬†Zar yang sudah tercampur mempunyai perbandingan yang juga sama
  • Pemisahan campuran tersebut juga tak dapat dilakukan melewati proses mekanis, namun bisa dilakukan melewati proses Distilasi.

2. Campuran Heterogen

Campuran heterogen merupakan campuran yang memiliki komponen yang bisa memisahkan dirinya sendiri secara fisik, hal itu dikarenakan perbedaan dari sifat dan penggabungannya yang tak merata diantara dua zat tunggal maupun lebih.

Dengan begitu maka perbandingan pada komponen yang satu dan yang lainnya tak sama di segala bejana. Tidak hanya itu, campuran juga bisa dikatakan dengan campuran heterogen apabila diantara komponennya masih ada bidang batas dan juga sering bisa dibedakan tanpa menggunakan alat mikroskop, karena hanya dengan mata dapat dilihat. Campuran tersebut juga mempunyai 2 fase yang sifatnya tak seragam.

Dan secara singkat, pengertian dari campuran ini yaitu suatu campuran yang meliputi atas dua maupun lebih bahan yang memiliki fase berbeda. Contohnya yaitu pasir yang sudah dimasukkan kedalam air, dengan begitu Anda dapat melihat campuran tersebut dikenal dengan campuran hererogen. Karena campuran tersebut terdiri atas bahan yang memiliki fase yang berbeda, pasir didalam fase padatan yang kemudian air didalam fase cair.

A. Sifat Campuran Heterogen

Berbeda dengan sifat dari campuran homogen, Campuran heterogen adalah campuran yang terdiri atas 2 zat maupun lebih. Dimana zat penyusunnya tidaklah sama. Dengan begitu, kedua zat itu masih bisa kita bedakan antara bentuk pada partikel-partikelnya.

B. Ciri-ciri Campuran Heterogen

Campuran heterogen juga memiliki ciri-ciri yang dapat Anda lihat dibawah ini :

  • Kedua dari partikel tak mempunyai warna sama, sehingga tak bisa didegradasi
  • Perbantingan zat yang sudah tercampur tak akan sama
  • Bisa berbentuk zat gas, zat padat, maupun zat cair
  • Komponen dari partikel penyusun dan partikel yang lain memiliki perbedaan, atau bisa kita lihat
  • Rasanya cenderung tidak sama
  • Kedua bahannya tak mempunyai konsentrasi sama
  • Kedua bahan maupun campuran dapat dipisahkan dengan menggunakan penyaringan yang biasanya tidak sulit.

Contoh Campuran

Pengertian Campuran

Dilihat dari jenis-jenisnya, contoh campuran juga dibagi atas dua jenis, yaitu contoh campuran homogen dan heterogem. Berikut contoh-contohnya :

1. Contoh Homogen

  • Gula dan air pada minuman
  • Pada karbon monoksida (CO)
  • Emas putih yang meliputi campuran antara perak, emas dan juga tembaga
  • Air laut yang mempunyai kadar garam
  • Gas CO2 yang ada di air
  • Uap air
  • Kuningan yang meliputi campuran seng dan tembaga

2. Contoh Heterogen

  • Kacang hijau dan juga ketan yang sudah direbus dan sudah menjadi bubur kacang hijau
  • Pasir dan air yang sudah dicampur
  • Terigu dan air yang sudah dicampur

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian campuran, jenis-jenis campuran, contoh campuran, dan manfaat dan kegunaan campuran.

Leave a Reply

Send this to a friend