• Our Partners:

Sejarah Search Engine

Kenali Sejarah Search Engine Beserta Perkembangannya, Yuk Disimak!

Apa itu search engine? Mayoritas orang mungkin tidak langsung memahami hal ini tapi ketika mendengar kata Google maka akan berbeda lagi ceritanya. Padahal Google itu sendiri merupakan bagian dari search engine.

Search engine atau mesin pencari adalah suatu program komputer yang ada pada browser dan dirancang untuk melakukan pencarian terhadap halaman atau berkas – berkas yang ada dalam website seluruh dunia. Data yang ditampilkan dalam search engine biasanya dalam bentuk daftar atau list dan bisa diklik untuk menuju ke halaman web yang diinginkan.

Sebenarnya selain Google, masih banyak lagi search engine seperti Yahoo dan Bing yang cukup populer di Amerika namun tidak terlalu populer di Indonesia, ada juga MSN, Altavista dan masih banyak lagi. Ketika anda membuka browser selain Google Chrome pasti bisa menjumpai berbagai macam search engine dengan menuliskan URL nya. Dalam artikel kali ini penulis akan mengulas sejarah dari search engine, langsung saja dapat disimak dibawah ini :

Sejarah Search Engine

sejarah search engine

Keberadaan search engine sangatlah penting di dalam perkembangan internet dan hingga saat ini search engine menjadi bagian terpenting dalam dunia internet. Hal ini dikarenakan banyaknya halaman web yang tidak mungkin URL nya harus diingat satu persatu.

Archie Search Engine

UI archie search engine

Kemunculannya search engine pertama kali dimulai sejak tahun 1990 an. Cukup cepat karena internet pun lahir tidak jauh sebelumnya yakni pada akhir 1980 an namun mungkin untuk versi awal dari search engine masih menggunakan algoritma sederhana, namanya adalah Archie atau orang – orang juga biasa menyebutnya Arcive. Tampilan user interface nya seperti dibawah ini.

Archie ini lebih berbentuk seperti situs FTP yang menyediakan daftar situs dan dapat diunduh oleh para peselancar di internet. Namun karena kapasitas nya masih terbatas Archie hanya menampilkan nama situs nya saja tanpa bisa mengindeks kontennya. Berbeda dengan standar search engine saat ini yang memiliki sistem bernama Robots dan dapat mengindeks isi dari sebuah situs.

Aliweb

Pada oktober tahun 1993 seorang Martjin Kojer menciptakan Aliweb yang merupakan search engine generasi berikutnya. Search engine ini memberikan kesempatan bagi para pengguna nya untuk halaman situs nya agar terindek diseluruh dunia. Selain dapat terindeks dalam Aliweb ini juga dapat dimunculkan deskripsi halaman pada meta info yang dibuat. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pembaca dalam mencari halaman web yang diinginkan.

Altavista

search engine altavista

Satu tahun berselang dari kemunculan Aliweb ada Altavista yang juga merupakan search engine dengan menawarkan fitur lebih. Kehadiran Altavista langsung memberikan dampak besar karena posisinya saat itu sebagai salah satu raksasa di internet. Salah satu keunggulan yang ditawarkan Altavista adalah unlimited bandwith sehingga para peselancar dunia maya dapat mencari informasi dengan lebih nyaman.

Selain itu algoritma dalam pencarian nya juga lebih maju. Namun disayangkan saat ini keberadaan Altavista sudah mulai ditinggalkan karena perkembangan nya dianggap kurang pas dengan kebutuhan masyarakat, dan pada akhirnya pada 2003 Overture mengambil alih kepemilikan Altavista.

Yahoo Search Engine

Masih ditahun yang sama yakni 2003 tidak lama berselang setelah Overture mengambil alih kepemilikan Altavista kali ini raksasa internet Yahoo yang mengambil alih Overture. Hal ini yang akhirnya menjadi akhir dari perjalanan Altavista.

Sebenarnya Yahoo sudah ada sejak tahun 1994 dan diciptakan oleh David Filo bersama dengan Jerry Yang. Keberadaan nya pun perlahan juga mampu mendominasi dunia maya.

Para pemilik situs yang terdaftar di Yahoo juga dapat menambah informasi secara gratis, namun untuk fitur lengkap akan dikenai biaya. Namun sayangnya Yahoo kurang aktif dalam pengembangan search engine sehingga kurang mendapatkan kepuasan dalam konsumen atau peselancar dunia maya.

Lycos

search engine lycos

Kurang aktif nya Yahoo dalam mengembangkan sistem kemudian dimanfaatkan oleh Lycos untuk mengambil alih posisi sebagai search engine terfavorit di era awal. Pertama kali muncul pada 1994 dengan menyajikan katalog yang berisi 54 ribu dokumen atau halaman web.

Angka itu mungkin pada saat ini mungkin tergolong kecil namun pada saat itu sudah termasuk besar. Pencapaian terbaik nya adalah ketika 1996 Lycos mengindeks lebih dari 60 juta dokumen. Angka itu merupakan yang paling besar pada masa itu jika dibandingkan dengan semua search engine.

Google

Masih ditahun 1996 muncullah Google yang mampu menghentikan kegemilangan Lycos karena sistem yang dikembangkan relatif berbeda dengan para pendahulunya. Pendirinya adalah Larry Page dan Sergey Brin dan awalnya menggunakan Backlink sebagai alat pemeringkatan Google ini. Secara resmi diluncurkan pada tahun 1998 ketika semua sistem dinilai layak tampil.

Kemampuan Google dalam membuat search engine yang canggih juga mulai menarik perhatian pihak lain untuk memulai bekerja sama. Pada tahun 1999 AOL secara resmi menjadi mitra pertama Google.

Hingga pada milenial kedua pun Google masih mendominasi dan justru semakin menggurita hingga saat ini tetap menjadi search engine terbaik dan paling banyak digunakan. Hal ini dibuktikan dari keputusan besar Yahoo untuk menjadikan Google sebagai mitra dalam mesin pencari. Yahoo yang sempat begitu kuat harus mengakui keunggulan Google dalam mengembangkan algoritma mesin pencari.

MSN, Bing dan Search Engine karya anak bangsa

Pada penghujung dekade sempat muncul search engine bernama MSN. Dengan mengandalkan sistem yang dikembangkan Overture, Looksmart, dan Inktomi search engine ini mencoba menyaingi Google namun ternyata belum bisa.

Tahun 2009 perusahaan Microsoft merilis Bing yang cukup populer di wilayah Amerika karena terdapat beberapa fitur yang disukai. Namun diluar Amerika search engine kurang begitu diminati. Dan terakhir ada search engine karya anak bangsa yang bernama Geev. Dibuat pada tahun 2016 search engine yang dirancang oleh Azka A Silmi ini awalnya ditujukan untuk menghimpun dana untuk kegiatan social.

Leave a Reply

Send this to a friend