Pengertian Kritik Seni Beserta Tujuan, Tahapan dan Contohnya, Yuk Disimak!

Pengertian Kritik Seni

Pengertian kritik seni adalah tahpan atau cara dalam menilai suatu seni tertentu. Penilaian dalam seni memang tidak asal berkomentar saja tetapi harus sesuai dengan dunia seni dan pengetahuan tentang seni.

Tujuan dan Fungsi Kritik Seni

Pengertian Kritik Seni Adalah

Tujuan yang pertama yaitu untuk memberikan jalan kepada seniman dan penikmat seni untuk lebih dalam dalam memperlajari seni, sedangkan untuk tujuan lainnya adalah untuk:

1. Mengapresiasi seni

Sebenarnya tujuan dari mengkritik seni adalah untuk memberikan apresiasi tentang karya seni yang sudah diciptakan.

2. Memberi pengetahuan lebih

Selain itu, kritik seni juga akan memberikan ilmu baru tentang kesenian sehingga seniman bisa memperbaiki hasil karya seninya tersebut.

3. Memperbaiki kualitas seni

Seni juga merupakan bidang ilmu yang tersu berkembang seiring berjalannya waktu. Seni juga memiliki standar tersendiri dalam penialian. Dengan adanya penilaian atau kritik terhadap seni membuat hasil karya tersebut semakin bagus dan akhirnya bisa menciptakan karya seni yang berkualitas.

Tahapan Kritik Seni

Pengertian Kritik Seni dan Tahapan Kritik Seni

1. Deskripsi

Dalam melakukan kritik seni, hal yang pertama dilakukan adalah mendeskripsikan. Kegiatan ini atau tahap ini adalah merupakan tahap awal dalam mendeskripsikan sesuai tentang detai karya seni tersebut. di sini, kritikus harus benar-benar menjelaskan secara rinci tentang karya seni yang akan dikritik.

2. Analisis

Setelah itu, tahapan yang kedua adalah menganalisis dari hasil deskripsi yang sudah dipaparkan. Tahap analisis ini masih bersifat sederhana dan tidak terlalu susah.

3. Penafsiran

Setelah menjelaskan atau mendeskripsikan karya tersebut. langkah selanjutnya adalah menafsirkan atau menerjemahkan karya seni. Dalam tahap ini tidak bisa asal komentar saja karena harus mengetahui tujuan seni, apa itu seni, jenis seni apa, dan hal-hal lainnya tentang estetika dan nilai kesenian itu sendiri.

4. Evaluasi

Setelah selesai mendeskripsikan dan juga menjelaskan serta menafsirkan karya seni tersebut barulah kritikus memberikan sebuat evaluasi tentang karya seni yang sudah dikritik tentang penilaian baik, buruk, kritik, saran dan kesimpulan dari hasil kritik serta karya seni tersebut.

Contoh Kritik seni

Contoh Kritik seni

Contoh kritik seni ini yang berjudul “Ngayomi” karya Agus Bebek.

Deskripsi Karya

Lukisan karya pelukis Agus Bebek dengan judul “Ngayomi”. Karya seni ini memiliki ukuran 31×39 cm dan rampung dibuat pada tahun 2012. Karya seni Ngayomi ini dibuat dari cat minyak pada sebuah kanvas. Lukisan ini menggambarkan subjeck matter yaitu simbol bebek betina dan bebek jantan. Memiliki subjek tambahan pada lukisan ini yaitu sungai dan rumput yang berada disekitar bebek pada lukisan tersebut.

Untuk perwarnaan menggunakan unsur warna putih pada badan bebek, untuk warna merah muda yang agak hitam ada bagian, dan warna merah juga diterapkan pada hidung bebek. Wara putih dipadukan dengan warna hitam dan coklat terlihat di bagian badan dan sayap bebek.

Kemudian untuk latar belakang gambar memiliki unsur warna hijau tua, hijau muda dan hitam. Dan ketika disimpulkan setelah melihat subjek yang ada pada lukisan tersebut, warna yang digunakan dominan adalah warna hitam.

Karya Seni Ngayomi ini adalah salah satu karya seni yang telah laku dijual di Galeri Ervan karya Agus bebek. Lukisan dengan judul Ngayomi ini secara subjek sama dengan beberapa lukisan dari karya Agus bebek yang selalu menampilkan subjek bebek pada setiap lukisan yang dibuat.

Pada lukisan tersebut, terdapat juga unsur rupa seperti garus, cahaya dan tekstur. Tekstur pada lukisan ini memiliki tekstur yang nyata, dengan tekstrur yang rata dan lembut pada keseluruhan lukisan. Untuk unsur garis pada lukisan ini terdiri dari garis melengkung pada kepala bebek, sayap dan dada bebek. Sedangkan garis bergelombang beraturan ada pada latar belakang lukisan.

Jika dilihat dari teknik pembuatannya, lukisan Ngayomi ini dibuat menggunakan sapuan kuas pada kanvas. Untuk pewarna yang digunakan adalah cat minyak. Teknik melukis dari Agus Bebek pada lukisan ini menggunakan teknik melukisa pada umumnya, tapi Agus Bebek tidak menggunakan teknik semprot, teknik digital, atau teknik sapuan pisau palet.

Analisis

Jika dilihat secara visual gambar dari lukisan Agus Bebek ini terlihat dalam bentuk nyata yang dikonsep secara rapi, dan digambarkan seperti bentuk suatu objek yang nyata. Penggunaan gelap dan terangnya warna pada lukisan ini juga sudah terlihat realistis.

Untuk tema dan juga pemilihan latar belakang gambar utama sudah sangat tepat dengan nuansa rumput-rumput dan sungai, dengan paduan warna yang pas.  Sehingga dengan latar belakang lebih gelap dapat memperlihatkan lebih jelas bagian dari subjek utama yaitu bebek menjadi terlihat lebih menonjol dan menjadi titik fokus orang saat melihat lukiusan ini.

Karya dari Agus Bebek ini memiliki ciri khas sendiri, gambar yang dilukisnya selalu sesuai dengan apa yang ada dikenyataan, sehingga orang bisa lebih menangkap kesan nyata dan realistis.

Interpretasi

Pada setiap karya seni, termasuk sebuah lukisan pastinya mengandung arti atau makana serta terdapat pesan dari seniman yang menciptakannya. Biasanya pesan dalam sebuah karya seni rupa disampaikan kepada orang lain juga tidak semua orang mengetahuinya, karena pesan dari seorang seniman pada karyanya biasanya bisa ditafsirkan oleh seniman itu sendiri atau orang yang sudah memahami ilmu seni.

Dan salah satu pesan yang disampaikan dari karya seni Agus Bebek “Ngayomi” ini adalah seekor bebek jantan yang sedang mengayomi bebek betina, ditambah dengan suasana alam yang nampak seperti keadaan alam yang sebenarnya seperti di sungai dan ada rerumputan. Pada gambar bebek jantan juga terlihat sedang mengangkat sayap dan berada di dekat bebek betina, hal ini menunjukan bebek jantan sedang mengayomi atau melindungi bebek betina.

Yang seniman ini ingin unggkapkan pada karya seni Ngayomi ini adalah mengibaratkan sepasang bebek ini sebagai seorang suami istri yang terus mengayomi pasangannya. Sedangkan tempat pada latar belakang gambar ini menggambarkan impian dari keadaan tempat tinggal, air sungai yang tenang, rerumputan yang rindah memberikan kenyamanan pada bebek tersebut. Tapi sekarang ini zaman telah berubah dan membuat habitat asli dari bebek tersebut sudah tidak seindah pada lukisan tersebut, karena ulah tangan manusia.

Jadi pesan yang ingin disampaikan seniman adalah agar kita mengayomi satu sama lain dalam kehidupan dan mengingatkan kita agar tidak serakah dan menjaga alam sekitar.

Penilaian/Evaluasi

Menilai suatu keindahan dari sebuah karya seni itu tidaklah berdasarkan objek yang kita lihat dalam suatu lukisan, tetapi dari makna atau arti dari sebuah lukisan.

Lukisan karya Agus Bebek “ngayomi” ini merupakan karya yang memiliki kualitas baik, memiliki unsur visual yang realistis, dan juga lukisan ini memiliki pesan moral yang baik untuk kehidupan berkeluarga dan juga masyarakat untuk saling mengayomi atau melindungi satu sama lain.

Itulah penjelasan tentang pengertian kritik seni beserta fungsi atau tujuan, tahapan-tahapan dalam mengkritik karya seni serta contoh kritik seni.

Leave a Reply

Send this to a friend