Apa itu Kelas Maya? Mengenal Pengertian Kelas Maya

Apa itu Kelas Maya? Mengenal Pengertian Kelas Maya

Cara pengajar mendidik peserta didik di zaman sekarang memang bervariasi. Hal ini karena perkembangan teknologi yang semakin pesat yang kemudian menciptakan sebuah kelas maya. Lalu apa itu kelas maya? Untuk menjawab hal tersebut, silakan Anda menyimak informasi yang akan kami bagikan di bawah ini.

Pengertian Kelas Maya

Pengertian Kelas Maya

Kelas maya atau yang dalam bahasa Inggris dinamakan virtual class merupakan pembelajaran yang dilaksanakan tanpa adanya tatap muka antara pengajar dengan peserta didik.

Pengajar akan menyediakan bahan berupa kotnen digital yang selanjutnya bisa dibuka maupun disimpan oleh para siswa dengan memanfaatkan koneksi internet. Kelas maya memang menyediakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh para pengajar ketika mereka hendak mengupload bahan ajar yang kemudian bisa didownload oleh para siswa.

Salah satu perbedaan antara kelas maya dengan kelas biasa yaitu mengenai keterbatasan di dalam berkomunikasi. Di dalam kelas maya tidak ada komunikasi yang dilakukan secara tatap muka. Di dalam kelas maya, proses pembelajaran bukan hanya dipantau oleh pengajar dan siswa, melainkan orang tua pun juga bisa memantaunya.

Adanya kelas virtual ini bermanfaat untuk menunjang kelas tatap muka. Pembelajaran kelas maya sangat bermanfaat di era pandemi di mana semua kegiatan disarankan untuk berlangsung secara daring atau online. Maka dari itu, kebutuhan pengajar akan kelas maya sudah tidak bisa terelakkan.

Jenis-jenis Kelas Maya

Terdapat beberapa macam kelas maya yang umumnya menggunakan web seperti yang kami jelaskan di bawah ini:

1. LMS atau Learning Management System

LMS adalah perangkat lunak yang berguna untuk membuat perencanaan, pengolahan, maupun pengiriman kegiatan belajar. LMS juga bermanfaat untuk hal-hal yang berhubungan dengan dokumentasi, administrasi, laporan kegiatan, materi, dan lain-lain. Terdapat dua jenis LMS yaitu:

  • LMS open source contohnya yaitu dotLRN, ATutor, Freestyle Learning, Dokeos, LON-CAPA, ILIAS, OpenACS, Moodle, Sakai, OpenUSS, dan juga Spaghetti Learning
  • LMS proprietary contohnya seperti Apex Learning, SAP Enterprise Learning, Saba Software, IntraLearn, Blackboard, dan lain-lain

2. LCMS atau Learning Content Management System

Kelas maya yang digunakan untuk membuat, mempublikasikan, memperbarui, maupun mengelola isi dari sebuah sistem yang telah terorganisir di internet. LCMS sendiri adalah pengembangan dari LMS.

LCMS juga berperan dalam melakukan pengawasan, perincian, penyediaan, dan memberikan layanan publikasi dokumen secara spesifik misalnya panduan, artikel, maupun brosur penjualan. LCMS juga bisa berisi video, gambar, audio, maupun dokumen elekronik. Contoh LCMS yaitu e-doceo solutions dan claroline.

3. SLN atau Social Learning Network

SLN adalah versi terbaru dari LMS dan juga LCMS. SLN bermanfaat untuk melakukan pembelajaran secara lebih luas dibandingkan kelompok belajar karena sudah memanfaatkan jejaring sosial.

Dikarenakan skala sosial yang lebih besar, maka berpotensi menimbulkan adanya perubahan sikap serta perilaku dari para peserta meskipu tidak secara keseluruhan. Contoh SLN yaitu Edmodo.

Leave a Reply

Send this to a friend