Qualcomm Kewalahan Permintaan Chipset

Qualcomm Kewalahan Penuhi Permintaan Pasar, Harga Smartphone Diprediksi Bakal Meroket

NESABAMEDIA.COMSaat ini memang belum terlihat adanya tanda-tanda menuju kelangkaan perangkat smartphone dalam waktu dekat. Namun tampaknya raksasa semikonduktor Qualcomm sedang berjuang keras untuk bisa memenuhi permintaan chip prosesor untuk smartphone dan perangkat lainnya saat ini.

Dilaporkan bahwa Qualcomm mengaku tidak mampu memasok Samsung dengan prosesor yang dibutuhkan untuk smartphone kelas menengah dan kelas bawah. Diperkirakan, hal ini akan merambah ke pabrikan smartphone lainnya. 

Sumber menyebutkan mungkin hal ini disebabkan adanya beberapa masalah di internal produksi Qualcomm, dan dampak yang jelas bisa dilihat pada apa yang akan terjadi dengan produk-produk Samsung. Selama ini Samsung menjadi salah satu produsen smartphone terbesar di dunia, dan mereka dikabarkan tidak bisa mendapatkan pasokan prosesor yang dibutuhkan untuk terus memproduksi smartphone, terutama perangkat non-flagship. 

Adapun alasannya utamanya adalah karena tingginya permintaan yang lebih besar dari perkiraan awal target produksi serta kekurangan beberapa sub-komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan chip. 

Dilaporkan juga saat ini sedang terjadi kelangkaan pada chip Snapdragon 888, yang baru dirilis beberapa waktu yang lalu. Namun tidak diketahui jika hal tersebut nantinya akan berdampak pada produksi perangkat flagship dan smartphone kelas atas. 

Salah seorang petinggi perusahaan yang tidak mau diungkap namanya mengatakan bahwa mungkin saja mereka akan memangkas target penjualan produk smartphone mereka untuk tahun ini, karena mereka tidak mampu mendapatkan komponen yang dibutuhkan dari Qualcomm. Brand mana saja yang bakal terdampak juga tidak disebutkan secara rinci. 

Dalam rapat pertemuan investor pekan lalu, bos Qualcomm Cristiano Amon mengatakan bahwa permintaan saat ini pada dasarnya masih lebih tinggi dari kemampuan memasok perusahaan, namun mereka percaya masih mampu mencapai target penjualan pada kuartal kedua tahun ini. 

Pabrikan asal Cina, Xiaomi yang mendapatkan sebagian besar chip dari Qualcomm dan juga MediaTek asal Taiwan, sebelumnya mengeluhkan bahwa telah terjadi kelangkaan ekstrim yang mereka alami dari para pemasoknya itu. 

Dapat terlihat juga efek riak yang akan merambat ke perusahaan semikonduktor lain, karena pemasok chip sekarang meminta deposit yang lebih besar untuk pesanan. Pada akhirnya, perusahaan kecil yang paling terdampak karena mereka harus membayar dengan harga yang lebih besar untuk memastikan mereka masih akan mendapatkan stok komponen. 

Apa yang terjadi pada Qualcomm dan industri smartphone ini, tidak hanya akan mempengaruhi pasokan namun juga harga perangkat smartphone ke depannya akan mengalami kenaikan. 

Leave a Reply

Send this to a friend