Perangkat Plug and Play di Windows 10 Bisa Rusak

Perubahan di Windows 10, Bisa Bikin Perangkat Plug and Play Rusak

NESABAMEDIA.COMPerubahan yang akan hadir di Windows 10 mendatang, tentang pemasangan pembaruan driver secara otomatis disebut-sebut bisa menyebabkan sejumlah perangkat plug and play tidak bekerja atau rusak.

Pada bulan Februari lalu, sebagai bagian dari pembaruan opsional, Microsoft mengizinkan pengembang hardware untuk menandai driver yang dikirim untuk bisa dilakukan secara manual atau otomatis. 

Pembaruan Driver Otomatis atau Manual di Windows 10

Pembaruan Driver Otomatis atau Manual di Windows 10

Driver yang ditandai otomatis, akan secara otomatis diunduh dan dipasang oleh sistem Windows 10 ketika perangkat terkait ditancapkan ke komputer untuk pertama kalinya. Pembaruan pada Windows juga akan digunakan untuk mengirim driver secara otomatis, agar pengembang perangkat bisa secara cepat merilis perbaikan ke pengguna Windows 10 yang mengalami masalah pada driver yang sudah terpasang.

Sementara jika driver ditandai manual, sistem Windows 10 akan secara otomatis memasang driver sebagai bagian dari sistem operasi dengan fitur plug and play agar perangkat baru itu bisa mulai digunakan, meski driver belum tersedia di komputer. 

Akan tetapi, driver manual tidak akan secara otomatis tersedia di pembaruan Windows dan sebagai gantinya akan dimunculkan dan dipasang secara manual melalui pembaruan opsional Windows 10. 

Pembaruan Opsional Driver Windows 10

Pembaruan Opsional Driver Windows 10

Pada bulan November mendatang, Microsoft akan melakukan perubahan kecil terkait bagaimana driver manual akan dikirimkan yang mungkin bisa merusak perangkat plug-and-play tertentu. Sementara driver yang ditandai otomatis, tetap akan terpasang secara otomatis oleh Windows 10 begitu perangkat ditancapkan ke komputer atau bisa juga melalui pembaruan Windows.

Driver yang ditandai manual hanya bisa terpasang jika pengguna secara khusus meminta pemasangan dengan mengakses halaman Settings → Update & Security → Windows Update → View Optional Updates. 

Dengan demikian, jika perangkat ditancapkan ke perangkat saat pertama kali dan tidak menemukan adanya driver otomatis, sistem tidak akan melakukan pencarian, namun malah akan menampilkan halaman error dengan pesan “Driver Not Found.” Kemudian perangkat pun tidak akan bisa digunakan dengan semestinya. 

Perubahan ini, bisa dibilang cukup aneh dikeluarkan sebagai salah satu kebijakan Microsoft, karena mereka justru akan membuat perangkat plug and play malah tidak bisa digunakan dengan baik dan efisien di Windows 10. Sehingga satu-satunya solusi yang bisa dilakukan adalah dengan mengatur pengaturan driver menjadi otomatis saja.

Leave a Reply

Send this to a friend