Teknologi Baterai Baru Xiaomi, Tingkatkan Kapasitas Hingga 10 Persen

Teknologi Baterai Baru Xiaomi, Tingkatkan Kapasitas Hingga 10 Persen

NESABAMEDIA.COMXiaomi beberapa hari yang lalu mengunggah postingan di akun Weibo resminya, untuk mengumumkan sebuah terobosan baru dalam teknologi baterai mereka. Tidak seperti kebanyakan berita hiperbola yang biasa kita dengar mengenai sisi ilmiah baterai, sepertinya apa yang diumumkan Xiaomi itu cukup terdengar realistis. Perusahaan bahkan juga menyebut bahwa produksinya akan bisa dimulai segera di tahun depan. 

Dari postingan tersebut, dijelaskan oleh Xiaomi bahwa teknologi baterai yang baru itu menjanjikan peningkatan kapasitas sampai 10% untuk ukuran yang sama, berkat adanya peningkatan silikon elektroda dan peningkatan teknologi pengemasan. Hal tersebut membuat ukuran isi baterai bisa diperkecil, dan sirkuit kontrolnya bisa ditekuk, ketimbang harus ditonjolkan keluar. Singkatnya, ini bisa diisi lebih banyak daya, namun dalam kemasan yang lebih kecil. 

Teknologi Baterai Baru Xiaomi

Teknologi Baterai Baru Xiaomi

Perhatikan gambar di atas, ada perbedaan yang cukup mencolok bukan? Itu adalah bagian pengontrol di bagian atas yang bisa disusutkan, sehingga bisa memangkas ruang. 

Itu artinya, sebuah smartphone dengan baterai katakanlah kapasitasnya sebesar 4,000mAh, akan bisa ditingkatkan lagi hingga 4,400mAh dengan ukuran yang sama ke depannya. Di atasnya, akan ada semacam ‘chip pengukur kapasitas’, yang memberikan peningkatan keamanan dan masa pakai baterai, dengan fungsionalitas built-in untuk mendukung pengisian pintar malam hari. 

Banyak smartphone terbaru yang mampu menjaga baterai agar tidak mencapai 100% sampai sebelum anda melepas chargernya di pagi hari, yang tujuannya untuk mengurangi keausan yang tidak perlu pada baterai ketika diisi ulang semalaman. Menariknya, Xiaomi membawa teknologi ini langsung ke pengontrol baterai itu sendiri. Ini juga memiliki fitur keamanan lainnya, seperti pengelola suhu internal dan analitik yang terhubung. 

Teknologi baterai lain seperti Graphene juga mulai muncul di produk yang ada di pasaran sekarang ini, meski tidak semuanya bagus. Teknologi pengisian daya juga semakin berkembang.

Beberapa bulan lalu, Xiaomi bahkan meluncurkan teknologi pengisian cepat 120W yang baru, di mana itu sangat cepat, tetapi tidak semua smartphone Xiaomi mendukungnya. Sekarang juga sudah ada standar pengiriman daya USB yang baru, yang dapat mengirimkan hingga 240W daya melalui kabel USB-C.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend