Samsung Exynos AP

Samsung Berencana Suplai Exynos AP ke Xiaomi dan Oppo

NESABAMEDIA.COMSamsung berencana menjadi pemasok Application Processor (AP) Exynos untuk smartphone buatan Cina seperti Xiaomi, Vivo dan Oppo di tahun 2021 mendatang. Langkah ini diharapkan pihak Samsung bisa menjadi senjata pamungkas untuk melawan dominasi Apple. 

Pihak Samsung menjelaskan, adapun pasar yang akan disasar sebagai tujuan pasokan AP mereka adalah smartphone dengan harga menengah ke bawah. Mereka menargetkan proses pemasaran tersebut bisa dilakukan pada awal tahun 2021. 

Sementara untuk pasokan smartphone kelas premium, akan menjadi target selanjutnya. Sebagai informasi, saat ini AP untuk smartphone kelas premium, khususnya yang ada di Amerika Serikat, masih dipasok oleh Qualcomm. 

AP Exynos selama ini banyak digunakan untuk perangkat smartphone Galaxy buatan Samsung hingga pertengahan tahun 2010. Divisi Nirkabel Samsung yang diketahui juga menggunakan AP milik Qualcomm, nantinya juga akan memanfaatkan Exynos sebagai bagian dari negosiasi bisnis dengan Qualcomm. 

Sementara itu Divisi Sistem Bisnis LSI Samsung mulai mengurangi pasokan Exynos AP ke Divisi Nirkabel, karena nilai keuntungan yang dianggap terlalu rendah serta ingin mendapatkan pelanggan baru terutama dari pasar Cina. Salah satu contohnya adalah apa yang terjadi pada Exynos 980 dan 880 untuk perangkat smartphone Vivo di tahun 2020 ini.

Awal tahun ini, Samsung memutuskan tidak lagi menggunakan AP Premium Exynos 990 untuk Galaxy S20 yang dirilis di pasar Korea Selatan. Namun AP yang dijadwalkan dalam perilisan berikutnya terkenal akan tingginya kecanggihan teknologi yang dimiliki, yang berada di atas rata-rata standar teknologi di industri semikonduktor. 

Lebih lanjut, AP 1080 yang diproduksi menggunakan proses fabrikasi mikro 5nm, akan disematkan untuk smartphone Vivo X60 dan Samsung Galaxy Seri A. Exynos 1080 diketahui menggunakan CPU Cortex A78 dari ARM yang berasal dari Inggris, di mana mampu memiliki performa 20 persen lebih baik dari pendahulunya. Termasuk adanya GPU Mali G78 yang juga diklaim memiliki performa 25 persen lebih baik. AP 1080 ini pun disebut-sebut jauh lebih unggul dari AP Snapdragon 865 milik Qualcomm.

Di sisi lain, Samsung juga diuntungkan dengan adanya sanksi yang dikenakan kepada Huawei. Di saat Huawei menggunakan AP produksi mereka sendiri, Xiaomi serta Oppo menggunakan AP dari Qualcomm dan MediaTek.

Untuk mengembangkan produksi smartphone mereka, Xiaomi dan Oppo membutuhkan adanya AP lain sebagai cadangan. Dikarenakan Huawei yang selama ini menjadi pemasok cadangan bermasalah, maka AP Exynos pun semakin menarik di mata pabrikan asal Cina tersebut.

Diprediksi, market share AP milik Samsung itu akan menempati posisi ketiga di dunia, jika memang Xiaomi dan Oppo jadi menggunakan Exynos. Sebagai informasi tambahan, pada kuartal kedua tahun 2020 ini, Samsung berada di peringkat keempat (13 persen), kemudian di atasnya ada MediaTek (26 persen), kemudian Apple di peringkat kedua yang selisih sangat tipis dengan Qualcomm di peringkat pertama (29 persen).

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend