Teknologi Kamera Bawah Layar Samsung

Samsung Daftarkan Paten Baru Teknologi Kamera Bawah Layar

NESABAMEDIA.COMPaten terbaru yang diajukan Samsung ke USPTO (United States Patent and Trademark Office), sebuah lembaga pengajuan dan pemberian hak paten di Amerika Serikat, mengungkap rencana yang dilakukan perusahaan asal Korea Selatan itu terkait teknologi kamera bawah layar. 

Seperti yang sudah diperkirakan, metode ini sama seperti yang dilakukan oleh Oppo dan ZTE sebelumnya. Kalimat “tampilan layar” yang disebutkan dalam dokumen yang diajukan Samsung itu, memiliki dua komponen terpisah, namun tetap terhubung dengan panel layar. 

Salah satu komponen dari layar itu menggunakan panel standar, sementara komponen yang lebih kecil akan ditempatkan dekat dengan batas atas atau lebih dekat ke sebelah pojok kiri atau kanan atas. 

Paten Samsung Kamera Bawah Layar

Paten Samsung Kamera Bawah Layar

Panel yang lebih kecil memiliki transmisi cahaya yang jauh lebih tinggi, dan tidak hanya sebagai wadah kamera tetapi juga sebagai wadah pemancar infra merah serta flash yang ada dibawahnya. Selain itu, resolusi panel juga cukup rendah untuk bisa membantu meningkatkan transmisi cahaya itu. 

Metode ini hampir mirip seperti yang dilakukan ZTE pada layar Axon 20 5G. “Potongan” kecil di bagian atas memiliki resolusi yang lebih rendah, memungkinkan lebih banyak untuk melewatinya. 

Meski demikian, banyak yang berharap agar Samsung bisa memoles teknologi barunya itu secara signifikan sebelum diluncurkan ke publik, terutama jika perusahaan berencana untuk menerapkan teknologi itu pada perangkat flagship mereka.

Ada rumor jika Galaxy Z Fold 3 yang akan datang akan menjadi smartphone pertama Samsung yang dilengkapi dengan teknologi ini. Namun rumor ini masih sangat minim detail, dan belum ada bukti yang mendukung.

Selama beberapa tahun terakhir ini, pabrikan smartphone terus mencoba usaha terbaik mereka untuk mengurangi bezel pada layar. Sebagai hasilnya, kita bisa melihat banyak sekali smartphone yang menggunakan punch holes atau notch. Bagaimana pun itu, tujuan utamanya adalah untuk bisa menghilangkan gangguan ini untuk bisa mendapatkan perangkat dengan layar penuh. 

Oleh karenanya, untuk bisa mencapai tujuan ini adalah dengan menempatkan kamera di bawah layar smartphone. Hal ini juga yang coba dikejar oleh Samsung dengan mendaftarkan paten teknologi baru mereka itu, meski hal itu nampaknya sudah didahului oleh pesaing mereka. 

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend