Pengertian Produksi Beserta Fungsi, Tujuan dan Contoh Kegiatan Produksi

Pengertian Produksi

Produksi secara etimologis, merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris, yaitu “To Produce” artinya adalah menghasilkan. Jadi, definisi dari produksi adalah suatu kegiatan yang menghasilkan atau menambah nilai guna dari suatu barang atau jasa yang melalui beberapa proses tertentu.

Secara umum, Pengertian Produksi adalah suatu proses yang mengubah bahan baku atau bahan mentah menjadi barang jadi atau proses yang menambah nilai sebuah produk, baik berupa barang atau jasa agar bisa memenuhi beberapa kebutuhan masyarakat.

Pelaku atau orang yang melakukan kegiatan produksi disebut dengan produsen, baik individu atau organisasi. Sedangkan barang yang dihasilkannya disebut dengan produkbaik berupa barang atau jasa.

Pengertian Produksi Menurut Para Ahli

pengertian produksi menurut para ahli

Selain penjelasan diatas mengenai pengertian produksi secara umum, ada juga beberapa ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian produksi tersebut. Berikut ini beberapa ahli yang menyampaikan pendapatnya, yaitu :

1. Menurut Kahf

Menurut seorang ahli yang bernama Kahf, mengatakan bahwa pengertian produksi adalah suatu usaha yang dimiliki oleh manusia untuk memperbaiki kondisi fisik dari material, tapi tidak hanya itu saja, usaha tersebut juga untuk memperbaiki moralitas, dengan tujuan untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan juga di akhirat seperti yang sudah ditentukan didalam agama masing – masing.

2. Menurut Siddiqi

Seorang ahli yang bernama Siddiqi, mengemukakan bahwa pengertian produksi adalah suatu kegiatan untuk menyediakan barang atau jasa dengan memperhatikan sebuah nilai keadilan serta manfaat untuk masyarakat. Menurut pandangan beliau, selama produsen berperilaku adil dan membawa kebaikan untuk masyarakat, maka produsen sudah berperilaku islami.

3. Menurut Sadono Sukirno

Menurut seorang ahli yang bernama Sadono Sukirno, mengatakan bahwa produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan dan dilakukan oleh manusia untuk menghasilkan dan menciptakan suatu produk, baik berupa barang atau jasa sehingga dapat dimanfaatkan oleh para konsumen.

4. Menurut Magfuri

Menurut seorang ahli yang bernama Magfuti, mengatakan bahwa pengertian produksi adalah kegiatan mengubah suatu barang agar memiliki manfaat dalam memenuhi setiap kebutuhan manusia. Maka, produksi adalah segala bentuk kegiatan untuk menghasilkan atau menciptakan  serta menambah nilai guna terhadap suatu benda yang memiliki manfaat untuk memuaskan orang lain menggunakan sarana pertukaran.

5. Menurut Murti Sumarti dan John Soeprihanto

Menurut para ahli yang bernama Murti Sumarti dan John Soeprihanto, mengatakan bahwa pengertian produksi adalah segala kegiatan dalam menghasilkan atau menciptakan serta menambah nilai guna suatu barang atau jasa, yang mana dalam melakukan kegiatan tersebut dibutuhkan beberapa faktor produksi.

Fungsi dan Tujuan Produksi

fungsi produksi dan tujuan produksi

Fungsi Produksi

Berdasarkan dari pengertian produksi yang sudah dijelaskan diatas, ada beberapa fungsi dari kegiatan produksi tersebut, yaitu diantaranya adalah :

1. Menciptakan Nilai Guna

Kegiatan produksi memiliki fungsi untuk menghasilkan atau menciptakan suatu nilai guna dari suatu produk, baik itu barang atau jasa. Sebuah bahan baku yang mana awalnya tidak memiliki nilai guna, lalu barang tersebut melewati proses produksi sehingga barang tersebut mempunyai nilai guna.

Misalnya adalah:

  • Benang wol atau bahan-bahan yang lainnya, yang mana setelah diproses akan menghasilkan barang baru berupa sebuah pakaian atau lainnya.
  • Material kayu, pasir, batu, serta bahan-bahan lainnya, yang mana setelah diproses dapat dijadikan untuk membangun sebuah bangunan seperti rumah, gedung, dan lain sebagainya.

2. Menambah Nilai Guna

Kegiatan produksi juga mampu menambah nilai guna dari suatu barang, yang mana awalnya sudah memiliki manfaat atau kegunaan tertentu, lalu dengan adanya proses produksi, barang tersebut mempunyai nilai guna tambahan. Kegiatan tersebut bisa juga menghilangkan fungsi awal dari suatu barang sehingga menjadi fungsi baru.

Misalnya adalah :

  • Melakukan modifikasi terhadap kendaraan bermotor seperti mobil, motor, sehingga mempunyai kecepatan yang lebih baik dari sebelumya.
  • Melakukan renovasi terhadap sebuah rumah, sehingga menjadi sebuah bengkel restoran, dan lain sebagainya.

Tujuan Produksi

Berdasarkan pengertian dan fungsi diatas, adapun beberapa tujuan dari kegiatan produksi ini adalah sebagai berikut :

1. Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Setiap masyarakat, baik individu atau organisasi pasti mempunyai berbagai macam kebutuhan untuk menjalankan kehidupannya. Seorang produsen melaksanakan kegiatan produksi tersebut untuk menciptakan produk atau untuk menambah suatu nilai guna dari sebuah produk agar kebutuhan dari masyarakat tersebut bisa terpenuhi dengan baik.

2. Mendapatkan Keuntungan

Setiap seorang produsen pasti mengharapkan adanya laba atau keuntungan dari setiap kegiatan produksi yang ia lakukan. Untuk melakukan sebuah kegiatan produksi pasti memerlukan modal awal. Maka, ketika produk yang diciptakan dapat disalurkan atau dijual ke masyarakat, maka setiap produsen pasti menginginkan sebuah margin keuntungan.

Jenis – Jenis Produksi

jenis-jenis produksi

Berdasarkan pengertian produksi sebelumnya, ada beberapa jenis produksi yang bisa dibedakan, yaitu berdasarkan barang yang dihasilkan atau diciptakan serta cara untuk memanfaatkan beberapa sumber daya alam. Berikut ini jenis – jenis produksi, yaitu :

1. Produksi Agraris

Produksi agraris merupakan suatu kegiatan produksi yang menggunakan dan memanfaatkan beberapa sumber daya alam agar dapat menciptakan atau menghasilkan produk berupa barang atau jasa dengan melakukan beberapa tahap pengelolaan yang baik.

Dan kegiatan pengelolaan pada alam tersebut akan menciptakan dan menghasilkan produk berupa barang atau jasa yang masyarakat butuhkan. Contoh dari produksi agraris adalah:

  • Menanam sayuran, buah – buahan, lalu hasil panennya di jual ke masyarakat, baik pedagang atau konsumen.
  • Beternak udang, lele, dan lainnya, lalu hasil panennya di jual ke masyarakat, baik itu pedagang ikan atau konsumen langsung.

2. Produksi Industri

Produksi industri merupakan suatu kegiatan produksi yang memiliki tujuan  untuk mengubah atau mengolah bahan baku atau bahan mentah menjadi sebuah barang setengah jadi atau berupa barang jadi yang mana barang tersebut akan dijual ke masyarakat, baik itu pengusaha atau konsumen.

Contoh dari produksi industri adalah:

  • Perusahaan makanan setengah jadi menjual barangnya kepada pengusaha makanan, misalnya seperti biji jagung.
  • Lalu pengusaha yang menjual makanan ringan tersebut mengolah atau mengubah biji jagung menjadi popcorn, kemudian akhirnya dijual ke konsumen langsung.

3. Produksi Ekstraktif

Produksi ekstraktif merupakan suatu kegiatan produksi yang mana bahannya diambil dari sumber daya alam yang ada di dalam bumi, lalu barang tersebut dijual ke perusahaan lainnya agar dapat diolah dan diproses menjadi barang baru.

Contoh dari produksi ekstraktif adalah:

  • Penambangan emas.
  • Penambangan minyak bumi.
  • Penambangan batu bara.

4. Produksi Perdagangan

Produksi perdagangan merupakan suatu kegiatan produksi yang memiliki peran sebagai perantara atau penghubung antara produsen dan konsumen.

Contoh dari produksi perdagangan adalah:

  • Membeli barang dari hasil pertanian yang diolah oleh para petani, lalu menjualnya ke perusahaan – perusahaan dagang atau kepada konsumen langsung.
  • Membeli barang dari hasil peternakan yang diproses oleh para peternak, lalu menjualnya ke perusahaan -perusahaan dagang atau kepada konsumen langsung.

5. Produksi Jasa

Produksi jasa merupakan suatu kegiatan produksi yang memiliki tujuan untuk menjualkan jasa yang berupa suatu keahlian tertentu yang mampu menangani atau memecahkan masalah orang-orang.

Contoh dari produksi jasa adalah:

  • Jasa dokter yang membantu pasien untuk menyembuhkan penyakitnya.
  • Jasa bengkel mobil yang membantu orang untuk memperbaiki mobil yang rusak.

6. Produksi Pengangkutan

Produksi pengangkutan merupakan suatu kegiatan produksi yang memiliki tujuan untuk melayani pendistribusian atau pemindahan suatu barang yang dikirim dari produsen menuju ke tempat terdekat dengan para konsumen.

Contoh dari produksi pengangkutan adalah:

  • Mengangkut beberapa hasil pertanian dari tempat pertanian menuju ke pasar agar dapat dijual kepada konsumen.
  • Mengangkut beberapa bahan sembako ke beberapa toko-toko kelontong agar dapat dijual kepada konsumen.

Contoh Kegiatan Produksi

contoh produksi

Berikut ini beberapa contoh dari kegiatan produksi, yaitu :

1. Pabrik baju membuat baju

Awalnya pabrik baju dibuat menggunakan barang mentah, kemudian diolah dan diproses menjadi barang setengah jadi, kemudian selanjutnya diolah kembali menjadi barang jadi, misalnya seperti baju, celana, dan lain sebagainya, lalu dipasarkan atau dijual ke seluruh daerah.

2. Membuat telivisi dan hp

Sebuah pabrik elektronik menghasilkan barang – barang eletronik, misalnya seperti televisi, handphone, dan lain sebagainya, dan barang – barang tersebut dapat digunakan didalam kehidupan sehari – hari.

3. Petani menggiling padi menjadi beras

Para petani setelah memanen ladang atau sawahnya, kemudian mereka memprosesnya dengan melakukan penggilingan agar dapat menghasilkan beras yang kita gunakan untuk makan sehari – hari.

Sekin penjelasan kali ini mengenai pengertian produksi, serta fungsi dan tujuan produksi, jenis – jenis produksi, dan juga contoh – contoh kegiatan produksi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terimakasih 🙂

Leave a Reply

Send this to a friend