Pengguna Windows 10 versi 20H2

Pengguna Windows 10 Versi 20H2 Meningkat Tajam

NESABAMEDIA.COMPeringkat terbaru dari sistem operasi Windows 10 yang dirilis, menunjukkan bahwa Windows 10 versi 20H2 dan versi 1909 mengalami peningkatan kepopuleran dan jumlah pengguna yang cukup signifikan. Meski untuk versi Mei 2004 masih berada di puncak peringkat, popularitasnya perlahan mulai menurun, bersamaan dengan versi 1903 yang mulai dihentikan dukungannya oleh Microsoft.

Sejak Microsoft mengumumkan bahwa pihaknya tidak akan merilis Windows 11 dan versi selanjutnya, persaingan sengit terjadi hanya antara beberapa versi di Windows 10 saja. Dan laporan terbaru dari AdDuplex menampilkan jumlah pengguna versi Windows 10 yang ada saat ini.

Bisa dibilang, Windows 10 versi 20H2 yang dirilis pada bulan Oktober kemarin mengalami peningkatan pengguna yang cukup tajam. Diketahui angka penggunanya naik dari 1.7 persen menjadi 8.8 persen hingga bulan November ini. Di sisi lain, Windows 10 20H1 atau versi 2004 yang dirilis bulan Mei lalu, mulai kehilangan penggunanya.

Grafik Penggunaan Versi Windows 10

Grafik Penggunaan Versi Windows 10

Meski tetap berada di posisi teratas dengan persentase sebanyak 37,6 persen atau turun 0,01 persen sejak bulan Oktober, nampaknya tren penggunaan versi 20H1 akan semakin merosot, mengingat pertumbuhan cepat yang dicatatkan oleh versi 20H2. Bersamaan dengan hal tersebut, Windows 10 1909 yang diluncurkan musim gugur tahun lalu, memiliki basis pengguna sekitar 36,4 persen, dan berada di posisi kedua.

Kemudian ada Windows 10 versi 1903, yang dirilis pada musim semi tahun 2019 lalu, berada di posisi ketiga. Versi 1903 memiliki jumlah pengguna sebanyak 10,2 persen. Adapun jumlah pengguna versi 1903 mengalami penurunan paling drastis.

Pasalnya, Microsoft tak lagi memberikan dukungan, dan memaksa para pengguna yang masih menggunakan versi tersebut, untuk meningkatkan ke versi paling baru. Secara otomatis, mereka yang masih menggunakan versi 1903, akan ditingkatkan ke versi 1909. Sehingga, versi 1903 tercatat mengalami penurunan pengguna sebanyak 22 persen di bulan Oktober saja.

Angka pengguna di atas bisa dipastikan akan mengalami perubahan cukup drastis, ketika Microsoft mengumumkan untuk merilis Windows subsystem untuk Android pada tahun depan. Disebutkan sebelumnya bahwa pihak Microsoft sedang mengembangkannya secara internal untuk bisa mendukung lebih banyak aplikasi Android secara langsung di Windows 10. Namun kemungkinan besar, pengguna juga diharuskan menggunakan Windows 10 versi terbaru, sehingga nantinya versi 20H2 atau versi tahun 2021 mendatang yang jadi rujukan.

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend