New Microsoft Edge

Update Windows 10 Terbaru, Paksa Pengguna Instal Microsoft Edge

NESABAMEDIA.COMUpdate terbaru dari Windows 10 akan memaksa para pengguna untuk menginstal browser Microsoft Edge di perangkat mereka, meski para pengguna tidak menginginkannya. Microsoft baru saja merilis dua pembaruan di Windows 10, yang disebut-sebut wajib untuk diinstall oleh pengguna. 

Pembaruan ini teridentifikasi pada Windows Update “2020-08 Microsoft Edge Update for Windows 10 versi 2004 (KB4576754). Pembaruan ini akan berdampak pada Windows 10 versi 1809,1903,1909, dan 2004. Pembaruan yang kedua dengan kode KB4576753 merupakan versi eksklusif untuk Windows 10 versi 1803 yang juga akan memaksa penginstalan browser Microsoft Edge.

Langkah Microsoft dalam pembaruan terbaru ini, tampaknya merupakan bagian dari strategi mereka guna mengganti Microsoft Edge Legacy dengan browser Microsoft Edge terbaru. Lebih lanjut Microsoft mengatakan, proses instalasi browser Edge tersebut akan otomatis mulai berjalan, ketika pengguna pertama kali membuka aplikasi Edge. 

Namun instalasi ini tidak serta merta menghapus data-data pada browser sebelumnya. Pin di Start Menu hingga shortcuts, pin taskbar, akan tetap ada seperti sebelumnya, termasuk juga shortcut di desktop.

Pengguna yang tidak berkenan untuk menginstall Microsoft Edge, bisa menghapusnya namun dengan menggunakan aplikasi CMD dengan command line yang sedikit rumit. Jadi jika pengguna sama sekali belum membuka Edge, dan tidak ingin browser itu terinstall, pengguna bisa mengabaikannya. 

Microsoft begitu ingin mengejar kompetisi di kategori browser bersanding dengan Chrome, Firefox dan juga Safari. Ambisi Microsoft ini nampaknya mulai menampakkan hasil. Jika melihat dari laporan Netmarketshare, Edge saat ini berada di posisi ketiga browser yang paling banyak digunakan, berada di bawah Firefox dan Chrome. Total, Edge digunakan oleh 7,23 persen pengguna internet dunia.

Apa yang dilakukan Microsoft ini juga cukup fair, mengingat browser andalan mereka sebelumnya yakni Internet Explorer yang sudah dianggap terlalu kuno oleh para pengguna dengan segala bugs dan permasalahan teknis yang seakan tidak ada solusinya. 

Dalam Edge ini, ada sejumlah fitur yang coba ditawarkan kepada para pengguna. Seperti Edge 85 yang mensimulasikan Internet Explorer sehingga pengguna bisa mengakses website lama yang tidak lagi bisa diakses menggunakan browser modern.

Edge nantinya juga akan dilengkapi dengan fitur “Pembanding Harga”, yang memudahkan pengguna saat mencari barang belanjaan mereka dengan harga yang berbeda-beda.

Leave a Reply

Send this to a friend