Snapdragon SC8280XP Qualcomm Windows 10

Snapdragon SC8280XP, Senjata Baru Qualcomm Untuk Perangkat Windows 10 di ARM

NESABAMEDIA.COMChipset Snapdragon 8cx Gen2 untuk Windows 10 di ARM telah menjalani debutnya pada tahun 2020 lalu, dan Qualcomm kini bersiap untuk kembali mengerjakan prosesor untuk perangkat yang sama yang diketahui memiliki kode nama SC8280XP. Prosesor baru itu telah muncul di sampel pengembang dan sedang dalam tahap pengembangan awal. Dokumen internal yang didapatkan menyebut bahwa prosesor itu nantinya akan menjadi pesaing utama dari Apple M1. 

Prosesor yang masih belum diketahui kapan akan dirilisnya itu, juga disebutkan sudah menjalani uji coba di perangkat dengan ukuran layar 14 inci, RAM 32GB dan Windows 10 versi 64-bit. 

Generasi perangkat Windows 10 di ARM yang ada saat ini adalah perangkat laptop dengan daya baterai yang lebih lama dan kemampuan yang selalu terhubung, yang artinya perangkat ini akan terus terhubung ke jaringan internet. 

Sejauh ini, Qualcomm hanya berfokus pada masalah penggunaan baterai dan jaringan internet, namun mengabaikan masalah performa. Hal itu pun menjadi masalah besar tersendiri, khususnya ketika perangkat digunakan untuk melakukan emulasi aplikasi. Menurut beberapa situs benchmarking, prosesor buatan Qualcomm yang berbasis Snapdragon diketahui lebih lambat daripada prosesor M1 milik Apple. Begitu juga masih kalah dengan prosesor buatan AMD dan Intel. 

Dengan hadirnya prosesor SC8280XP, Qualcomm mencoba untuk mengalihkan fokus pada masalah performa. 

Tidak seperti Snapdragon 8cx, prosesor Qualcomm SC8280XP ini tidak akan hadir dengan inti penghemat daya. Tampaknya akan menghadirkan 8 inti dengan empat inti Gold Plus, yang memiliki kecepatan clocking minimal sebesar 2.7GHz, sementara empat inti Gold Plus-nya memiliki kecepatan clocking mencapai 2.43GHz. 

Pada prosesor SC8280XP ini, Qualcomm benar-benar telah menghilangkan inti penghemat energi secara keseluruhan, dan delapan inti prosesornya akan secara penuh difokuskan pada aspek performa agar bisa berkompetisi dengan prosesor setingkat Apple M1. 

Prosesor tersebut juga disebutkan akan berbasis pada NPU (Neural Processing Unit) yang telah terintegrasi. Sumber tersebut juga mengatakan bahwa NPU itu akan jauh lebih cepat jika dibandingkan solusi yang ada saat ini dalam menjalankan program AI. Nantinya, akan menghasilkan peningkatan pada deteksi AI pada kamera, penerjemahan offline yang terakselerasi dan lain sebagainya. 

Hal ini menjadi kabar yang menggembirakan untuk perangkat Windows 10 di ARM. Pasalnya performa yang lambat menjadi keluhan yang utama dan paling sering disuarakan oleh para penggunanya. Khususnya setelah Apple M1 telah mengalahkan Surface Pro X yang ditenagai Snapdragon secara telak, dalam benchmarking sebelumnya. 

Leave a Reply

Send this to a friend