Meta Bikin Sarung Tangan Untuk Bisa Merasakan Metaverse

Meta Bikin Sarung Tangan Untuk Bisa Merasakan Metaverse

Salah satu tantangan yang perlu untuk segera diatasi dalam mengembangkan sebuah metaverse yang komprehensif adalah bagaimana cara untuk mengemulasikan sensasi sentuhan.

Menerima tantangan ini, salah satu tim di laboratorium riset Meta mengembangkan sebuah sarung tangan haptic yang sangat nyaman, bisa dikustomisasi, dan yang terpenting, bisa menghasilkan rangkaian sensasi di dunia virtual termasuk tekstur, tekanan dan getaran. 

Upaya pengembangan sarung tangan ini masih dalam tahap awal penelitian, dan mereka mempresentasikannya dalam sebuah video yang sedikit aneh. Nantinya setelah teknologi menjadi lebih praktis, Meta berharap untuk bisa menjual sarung tangan ini, yang bisa digunakan bersamaan dengan headset atau kacamata AR mereka. Perusahaan mengatakan bahwa sarung tangan ini akan mengubah pengalaman Mixed Reality pengguna, dan menjadikannya menjadi semakin menarik. 

Meta mengatakan bahwa pengembangan sarung tangan ini telah berlangsung selama tujuh tahun, dan kini dikabarkan baru saja sukses dalam mengembangkan teknik, teknologi dan kedisiplinan yang baru. Meta membagikan beberapa contoh bagaimana perangkat tersebut telah berinovasi selama ini:

Perceptual Science: Karena teknologi saat ini tidak bisa secara penuh membuat kembali pergerakan dan pengalaman dunia nyata di VR, kami mengeksplorasi ide mengkombinasikan suara, tampilan dan gerakan untuk beberapa hal seperti memberikan sensasi kepada pengguna sarung tangan itu mengenai berat sebuah objek di dunia virtual. 

Soft Robotic: Aktuator mekanis yang ada saat ini, membuat terlalu banyak panas untuk sarung tangan semacam ini, sehingga kurang begitu nyaman untuk digunakan sepanjang hari. Untuk mengatasi masalah ini, kami membuat aktuator baru yang lembut, dengan mengandalkan motor kecil di seluruh sarung tangan yang akan bergerak bersamaan memberikan sensasi ke pengguna.

Microfluidics: Kami mengembangkan prosesor dengan kecepatan microfluidic pertama di dunia, yakni sebuah chip microfluidic yang mengontrol udara yang menggerakkan aktuator. Penggunaan udara, berarti kami bisa memasukkan lebih banyak aktuator ke dalam sarung tangan, daripada kemungkinan yang diberikan oleh sirkuit elektronik lainnya.

Pelacakan Tangan: Meski memiliki pengontrol pergerakan udara, sistem perlu tahu kapan dan ke mana harus memberikan sensasi yang tepat. Kami membangun sebuah teknologi pelacakan tangan tingkat lanjut, untuk memungkinkan perangkat mengidentifikasi secara tepat kemana tangan pengguna bergerak, atau apakah berinteraksi dengan objek virtual dan bagaimana itu berinteraksi.

Haptic Rendering: Perender haptic kami mengirimkan instruksi yang tepat ke aktuator di tangan, berdasarkan pemahaman atas lokasi tangan dan objek virtual. 

Leave a Reply

Send this to a friend