Pengertian Cerpen Beserta Tujuan, Fungsi, Kaidah & Jenis-Jenis Cerpen

Pengertian Cerpen

Cerpen singkatan kata dari Cerita Pendek yaitu karangan pendek yang berbentuk prosa, yang mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa yang menyedihkan dan menyenangkan, serta memiliki pesan yang tidak mudah dilupakan.

Jadi, Pengertian Cerpen (Cerita Pendek) adalah sebuah karya sastra yang berbentuk prosa naratif dan bersifat fiktif yang didalanya menceritakan atau menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara singkat dan didalamnya juga disertai dengan berbagai konflik dan memiliki penyelesaian ataupun solusi dari masalah masalah yang dihadapi, serta ceritanya padat dan jelas.

Cerita pendek berasal dari sebuah anekdot, yaitu sebuah situasi yang digambarkan dengan singkat dan tiba pada tujuannya dengan cepat, serta dengan paralel pada tradisi penceritaan lisan. Dengan munculnya novel yang realistis, cerita pendek berkembang menjadi sebuah miniatur, sebagai contoh adalah cerita-cerita karya E.T.A. Hoffmann dan Anton Chekhov.

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli

Selain pengertian cerpen diatas, ada juga beberapa para ahli yang mengemukakan tentang pengertian cerpen tersebut. Untuk lebih memahami lagi tentang pengertian cerpen. Silahkan Anda simak pengertian cerpen dari beberapa ahli berikut ini.

1. H.B. Jassin 

Didalam buku Tifa Penyair dan Daerah, H.B Jassin mengemukakan bahwa cerpen adalah cerita yang pendek (1977:69). Beliau juga mengungkapkan bahwa didalam cerita pendek, orang atau pelaku boleh bertengkar, tetapi cerita yang memiliki panjang seratus halaman sudah pasti tidak disebut sebagai cerita pendek, karena tidak ada cerita pendek yang begitu panjang.

Sebuah cerita yang panjangnya sepuluh atau dua puluh halaman masih bisa dikatakan sebagai cerita pendek tetapi ada juga cerita pendek yang hanya memiliki satu halaman.

2. Sumardjo dan Saini

Menurut Sumardjo dan Saini didalam buku Apresiasi Kesusatraan, mereka berpendapat bahwa cerita pendek (atau disingkat cerpen) adalah cerita yang pendek. Tetapi dengan hanya melihat fisiknya yang pendek, seseorang belum dapat mengatakan sebuah cerita yang pendek adalah sebuah cerpen. (1986:36).

3. A. Bakar Hamid

Menurut seorang ahli yang bernama A. Bakar Hamid, mengatakan bahwa cerpen atau cerita pendek seharusnya dilihat dari kuantitas kata yang digunakan, yaitu diantara 500 hingga 20.000 kata, kemudian cerita juga memiliki plot, memiliki satu karakter, dan adanya kesan dan pesan.

4. Nugroho Notosusanto

Menurut seorang ahli yang bernama Nugroho Notosusanto, pengertian cerpen adalah cerita yang memiliki panjang sekitar 17 halaman kuarto spasi atau kira – kira 5000 kata, dimana isinya terpusat dan lengkap yang ada didalam dirinya sendiri.

5. The Liang dan A. Widyamartaya

Menurut The Liang dan A. Widyamartya, Cerpen merupakan cerita khayal yang berbentuk prosa yang pendek, biasanya memiliki dibawah 10.000 kata, tujuannya untuk menghasilkan kesan kuat dan mengandung unsur-unsur drama. Oleh karena itu, alurnya ceritanya juga disebut konflik dramatik.

Tujuan dan Fungsi Cerpen

Tujuan dan Fungsi Cerpen

Sebuah cerpen dibuat pasti memiliki tujuan dan fungsinya. Berikut ini adalah tujuan dan fungsi cerpen secara umum.

Tujuan

Tujuan cerpen adalah untuk mengungkapkan perasaan si penulis dalam menuangkan imajinasi atau khayalan pada sebuah cerita dan juga dapat menghibur para pembaca sehingga si pembaca dapat memperoleh hiburan atau mendapatkan teguran atau juga sebuah nasihat dari sebuah cerpen.

Fungsi

Berikut ini beberapa fungsi cerpen, antara lain :

  1. Fungsi rekreatif : adalah fungsi yang memberikan rasa senang, gembira, dan terhibur kepada para pembacanya.
  2. Fungsi didaktif : adalah fungsi yang mengarahkan dan mendidik para pembacanya kepada nilai nilai kebenaran dan kebaikan yang dimuat didalam cerpen.
  3. Fungsi estetis : adalah fungsi yang memberikan keindahan kepada para pembaca karya sastra cerpen.
  4. Fungsi moralitas : adalah fungsi yang mengandung atau memiliki nilai moral yaitu moral yang baik ataupun moral yang tidak baik bagi para pembacanya. Fungsi ini mengharapkan pembacanya dapat mengetahui akibat dari moral yang tidak baik bagi dirinya sehingga Ia tidak akan melakukan moral yang tidak baik tersebut.
  5. Fungsi relegiusitas : adalah fungsi yang mengandung ajaran agama yang dapat dijadikan teladan bagi para pembacanya.

Kaidah Cerpen

Kaidah Cerpen

Kaidah cerpen merupakan faktor yang penting didalam penulisan sebuah Cerpen. Berikut ini kaidah – kaidah yang perlu Anda pahami sebelum menulisa sebuah cerpen :

  • Memuat atau menggunakan kata sifat yang dapat mendeskripsikan pelaku, misalnya seperti penampilan fisik atau juga kepribadian pelaku yang diceritakan didalam cerpen. Contohnya, badannya tinggi besar atau perawakannya gagah, rambutnya panjang dan keriting, dan sifat tokoh lainnya.
  • Memuat atau menggunakan kata keterangan untuk mendeskripsikan latar waktu tempat dan suasana cerita. Contohnya : di pagi hari yang cerah, di bawah pohon rambutan yang rindang bersama suara kicauan burung dan lain sebagainya.
  • Menggunakan atau memuat kalimat langsung dan juga tidak langsung untuk penulisan percakapan di dalam cerpen.
  • Bisa menggunakan gaya bahasa yang bersifat konotasi. Contohnya : pucuk langit, pencakar langit, bajing loncat, dan lain sebagainya.
  • Menggunakan bahasa yang digunakan tidak baku dan tidak formal. Misalnya, bisa menggunakan gaya bahasa perbandingan, pertentangan, atau juga perulangan, dan lain sebagainya.

Jenis – Jenis Cerpen

Jenis – Jenis Cerpen

Jenis – jenis cerpen dibagi menjadi 2, berdasarkan jumlah kata dan teknik pengarang. Berikut ini pembagiannya.

Cerpen berdasarkan jumlah kata dibagi lagi menjadi 3, yaitu:

  1. Cerpen mini (flash) : yaitu cerpen yang memiliki jumlah kata diantara 750 – 1.000 kata.
  2. Cerpen yang ideal : yaitu cerpen yang memiliki jumlah kata diantara 3.000 – 4000 kata.
  3. Cerpen panjang : yaitu cerpen yang memiliki jumlah kata diantara 4000 – 10.000 kata.

Cerpen berdasarkan teknik pengarangan dibagi lagi menjadi 2, yaitu :

  1. Cerpen sempurna (well made short-story) : yaitu teknik penulisan sebuah cerpen yang dikarang atau ditulis yang hanya fokus terhadap satu tema serta cerita mempunyai plot atau alur cerita yang sangat jelas, serta akhir atau ending yang mudah dipahami. Biasanya cerpen jenis ini memiliki sifat konvensional dan berdasarkan pada realitas atau fakta.
  2. Cerpen tak utuh (slice of life short-story) : yaitu teknik penulisan sebuah cerpen yang dikarang atau ditulis yang tidak berfokus terhadap satu tema, serta susunan alur cerita atau plot yang tidak tertata, dan akhirnya pasti akan mengambang. Biasanya cerpen jenis ini juga memiliki sifat kontemporer dan penulisan cerita berdasarkan ide atau gagasan yang asli.

Demikian pembahasan kita kali ini mengenai seputar cerpen yaitu pengertian cerpen, tujuan dan fungsi cerpen, kaidah, beserta jenis – jenis cerpen. Semoga Anda dapat lebih memahami dan mengerti dengan jelas mengenai apa itu cerpen. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terimakasih 🙂

Nesabamedia.com merupakan media online yang menyajikan konten menarik seputar komputer, internet, jaringan, android, website dan beberapa topik lain yang berhubungan dengan dunia komputer.

Leave a Reply

Send this to a friend