Pengertian Kurikulum Beserta Fungsi, Tujuan, Peran dan Konsep Kurikulum

Pengertian Kurikulum

Tahukah Anda apa pengertian dari kurikulum ? Pengertian kurikulum yaitu merupakan sebuah perangkat pendidikan sebagai jawaban dari segala tantangan maupun kebutuhan yang terdapat di dalam masyarakat.

Pengertian kurikulum juga biasa di artikan menjadi suatu perangkat beberapa mara pelajaran ataupun program pendidikan yang di dalamnya terdapat rancangan dari segala jenis pelajaran yang ada di sekolah.

Kurikulum dalam pendidikan juga dapat membantu proses dalam belajar dan mengajar yang ada di dalam sekolah agar bisa berjalan dengan teratur dan juga baik. Kurikulum juga harus untuk di terapkan di dalam setiap sekolah yang terdapat di wilayah Indonesia, yang mana kurikulum tersebut juga harus sesuai dengan kebijakan-kebijakan dan ketentuan yang sudah berlaku.

Tidak hanya itu, keberadaan dari kurikulum juga dapat membantu kegiatan di dalam belajar dan mengajar yang biasanya di laksanakan di dalam sekolah agar dapat memenuhi standar dari pendidikan. Kurikulum juga wajib digunakan dan juga harus seuai dengan jenjang pendidikan yang siswa duduki.

Pengertian Kurikulum Menurut Beberapa Ahli

Pengertian Kurikulum adalah

Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan kurikulum, Anda dapat merujuk pada pengertian kurikulum menurut beberapa para ahli dibawah ini. Karena beberapa para ahli mempunyai definisinya sendiri mengenai pengertian kurikulum.

Berikut adalah pengertian kurikulum menurut beberapa para ahli :

1. Menurut Daniel Tanner dan Laurel Tanner

Daniel Tanner dan Laurel Tanner beranggapan bahwa pengertian dari kurikulum yaitu merupakan suatu pengalaman dari pembelajaran yang sudah terarah dan juga terencana, yang mana sebelumnya telah disusun melewati proses dari rekonstruksi pengalaman dan pengetahuan yang sistematin dan berada pada bawah pengawasan lembaga pendidikan.

Hal tersebut supaya siswa dan siswi tersebut bisa terus mempunyai minat dalam belajar yang menjadi bagian dari kompetensi sosial pribadinya.

2. Menurut Hilda Taba

Hilda Taba beranggapan bahwa pengertian dari kurikulum yaitu merupakan suatu rancangan pembelajaran, yang mana telah disusun dengan mempertimbangkan beberapa hal tentang proses dari pembelajaran dan juga perkembangan individunya. 

3. Menurut Murray Print

Murray Print beranggapan bahwa pengertian dari kurikulum yaitu sesuatu yang menjadi seluruh ruang pembelajaran yang telah direncanakan dan diberikan kepada pelajar oleh lembaga pendidikan dan juga pengalaman yang akan dinikmati oleh siswa pada saat kurikulum tersebut diterapkan. 

4. Menurut Romine

Romine beranggapan bahwa pengertian dari kurikulum yaitu sesuatu yang di dalamnya sudah terdapat seluruh temu pembelajaran, kegiatan dan juga pengalaman yang nantinya akan diikuti oleh para pelajar dengan petunjuk dari sekolah, hal tersebut dapat dilakukan di dalam maupun di luar kelas.

Fungsi dan Tujuan Kurikulum

Fungsi dan Tujuan Kurikulum

Sesuai dengan pengertian kurikulum diatas, pasti hal tersebut juga mempunyai fungsi dan tujuannya tersendiri. Dan berikut adalah fungsi dan tujuan kurikulum :

1. Fungsi Kurikulum

Secara umum, fungsi kurikulum yaitu suatu alat dalam pendidikan yang mempunyai beberapa macam fungsi di dalam pendidikan yang berperan sangat penting pada kegunaannya. Di bawah ini adalah beberapa fungsi kurikulum yang sudah dijabarkan dengan jelas :

  • Kurikulum berfungsi integrasi atau The Integrating Function, dimana hal ini menjadikan kurikulum suatu penyesuaian yang dapat mengandung sebuah makna bahwasanya kurikulum adalah suatu alat pendidikan yang dapat menghasilkan pribadi yang menjadikannya utuh yang bisa dibutuhkan dan juga dapat berintegrasi di dalam lingkungan masyarakat.
  • Kurikulum berfungsi untuk persiapan atau The Propaeduetic Function, dimana hal ini menjadikan kurikulum suatu persiapan yang dapat mengandung sebuah makna bahwasanya kurikulum adalah suatu alat pendidikan yang dapat mempersiapkan siswa/siswi ke jenjang berikutnya dan juga bisa mempersiapkan diri untuk dapat hidup di dalam lingkungan masyarakat, apabila tidak memutuskan untuk melanjutkan pendidikan.
  • Kurikulum berfungsi untuk deferensiasi atau The Diferentiating Function, dimana hal ini menjadikan kurikulum suatu diferensiasi. Hal tersebut memiliki arti kurikulum dapat dijadikan suatu alat yang bisa memberikan pelayanan ddari segala perbedaan yang ada pada seriap siswa dan siswi yang harus dilayani serta di hargai.
  • Kurikulum berfungsi untuk diagnostik atau The Diagnostic Function, dimana hal ini menjadikan kurikulum suatu diagnostik. Dan hal tersebut juga memiliki arti bahwasanya kurikulum adalah sebuah alat pendidikan yang dapat mengarahkan serta memahami bakat dan potensi para siswa-siswi, dan juga dapat mengarahkan kelemahan dari diri siswa-siswi tersebut.
  • Kurikulum berfungsi untuk penyesuaian atau The Adjustive Or Adaptive Function, dimana hal ini menjadikan kurikulum suatu penyesuaian. Hal ini memiliki arti bahwasanya kurikulum adalah suatu kemampuan yang dapat menyesuaikan diri dari adanya perubahan yang terjadi di dalam lingkungan tersebut. Dan hal tersebut dikarenakan lingkungan memiliki sifat yang dinamis atau bisa berubah-ubah.
  • Kurikulum berfungsi untuk pemilihan atau The Selective Function, dimana hal ini menjadikan kurikulum suatu pemilihan. Hal tersebut memiliki arti bahwasanya kurikulum dapat memberikan kesempatan untuk para siswa dan siswi untuk dapat menentukan pilihan program belajarnya yang sesuai dengan bakat serta minatnya masing-masing.

2. Tujuan Kurikulum

Kurikulum juga memiliki tujuan yang secara umum yaitu untuk dapat mempersiapkan masyarakat di Indonesia agar mempunyai kemampuan di dalam hidup yang menjadikannya pribadi serta warga negara yang beriman, inovatif, afektif dan juga kreatif, serta dapat berkontribusi di dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara, berbangsa dan di peradaban dunia.

Peran Kurikulum

Peran Kurikulum

Di dalam dunia pendidikan, kurikulum memiliki 3 peranan penting, yaitu sebagai berikut :

  • Peran konservatif, hal ini memiliki arti bahwasanya kurikulum juga mempunyai tugas serta tanggungjawab untuk dapat mentransmisikan serta menafsirkan warisan sosial ke generasi selanjutnya atau generasi muda.
  • Peran kreatif, didalam hal ini peranan kurikulum juga melaksanakan aktivitas-aktivitas kreatif serta konstruktif, yang mena memiliki arti untuk dapat menciptakan serta menyusun sesuatu yang lebih baru agar sesuai dengan kebutuhan yang terjadi di masa saat ini dan di masa yang selanjutnya di dalam masyarakat. Hal tersebut juga berguna untuk dapat membantu setia orang untuk dapat mengembangkan seluruh bakat dan juga potensi yang ada di dalam dirinya. Maka dari itu, kutikulum juga dapat menciptakan pengalaman, pelajaran, keterampilan, cara berpikir, serta kemampuan yang nantinya dapat berguna untuk banyak orang.
  • Peran kritis dan evaluatif, di dalam hal ini peranan kurikulum yaitu untuk dapat menyeleksi nilai serta budaya mana yang diperlukan untuk dapat dipertahankan, dan nilai atau budaya baru yang mana yang harus dipunyai oleh peserta didik. Kurikulum juga diharuskan untuk berperan di dalam menyeleksi serta mengevaluasi segala sesuatunya yang dapat dianggap bermanfaat untuk kehidupan dari peserta didik.

Konsep Kurikulum

Konsep Kurikulum

Kurikulum juga memiliki konsep yaitu dapat berkembang sejalan dari apa saja perkembangan prakter maupun teori dalam pendidikan, dan juga bervariasi sesuai dengan teori maupun aliran pendidikan yang gelutinya.

Pandangan lama juga beranggapan bahwasanya kurikulum adalah mata pelajaran yang wajib untuk disampaikan oleh guru yang nantinya akan dipelajari oleh para siswa.

Demikian penjelasan serta pembahasan mengenai pengertian kurikulum dan beberapa hal yanng terdapat didalamnya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda.

Nesabamedia.com merupakan media online yang menyajikan konten menarik seputar komputer, internet, jaringan, android, website dan beberapa topik lain yang berhubungan dengan dunia komputer.

Leave a Reply

Send this to a friend