• Our Partners:

Fitur Baru Twitter Paid Membership

Twitter Godok Fitur Paid Membership, Bakal Hadirkan Layanan Berbayar

NESABAMEDIA.COMTwitter rupanya secara diam-diam tengah mengembangkan sebuah layanan baru semacam Paid Membership untuk pengguna mereka. Layanan baru itu adalah layanan berbayar, sehingga ke depan bakal ada member biasa dan juga member premium. Namun belum diketahui secara mendetail, bagaimana sistem berbayar itu bakal diimplementasikan.

Informasi tersebut didapatkan dari sebuah postingan lowongan kerja yang dipublish oleh Twitter. Detail yang ada di lowongan kerja itu menyebutkan adanya tim internal Twitter yang baru, yang memiliki kode “Gryphon”. Lebih lanjut, tim tersebut tengah bekerja dalam pengembangan sebuah platform berbayar. 

Dari lowongan kerja itu diketahui juga bahwa Twitter sedang mencari teknisi baru untuk bergabung di tim Gryphon yang mampu bekerja sama dengan tim pembayaran di perusahaan tersebut.

Selama ini pendapatan Twitter mayoritas berasal dari periklanan dan juga lisensi data. Dengan adanya layanan Paid Membership ini nantinya, Twitter bakal menghadirkan konten-konten premium menarik yang bisa dijadikan ladang pendapatan baru secara bulanan. 

Dikembangkannya layanan berbayar ini tidak hanya untuk mendongkrak pendapatan secara umum, namun juga disebut-sebut sebagai jawaban perusahaan dari tekanan para investor yang menginginkan Twitter melakukan lompatan bisnis yang signifikan.

Beberapa tahun yang lalu, Twitter mengadakan sebuah survey yang kemungkinan besar memiliki keterkaitan dengan layanan berbayar ini. Survey itu meminta tanggapan dari para pengguna, apakah mereka mau mendapatkan konten premium seperti analisa berita, breaking news, atau informasi mengenai perilaku para followers mereka dalam bentuk laporan insight.

Twitter juga menyatakan rencananya untuk membangun sebuah platform live streaming layaknya Twitch dengan sistem Paid Membership ala Patreon. Di mana nantinya pengguna bisa berlangganan untuk akun-akun individu yang ingin mereka ikuti.

Setelah menjadi buah bibir dan pemberitaan, lowongan kerja itu pun dicabut dan direvisi oleh pihak Twitter. Perubahan yang dilakukan yakni dengan menghapus kalimat yang menyebutkan sistem berlangganan yang sedang dikembangkan oleh tim Gryphon tersebut. 

Kini lowongan itu menyebutkan bahwa pihaknya tengah mencari teknisi Android dengan job desc mampu bekerja bersama tim backend untuk membuat komponen yang bisa memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna.

Sementara itu di pihak lain Mark Zuckerberg juga memberikan tanggapannya, jika Facebook tidak akan mengikuti langkah Twitter untuk menerapkan layanan berbayar. Sebab sudah menjadi komitmen Facebook jika layanannya harus bisa menjangkau seluruh lapisan pengguna secara cuma-cuma.

Tags:

Leave a Reply

Send this to a friend