Xiaomi Target Jadi OEM Nomor 1 Dalam Tiga Tahun ke Depan

Xiaomi Target Jadi OEM Nomor 1 Dalam Tiga Tahun ke Depan

Xiaomi sepertinya memiliki nafsu makan yang sangat besar. Perusahaan telah mengalami pertumbuhan cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dan pertumbuhannya bahkan lebih tinggi sejak Huawei dilarang oleh pemerintah Amerika.

Lu Weibing, Senior VP Xiaomi Group Cina dan GM Redmi, membagikan beberapa info menarik. Xiaomi sebenarnya berambisi untuk menjadi OEM smartphone nomor 1 dunia dalam 3 tahun mendatang.

Ambisi Lampaui Samsung

Xiaomi pun mengungkapkan rencana mereka untuk melampaui Samsung dan Apple. Pada dasarnya hal itu cukup realistis, karena Xiaomi telah berhasil menjual lebih banyak dari kedua perusahaan tersebut dalam satu kuartal. Itu terjadi di kuartal kedua tahun ini.

Lu Weibing mengatakan bahwa Xiaomi akan membidik pasar smartphone offline Cina terlebih dahulu. Mengapa? Sebab, 70 persen smartphone masih dijual di toko-toko offline di Cina. Xiaomi ingin memiliki 30 ribu toko ritel di China dalam tiga tahun ke depan, dan saat ini masih kurang 20 ribu toko lagi. Sampai sekarang mereka sudah membuka sebanyak 10 ribu toko.

OPPO dan Vivo masih memiliki keunggulan dalam hal toko ritel di Cina. Itu adalah sesuatu yang Xiaomi ingin ubah ke depan. Tampaknya rencana yang sama akan diterapkan di luar Cina.

Xiaomi ingin membuka toko ritel sebanyak mungkin. Itu adalah cara yang bagus untuk mempresentasikan produknya kepada konsumen, dan membuat konsumen mengenal mereka. Di satu sisi, ini adalah bentuk pemasaran terbaik.

Penjualan Lebih Besar dari Apple dan Samsung

Xiaomi mampu melakukan yang terbaik dalam hal penjualan smartphone. Mereka berhasil mengalahkan Samsung dan Apple di kuartal kedua, meski berada di peringkat ketiga di kuartal ketiga, tetapi tidak jauh dari Apple dalam hal pengiriman.

Apple menjual 48 juta unit smartphone di kuartal ketiga, sementara Xiaomi mengikuti dengan 44,4 juta pengiriman smartphone. Informasi ini berasal dari Counterpoint Research.

Sekarang, Xiaomi mungkin dapat mengalahkan Apple dalam waktu dekat, tetapi Samsung akan menjadi tantangan yang lebih besar. Samsung tercatat telah mengirimkan 69 juta smartphone pada kuartal ketiga, yang masih merupakan keuntungan besar atas Xiaomi.

Perlu dicatat bahwa Samsung memang menjual smartphone-nya di Amerika, sementara Xiaomi tidak. Itu adalah area yang mungkin ingin dikembangkan oleh Xiaomi, meskipun pengalaman Huawei mungkin membuat mereka bertanya-tanya apakah itu ide yang bagus.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend