Pengertian Teks Deskripsi: Tujuan, Kaidah Kebahasaan dan Jenis-jenis Teks Desksripsi

Pengertian Teks Deskripsi

Teks Deskripsi adalah penggambaran lewat tulisan-tulisan berupa paragraf atau karangan terhadap suatu objek, peristiwa berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman dari penulis. Penggambaran lewat tulisan-tulisan tersebut digunakan agar pembaca bisa merasakan apa yang dirasakan oleh penulis terhadap suatu objek yang dikaji.

Isi teks deskripsi lebih kepada penulis mencoba berusaha memindahkan persepsi/kesan, hasil observasi (pengamatan) kepada pembaca dengan menyampaikan sifat dan semua hasil temuan objek yang diamati.

Bisa dikatakan bahwa melalui teks deskripsi ini, penulis mencoba mengusahakan untuk menciptakan impresi (sensasi) indera pembaca dalam rangka menghasilkan kesan berdasarkan nalar dan imajinasi yang dibuatnya.

Pengertian Teks Deskripsi Menurut Para Ahli

  1. Menurut Keraf (1995), Deskripsi adalah suatu wacana untuk menyajikan suatu hal atau objek pembicaraan seakan-akan pembaca melihat sendiri kejadian tersebut.
  2. Tarigan (1994), Deskripsi adalah pelukisan sebuah kisah dengan tujuan mengajak pembaca memahami dan merasakan serta menikmati objek yang dibicarakan, bisa dalam hal suasana hati, orang, aktivitas, dan sebagainya.
  3. Wiyanto (2014), Deskripsi adalah menguraikan atau melukiskan.

Tujuan Teks Deskripsi

Pengertian Teks Deskripsi Adalah

Setelah mengetahui pengertian teks deskripsi, sekarang kita membahas mengenai tujuan dari teks deskripsi. Tujuan adanya teks deskripsi secara umum dan inti adalah untuk memudahkan para pembaca agar bisa merasakan pengalaman yang dideskripsikan oleh penulis dalam menggambarkan suatu objek. Jika diperinci, maka beberapa tujuan teks deskripsi adalah sebagai berikut:

  1. Menggambarkan objek secara terperinci dan subyektif (melalui sudut pandang penulis) sehingga pembaca bisa merasakan apa yang digambarkan/dijelaskan oleh penulis.
  2. Memperoleh kesan sesuai dengan apa yang dirasakan oleh penulis, baik dari hasil pengamatan, perasaan, dan pengalaman penulis. Kesan yang sempurna dilakukan oleh penulis dengan merinci objek berdasarkan fakta dan kesan.
  3. Dapat memberikan penjelasan kepada para pembaca tentang suatu objek secara utuh agar para pembaca bisa cepat dan tepat memahami topik yang disajikan dalam sebuah teks deskripsi.
  4. Menjelaskan informasi yang jelas tentang suatu objek sesuai dengan data dan fakta yang diperoleh penulis di lapangan.

Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Pengertian Teks Deskripsi dan Ciri-Cirinya

  1. Menggambarkan suatu objek seperti benda, suasana tertentu atau tempat.
  2. Penggambaran dilakukan secara jelas melibatkan panca indera berupa pendengaran, penglihatan, pengecapan, penciuman, dan perabaan.
  3. Menjelaskan ciri fisik dan sifat objek tertentu, seperti bentuk, warna, ukuran, dan kepribadian secara rinci dan jelas.
  4. Banyak ditemukan kata-kata yang mempunyai makna ada kata sifat atau keadaan.

Struktur Teks Deskripsi

Terdapat 3 struktur dalam membuat karangan deskripsi, antara lain:

  1. Identifikasi, bagian yang berisikan penentuan dari identitas seseorang, benda, atau objek lainnya.
  2. Klasifikasi, bagian unsur penyusun yang tersusun secara sistem dalam kelompok menurut suatu kaidah (standar) yang sebelumnya telah ditetapkan.
  3. Deskripsi, bagian deskripsi untuk menggambarkan atau menjelaskan tentang suatu objek atau topik yang ada dalam teks tersebut.

Keabsahan Kebahasaan Teks Deskripsi

Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Orang sedang menulis

Kaidah-kaidah kebahasaan teks deskripsi bisa kita lihat antara lain:

  1. Menggunakan kata benda sesuai dengan topik yang akan dideskripsikan, seperti Rumah Sakit, Sekolah, Rumah, Mobil, dan lain-lain.
  2. Menggunakan frasa yang mengandung kata benda, seperti beliau adalah guru yang baik hati, anak itu adalah pemain bola yang baik, dan lain-lain.
  3. Mengandung kata sifat yang sifat tersebut menggambarkan sesuatu, seperti dua siswa pintar, tiga bola bekel putih, dan lain-lain.
  4. Mengandung kata kerja “Transitif” dengan tujuan untuk dapat memberikan informasi subjek, seperti Siswa itu menggunakan pulpen coklat, guru itu makan ayam goreng, dan lain-lain.
  5. Mengandung kata kerja (perasaan, pendapat) untuk mengungkapkan sebuah pandangan pribadi penulis mengenai sebuah subjek, seperti saya pikir dia adalah anak cerdas, saya kira dia adalah anak nakal, dan lain-lain.
  6. Mengandung kata keterangan dalam memberikan sebuah informasi tambahan tentang suatu objek, seperti dengan lambat, di kafe kopi, di pasar, segera datang, dan lain-lain.
  7. Mengandung bahasa kiasan berupa sebuah perumpamaan (metafora), seperti kulitnya hitam seperti warna kopi, bibirnya merah seperti warna apel, hatinya lembut seperti benang sutra, dan lain-lain.

Jenis-Jenis Teks Deskripsi

Pengertian Teks Deskripsi dan Jenis-Jenisnya

Orang sedang membaca

Secara umum, jenis-jenis teks deskripsi dibagi menjadi 3 bagian, antara lain:

1. Teks Deskripsi Objektif

Dalam jenis teks ini penjelasan mengenai objek digambarkan apa adanya sesuai dengan keadaan objek yang sebenarnya, sehingga pembaca bisa membayangkan keadaan objek tanpa ada opini (pendapat) dari penulis.

2. Teks Deskripsi Subjektif

Dalam jenis teks ini penjelasan mengenai objek digambarkan berdasarkan kesan yang dimiliki oleh penulis tes deskripsi tersebut.

3. Tes Deskripsi Spatial

Dalam jenis teks ini penjelasan mengenai objek digambarkan hanya berupa benda, tempat, ruang, dan lain sebagainya.

Macam-Macam Teks Deskripsi

Berikut adalah macam-macam paragraf teks deskripsi, antara lain:

1. Deskripsi Imajinatif/Impresionis

Merupakan paragraf yang menggambarkan ruang atau tempat berlangsungnya suatu peristiwa dimana penggambarannya harus dilihat dari berbagai segi agar ruang (tempat) tersebut tergambar dengan jelas dalam pikiran maupun perasaan pembaca. Contoh:

Malam gelap gulita di hulu sungai Brantas. Sebentar-sebentar hiruk pikuk yang tiada berketentuan itu menjadi satu dengan gegap gempita yang mendasyatkan dan mengecilkan hati, pertanda seorang raja rimba alam jatuh ke tanah untuk selama-lamanya.Ramai peperangan di rimba itu dan rupanya tak akan berhenti. Tak ada kasihan- mengasihani, yang rebah tinggal rebah, tak akan ada yang mengangkatnya. Sekali-kali terang cuaca hutan belantara itu, seperti diserang api. Tetapi kenyataanya dalam sekejap mata hilangnya cahaya yang berani menyerbukan dirinya ke tengah peperangan itu, dimusnakan oleh musuh lamanya “raja gulita”.

2. Deskripsi Faktual/Ekspositoris

Merupakan paragraf yang menggambarkan suatu hal dengan mengungkapkan identitasnya secara apa adanya sehingga pembaca dapat membayangkan keadaan yang sesungguhnya seperti apa.

Selain itu agar dapat membangkitkan daya khayal terhadap suatu objek pada diri pembaca dan penulis harus menggambarkannya dari berbagai sudut pandang. Penulisan yang semakin rinci akan semakin jelas tergambar dalam bayangan pembaca.

Contoh penulisan tersebut bisa kita lihat dalam hal objek “manusia”, dimana penggambaran secara rinci dapat dilihat pada aspek fisik (meliputi perasaan, watak, bakat, peranan dalam suatu bidang) maupun rohaninya. Contoh:

Di sudut dekat pintu duduk seorang laki-laki. Namanya Paijo. Dia memakai celana pendek dan baju kaos yang telah sobek-sobek, yang melukiskan kemelaratan dan kemiskinan yang sehari- hari dideritanya. Pada dadanya yang bidang dan berisi, lengannya yang kukuh penuh urat dapat dilihat betapa berat pekerjaan sehari-harinya. Air mukanya yang keruh, pipinya yang kempis, dan matanya yang cekung menyatakan bahwa jalan hidup yang telah ditempuhnya penuh rintangan dan duri.

Berdasarkan penjelasan di atas tentang pengertian teks deskripsi dan ulasan-ulasan lengkap lainnya kita sebagai pembaca akan tahu bahwa teks deskripsi sangat diperlukan dalam memahami suatu hal dan dengan materi tersebut anda sebagai pembaca akan bertambah ilmu tentang bahasan tersebut di atas. Semoga bermanfaat bagi pembaca dan jika ada yang kurang bisa anda tambahkan di kolom komentar terima kasih.

Leave a Reply

Send this to a friend