Play Music vs Youtube Music

Play Music Vs Youtube Music, Mana Yang Lebih Sesuai Selera?

NESABAMEDIA.COMLayanan aplikasi Play Music sudah ditutup dan dihentikan oleh Google, pengguna pun tak lagi bisa mengakses aplikasi tersebut. Pengguna diarahkan ke Youtube Music, dan rupanya sudah banyak pengguna Play Music yang mulai bermigrasi ke sana. Sayangnya tidak semua pengguna menyambut hangat kehadiran Youtube Music, terlepas mereka harus dipaksa menggunakannya oleh Google

Meski dibuat oleh perusahaan dan dengan tujuan yang sama, antara Play Music dan Youtube Music rupanya memiliki perbedaan yang terlalu besar. Hal ini pun dirasakan oleh para penggunanya. Bagi mereka yang dulunya berlangganan Play Music, merasa perbedaan itu justru dalam konotasi negatif, layanannya dianggap lebih buruk. Namun bagi mereka yang sebelumnya pengguna Youtube yang ingin sekedar mendengarkan music saja, tentu dianggap sebagai kabar baik.

Lalu apa saja perbedaan dari kedua layanan ini?

Tarif Berlangganan

Jika pengguna membayar untuk berlangganan Youtube Premium seharga USD12 atau sekitar Rp168 ribu, maka pengguna bisa menikmati ketiga layanan yakni Youtube, Youtube Music dan Play Music yang bebas iklan dan bisa berjalan di latar belakang.

Namun jika hanya berlangganan Play Music atau Youtube Music saja, tarif yang dikenakan hanya USD10 atau Rp140 ribuan. Ke depannya, pengguna hanya bisa mendapatkan tarif yang sama untuk Youtube Premium dan Youtube Music. 

Jika pengguna sebelumnya berlangganan Play Music, maka status langganan akan dipindahkan juga ke layanan Youtube Music. Namun apabila pengguna berlangganan Play Music untuk dibagi juga ke akun anak-anak, maka lebih baik menggunakan layanan streaming musik lainnya. Sebab, Youtube Music tidak tersedia untuk anak di bawah usia 13 tahun.

Akan tetapi Youtube Music menyediakan paket trial gratis dan pengguna bisa mengakses seluruh musik yang ada di Youtube, termasuk mengunggah lagu. Sementara Play Music memang tersedia dalam versi gratisan, namun lagu yang bisa didengarkan jumlahnya terbatas.

Tampilan Antarmuka

Mungkin hampir semua pengguna sepakat, bahwa tampilan antarmuka Youtube Music lebih baik dari Play Music. Hal ini bisa demikian, karena Play Music sendiri sudah terlalu lama tidak mengalami peningkatan tampilan, dan terkesan terlalu kuno. 

Navigasi yang ada di Youtube Music memudahkan pengguna untuk berpindah dari halaman lagu ke halaman library. Tingkat responsifitasnya juga cukup baik, jika dibandingkan dengan Play Music. Namun sayangnya Youtube Music harus dimuat ulang ketika pengguna melakukan scrolling atau pergeseran layar, dan tentunya hal ini cukup mengganggu

Namun secara umum, baik Play Music maupun Youtube Music menawarkan halaman beranda yang sama. Terdapat rekomendasi lagu yang mungkin cocok dengan pengguna, aktivitas terkini, genre musik dan juga mood. Youtube Music rupanya baru saja dipermak dengan tambahan chart tangga lagu, sehingga pengguna bisa mendapatkan informasi lagu mana yang sedang populer saat ini.

Algoritma Rekomendasi dan Playlist

Youtube Music dinilai jauh lebih agresif dalam merekomendasikan lagu kepada para pengguna, begitu mereka menyukai atau memutar lagu. Pengguna akan direkomendasikan genre serta artis yang sangat relevan. Sementara, Play Music lebih banyak merekomendasikan lagu yang sama atau mengulang lagu yang pernah diputar dan disukai pengguna. 

Karena merupakan layanan yang sedang dikembangkan, Youtube Music lebih terimprovisasi. Terdapat playlist yang terbuat secara otomatis setelah pengguna mengeksplor library yang biasanya terdiri dari playlist dengan lagu relevan yang baru saja dirilis. 

Leave a Reply

Send this to a friend