Perubahan Yang Dibawa Android 12L ke Smartphone

Perubahan Yang Dibawa Android 12L ke Smartphone

Google pertama kali mengungkap sosok Android 12L pada bulan Oktober lalu, dan tidak seperti pembaruan Android lainnya, sistem operasi ini difokuskan secara eksklusif untuk perangkat dengan layar yang lebih besar. Tablet, smartphone lipat, dan Chromebooks adalah yang akan mendapatkan perubahan menarik dari Android 12L itu, namun itu tidak berarti perangkat dengan layar standar ditinggalkan begitu saja. 

Google telah menyebutkan beberapa fitur baru dan perubahan API yang akan hadir ke semua perangkat sebagai bagian dari pembaruan Android 12L ini, termasuk opsi baru bernama Quick Wallpaper Picker di AOSP Launcher, Nearby Calling untuk perangkat Pixel dan Nest, kembalinya pengontrol suara untuk Casting, dukungan tema dinamis di AOSP dan warna Material You pada animasi saat perangkat booting. 

Mulai dengan Android 12L, pabrikan akan mampu untuk menumpuk orientasi sesuai keinginan yang diminta oleh aplikasi, yang akan menguntungkan bagi kebanyakan perangkat smartphone lipat, termasuk juga perangkat dengan bentuk faktor lainnya. 

Google juga menerapkan sebuah API Audio Spatializer yang baru, yang ditujukan untuk menyeragamkan semua penerapan yang berbeda dari audio spasial yang ada saat ini, sehingga aplikasi bisa dengan mudah menentukan apakah perangkat mendukung audio spasial atau tidak. 

Android 12L juga mendukung pelacakan layar penuh ke kepala, sehingga apabila anda memiliki headphone dengan akselerometer dan gyroscope sendiri, maka sistem bisa melaporkan posisi kepala anda ke perangkat Android untuk bisa memberikan suara yang lebih menakjubkan. Tiga mode pelacakan kepala yang akan didukung seperti, statis, world-relative dan screen-relative. 

Sebuah perubahan yang lebih besar lagi sepertinya akan digunakan oleh Google Pixel 6 yang baru saja diluncurkan. Saat ini, API VoiceInteractionSession bisa mendapatkan informasi mengenai aplikasi apa saja yang ada di layar, dengan mengambil sebuah tangkapan layar dan kemudian menganalisanya melalui OCR. 

Kemudian, Google juga memiliki dua API un-deprecated yang berbeda untuk akses ke penyimpanan eksternal di Android 12L. Di Android 10, Google memperkenalkan framework Scoped Storage yang kontroversial. Ini pada dasarnya ditujukan untuk memblokir aplikasi dari mengakses data di luar folder mereka sendiri, dan direktori yang dibagikan. 

Detail mengenai semua API dan perubahan antar-perangkat di Android 12L sepertinya akan lebih banyak terungkap, setelah OS ini dirilis dalam versi beta pada bulan depan.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend