Pengertian Obat dan Penggolongan Obat Beserta Contohnya, Sudah Tahu?

Pengertian Obat 

Obat adalah kumpulan dari berbagai macam zat yang dikemas dalam bentuk serupa untuk dapat dikonsumsi sebagai alat untuk meredakan berbagai jenis penyakit.

Tidak semua obat bisa menyembuhkan penyakit-penyakit yang anda derita, melainkan harus disesuaikan dengan jenis penyakit apa yang sedang diderita dan obat jenis apa yang bisa berpengaruh dalam menyembuhkan penyakit tersebut.

Sehingga penggunaan obat tidak boleh sesuka hati dan sembarangan dalam menggunakannya, karena tidak semua obat adalah obat yang bebas dikonsumsi. Oleh karena itu, kebanyakan penggunaan obat harus dengan resep dari dokter. Hal ini bertujuan agar tidak membayahakan konsumen.

Fungsi dan Manfaat Obat

Fungsi dan Manfaat Obat

Obat memiliki banyak fungsi dan manfaat yang sangat berpengaruh dalam kehidupan. Sehingga kebutuhan akan obat ini bisa menjadi hal yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut merupakan beberapa penjelasan mengenai fungsi dan manfaat obat:

1. Dapat menyembuhkan penyakit

Penyakit bisa datang kapan saja dan menyerang siapapun. Obat tidak hanya digunakan untuk dikonsumsi oleh manusia saja, melainkan tumbuhan dan hewan juga ketika terserang penyakit harus diobati. Tentu saja obat yang digunakan akan berbeda. Tidak boleh disamakan meski gejala penyakitnya sama.

Pada penjelasan artikel ini akan lebih spesifik ke obat yang dikonsumsi oleh manusia. Dimana ketika seseorang terserang penyakit, maka dengan mengkonsumsi obat, penyakit tersebut dapat disembuhkan, atau dapat diminimalisir.

2. Dapat menjaga kesehatan

Obat yang dikonsumsi juga dapat membantu untuk menjaga kesehatan semakin baik. Kondisi kesehatan akan meningkat dan bertambah baik jika diimbangi dengan pola makan dan hidup sehat. Salah satu obat yang bisa membantu menjaga kesehatan adalah obat jenis vitamin. Dimana dengan mengkonsumsi berbagai macam vitamin yang sesuai dengan kebutuhan, maka akan mempermudah untuk menjaga kesehatan.

3. Dapat menyebabkan penyakit (jika digunakan berlebihan)

Pengkonsumsian obat yang dilakukan secara berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan. Karena tidak semua obat aman untuk dikonsumsi. Jika anda mengkonsumsi obat secara berlebihan, maka akan berbahaya untuk kondisi kesehatan anda.

Hal ini justru akan memicu berbagai penyakit lainnya yang dapat membahayakan kondisi kesehatan. Oleh karena itu, meskipun anda terlihat sakit, tidak serta merta anda harus selalu mengkonsumsi obat-obatan. Karena hal ini harus dikomunikasikan dengan dokter yang lebih berpengalaman.

Penggolongan Obat

Penggolongan Obat

Obat digolongkan dengan beberapa golongan obat yang sesuai dengan kegunaannya. Untuk memperjelas pemahaman mengenai golongan obat, berikut merupakan penjelasan mengenai beberapa penggolongan obat dan contohnya:

1. Obat Bebas

Obat bebas adalah jenis obat yang kebanyakan beredar luas di pasaran. Hal ini dikarenakan jenis obat bebas adalah obat yang telah terstandarisasi dan aman untuk dijual dipasaran tanpa memerlukan resep dokter.

Ciri khas dari jenis obat bebas ini adalah terdapat kode lingkaran berwarna hijau atau dengan kode TC396 dengan lingkaran tepi berwarna hitam. Karena dapat dijual bebas di pasaran, jenis obat bebas ini mudah ditemukan dimana saja. sehingga tidak harus ke Apotik atau Rumah Sakit untuk mendapatkan obat ini. Contoh dari jenis obat bebas adalah Parasetamol, Vitamin-C, Obat Batuk Hitam (OBH) dan sebagainya.

2. Obat Bebas Terbatas

Obat Bebas Terbatas

Obat Bebas Terbatas adalah jenis obat yang hampir sama dengan obat bebas. Karena jenis obat ini mudah ditemukan di supermarket, Apotik dan bahkan warung-warung terdekat. Jenis obat bebas terbatas ini masih aman dikonsumsi meskipun tanpa menggunakan resep dokter waktu membeli obat.

Namun, yang harus diperhatikan adalah ketika mengkonsumsi jenis obat ini harus memperhatikan dan membaca petunjuk atau aturan pakai. Biasanya obat jenis bebas terbatas ini memiliki kode lingkaran berwarna biru atau TC 308 dengan lingkaran tepi berwarna hitam. Contoh dari jenis obat bebas terbatas ini adalah tablet obat flu, CTM atau klotrimaleat, dan sebagainya.

3. Obat Wajib Apotek

Obat wajib apotek adalah jenis obat yang bisa dibeli tanpa resep dokter, namun biasanya hanya bisa dibeli di Apotek. Karena biasanya obat wajib apotek ini adalah obat keras, sehingga perlu Apoteker untuk menyerahkan obat ini ke konsumen. Hal ini dilakukan agar tidak ada kesalahan dalam pemberian obat. Contoh obat wajib apotek ini adalah Aminofilin yang berbentuk supositoria, bromheksin dan sebagainya.

4. Obat Keras

Obat Keras K

Obat keras adalah jenis obat yang hanya bisa diperoleh dengan menggunakan resep dokter. Dimana obat ini merupakan obat dengan golongan G yang artinya obat berbahaya. Oleh karena itu, penggunaan obat ini harus dengan resep dokter.

Obat keras biasanya ditandai dengan ciri khas memiliki kode lingkaran merah dan ada huruf K dengan tepi lingkaran berwarna hitam atau dengan kode TC 165. Contoh dari obat keras adalah Amoksilin, Asam Mefenamat, dan sebagainya.

5. Obat Narkotika

Obat Narkotika adalah jenis obat yang paling berbahaya. Mengapa? Karena jenis obat ini dapat menimbulkan addiksi atau ketergantungan. Oleh karena itu, jenis obat narkotika ini sangat diawasi secara ketat mulai dari produksi, peredaran dan konsumsinya. Contoh dari jenis obat narkotika adalah Morfin, Heroin, Coca, dan sebagainya.

6. Obat Psikotropika

Obat Psikotropika

Obat psikotropika adalah jenis obat yang hampir sama dengan obat keras. Hanya saja jenis obat psikotropika ini dapat mempengaruhi aktifitas psikis. Jenis obat psikotropika ini juga dapat mempengaruhi perubahan susunan syaraf.

Sehingga obat ini ada yang tidak boleh diproduksi dan diedarkan selain untuk kepentingan akademis atau ilmu pengetahuan. Contoh dari jenis obat psikotropika adalah Metamfetamin, Metilen Dioksi Metafetamin, dan sebagainya.

Nah, dengan memahami penjelasan mengenai pengertian obat, fungsi dan manfaatnya serta penggolongan obat akan lebih membuat kita lebih paham tentang dunia obat. Hal ini bisa menjadi salah satu pengetahuan yang penting untuk dimiliki karena bisa sangat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari agar tidak salah mengkonsumsi obat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Send this to a friend