3 Penyebab dan Cara Mengatasi Bootloop di Android yang Harus Diketahui

Apakah kamu pernah mengalami handphone kamu melakukan restart dan hanya memunculkan logo Android atau merk dari handphone kamu ? Jika iya, maka hal itu sering juga disebut dengan nama bootloop.

Apabila handphone kamu mengalami hal tersebut, kamu tidak perlu cemas atau khawatir. Kamu dapat mengatasinya dengan cara-cara dibawah ini.

Tetapi sebelum itu saya ingin memberitahukan kamu apa itu bootlopp dan apa saja penyebab-penyebabnya. Bootloop merupakan suatu keadaan dimana

handphone kamu tidak mampu melakukan start up sehingga handphone tidak bisa masuk pada system. Selain gagal melakukan booting, handphone juga berulang-ulang untuk dapat masuk pada system tetapi selalu gagal.

Penyebab Bootloop

Berikut penyebab-penyebab dari Bootloop di Android :

1. Kesalahan Pada Saat Melakukan Flashing Custom ROM

Cara Mengatasi Bootloop di Android

Image : Plimbi

Salah satu factor penyebab handphone bootloop yaitu karena terjadi pada saat melakukan Flashing Custom ROM. Flashing Custom ROM ini adalah penginstalan pada ROM yang bertujuan untuk melakukan modifikasi dan mengganti isi data pada ROM.

Tujuan lainnya melakukan Flashing Custom ROM yaitu ROM akan mengoptimalkan dan mempercepat dari system kerja OS. Maka dari itu, jika melakukan Flashing Custom ROM mengalami kesalahan atau kegagalan dimana terjadi dalvik-cavhe atau data lama yang belum terhapus tetapi telah digunakan oleh system baru akan mengakibatkan kesalahan yang fatal.

Baca Juga: 10 Cara Menghemat Baterai Samsung Agar Awet

Dan karena kegagalan dan kesalahan tersebut akan membuat handphone kamu terjadi bootloop.maka dari itu, apabila kamu ingin melakukan Flashing Custom ROM, kamu harus melakukannya dengan sangat hati-hati.

2. OverClock

overclock

Image : androidPIT

Penggunaan dan system kerja dari handphone yang berbasis android sama dengan laptop maupun PC. Dan berkat kemajuan dari teknologi pabrikan-pabrikan yang mengembangkan Samsung, Apple, Sony dan handphone lainnya menciptakan handphone yang berbasis IOS dan Android dengan spesifikasi yang hampir sama rata dengan laptop maupun PC.

Hal itu bertujuan untuk memberikan pengguna kemudahan saat memerlukan dan menggunakannya. Dengan adanya handphone Android atau IOS tersebut kita tidak perlu repot-repot lagi membawa laptop maupun PC, karena dengan membawa handphone yang memiliki ukuran yang lebih kecil kita dapat melakukan pekerjaan kita dengan cepat.

Tetapi cepat atau lambatnya sebuah system operasi pada handphone Android dipengaruhi oleh prosesor yang dipakainya. Apabila prosesor tersebut memiliki kemampuan 1GHz maka kamu pasti ingin menaikkan prosesornya menjadi 2 GHz karena dengan begitu kecepatan pada handphone akan semakin baik. Untuk melakukannya maka kamu akan melakukan Overclock.

Tetapi kamu jangan pernah memaksakan untuk melakukan overlock. Apabila kamu memaksakan untuk melakukan overclock dari 1 GHz menjadi 2 GHz, maka kamu dapat melakukan seperempatnya saja seperti menjadi 1,2 GHZ.

Dan jika kamu memaksakan handphone untuk melakukan overclock, karena akan membuat handphone kamu menjadi bootloop.

3. Melepas Baterai Terlalu Sering

lepas baterai

Image : handroot

Hal yang satu ini juga sering kita abaikan, tetapi karena hal sekecil ini akan membuat handphone kamu menjadi bootloop. Melepas baterai terlalu sering akan berdampak pada system operasi pada handphone kamu.

Apalagi ditambah jika kamu melakukan pencopotan baterai saat handphone dalam keadaan menyala. Hal itu akan membuat handphone kamu menjadi bootloop.

Baca Juga: 5 Cara Download Aplikasi Berbayar Android Secara Gratis

Tidak hanya itu, hal tersebut juga akan membuat kerusakan pada hardware, menyebabkan kerusakan data, mengacaukan kalibrasi hingga akan membuat handphone kamu mati total. Maka dari itu, kamu jangan pernah untuk melepaskan baterai saat handphone menyala.

Cara Mengatasi Booloop

Cara Mengatasi Bootloop di Android

Image : mediababe.net

Nah, itulah penyeb-penyebab dari handphone mengalami bootloop. Disarankan sebaiknya kamu tidak melakukan ketiga hal diatas, ya. Berikut ini saya akan memberikan kamu beberapa tips untuk  mengatasi bootloop di Android.

1. Menghapus Data

hapus data

Image : TNW

Kamu dapat mengatasi bootloop pada handphone Android yaitu dengan cara menghapus data. Tetapi, sebelum kamu melakukan langkah-langkah dibawah ini, kamu harus melakukan back up data terlebih dahulu :

  • Pertama kamu harus masuk ke Recovery lalu pilih menu Back up & Restore.
  • Setelah itu kamu dapat memilih backup.
  • Kemudian kamu dapat membuka menu Mounts & Storage.
  • Pada menu tersebut kamu dapat memilih Wipe/Data.
  • Dan kemudian pilih Wipe cache.
  • Dan terakhir kamu dapat mengklik Reboot.

2. Melakukan Koreksi Permission

phone

Image : Pixabay

Nah, cara ini dapat kamu lakukan apabila bootloop terjadi karena kesalahan memberi permission. Langkah ini cukup ampuh untuk mengatasinya. Dan ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk melakukannya :

  • Pertama kamu masuk ke menu
  • Lalu kamu tinggal klik menu Advanced.
  • Pada menu tersebut, kamu dapat memilih pilihan Fix Permissions.
  • Terakhir kamu dapat klik Reboot.

3. Membersihkan dalvik-cache

dalvik-cache

Image : AndroidPIT

Cara ini dapat kamu lakukan apabila bootloop terjadi setelah kamu melakukan flashing custom ROM  baru atau ketika kamu telah melakukan restore back up. Cara ini dapat membersihkan dalvik-cache yang lama sehingga system akan menggantinya dengan yang baru.

Caranya yaitu  :

  • Kamu harus mematikan Android tersebut secara total dengan melepas baterai lalu diamkan selama kurang lebih 3 menit. Apabila baterai tidak dapat di lepas, maka kamu dapat menekan tombol power selama beberapa menit sampai handphone tersebut mati total.
  • Langkah selanjutnya yaitu kamu dapat nyalakan kembali handphone tersebut dan masuk ke menu recovery (CWM, TWRP dan lain sebagainya). Sesuaikan dengan perangkat yang kamu miliki.
  • Pada menu recovery tersebut, kamu dapat menggunakan tombol volume, home dan tombol power sebagai navigasinya.
  • Lalu setelah masuk ke menu recovery kamu dapat memilih menu Advanced.
  • Kemudian pilihlah Wipe dalvik-cache.
  • Setelah itu kamu dapat mengklik menu Mounts & Storage.
  • Selanjutnya kamu dapat memilih opsi Wipe/cache.
  • Dan terakhir klik Reboot.

4. Melakukan Flash ROM baru

Cara Mengatasi Bootloop di Android

Image : dailyhunt

Penyebab dari masalah bootloop bisa terjadi apabila custom ROM yang diinstall rusak atau tidak compatible dengan handphone kamu. maka dari itu untuk mengatasinya kamu harus mendownload dan menginstal custom ROM yang baru. Caranya cukup mudah :

  • Pertama kamu harus masuk ke menu Recovery .
  • Setelah itu kamu dapat memilih Install zip.
  • Selanjutnya kamu dapat mencari custom ROM yang baru.
  • Setelah dapat kamu dapat mendownload dan menginstallnya.
  • Terakhir kamu dapat mengklik Reboot.

Itulah penyebab dan cara mengatasi bootloop di Android. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu masalah bootloop pada handphone kamu, ya.

Leave a Reply

Send this to a friend