Bloatware Aplikasi di Windows 10

Pembaruan Windows 10 Selanjutnya Akan Kurangi Bloatware

NESABAMEDIA.COMSaat pengguna membeli perangkat baru, yang diharapkan adalah perangkat itu benar-benar bersih dengan aplikasi terpasang sedikit mungkin. Sayangnya, Windows 10 terbaru justru dipenuhi oleh banyak sekali software dan aplikasi yang sebagian besar tidak dibutuhkan oleh pengguna atau bloatware. Aplikasi tersebut telah terpasang pra-install oleh Microsoft dan pabrikan perangkat. 

Pihak Microsoft mengatakan bahwa aplikasi yang terpasang bawaan seperti 3D Viewer, Paint3D dan program 3D lainnya ditujukan untuk para kreator atau seniman. Sayangnya, program-program semacam itu justru menjadi bloatware (aplikasi terlalu banyak terpasang secara bawaan) bagi pengguna umum. 

Kabar baiknya adalah, Microsoft akhirnya berencana untuk mengurangi adanya bloatware pada perangkat Windows 10, dan perubahan itu sudah hadir untuk para pengguna yang tergabung di program Windows Insider untuk diuji coba. 

Dengan pembaruan Sun Valley, Microsoft akan menjadikan fitur-fitur dan aplikasi yang tidak populer sebagai pilihan opsional, untuk bisa memberikan pengalaman penggunaan perangkat Windows 10 yang benar-benar bersih saat pertama kali melakukan pemasangan. 

Mulai dari Windows 10 versi 21H2, aplikasi 3D Viewer dan Paint3D tidak akan lagi terpasang secara pra-install. Namun bagi para pengguna kreator atau seniman, bisa kembali mengunduh dan memasangnya lewat Windows Store. Termasuk juga folder objek 3D yang juga akan dihilangkan. Selama ini, folder tersebut juga tidak begitu populer dan terkesan menjadi folder yang tidak diinginkan oleh kebanyakan pengguna. 

Selain itu, Microsoft juga akan menghilangkan Math Input Panel, yang juga fitur tidak populer yang memungkinkan pengguna tingkat lanjut untuk menggunakan masukan lewat perangkat untuk menuliskan rumus matematika dan memasukkan ke beberapa dokumen yang berbeda. 

Perlu diperhatikan bahwa Microsoft telah membuat perubahan ini pada pembaruan build pratinjau. Kini, jika pengguna ingin memasang pembaruan pratinjau itu lebih dahulu, mungkin lewat file ISO yang juga telah disediakan sebelumnya, pengguna nantinya tidak akan melihat lagi keberadaan dari aplikasi, fitur dan folder di atas.

Diharapkan, perubahan ini akan benar-benar diterapkan Microsoft pada versi Windows 10 21H2 Sun Valley yang diperkirakan akan dirilis pada bulan Oktober atau November tahun ini. 

Leave a Reply

Send this to a friend