• Our Partners:

Alat Musik Sulawesi Selatan

Alat Musik Sulawesi Selatan : Sejarah, Asal Daerah dan Cara Memainkannya

Sulawesi Selatan merupakan suatu Provinsi yang Ibukotanya adalah Makassar. Dan Sulawesi Selatan ini dahulunya mempunyai sebuah nama yakni Ujung Pandang. Sulawesi Selatan juga mempunyai potensi kesenian lokal yang memiliki ciri khas yang sangatlah indah. Begitu pula dengan jenis alat music tradisional yang dimiliki.

Alat musik merupakan salah satu budaya yang harus kita warisi karena merupakan salah satu peninggalan leluhur kita. Di dalam Provinsi Sulawesi Selatan juga memiliki perpaduan etnis maupun suku seperti suku Pettae, Mandar, Bugis, Makassar, Duri, Konjo, dan juga suku Selayar.

Dan berikut ini merupakan artikel yang menjelaskan mengenai sejarah alat music Sulawesi Selatan, Asal daerah alat music Sulawesi Selatan, dan juga cara memainkan alat musik Sulawesi Selatan.

Sejarah Alat Musik Sulawesi Selatan

Sejarah Alat Musik Sulawesi Selatan

Salah satu alat musik yang berasal dari Sulawesi Selatan yaitu Pakacaping. Dan sebutan Pakacaping merupakan sebutan yang berasal dari daerah Bugis, sedangkan sebutan dari daerah Makassar yaitu Kecapi. Di lihat dari sejarahnya kacaping atau kecapi ini telah ditemukan atau diciptakan oleh pelaut. Oleh karena itulah bentuknya hampir menyerupai sebuah perahu yang mempunyai dua dawai, dawai tersebut dapat diambil dikarenakan penemuannya dari sebuah tali layar perahu.

Kecapi juga merupakan salah satu musik tradisional yang telah dikenal sejak dari berabad-abad yang lalu. Dan mulanya kecapi ini berasal dari negara China yang mempunyai nama lain yakni Ghuzeng. Dan kecapi umumnya hanya digunakan untuk mengiringi musik dengan alunan mendayu dan juga lembut.

Dahulunya kecapi ini sangatlah digemari oleh seluruh kalangan, baik kalangan muda maupun kalangan tua, karena kecapi bisa menjadi suatu pelipur lara disaat hati tengah gundah maupun bersuka ria. Dan seiring dengan perjalanan zaman, kecapi dimainkan untuk menjadi sebuah sarana hiburan yang ditampilkan berdasarkan atas permintaan dari masyarakat.

Misalnya yaitu seperti di acara penjemputan sejumlah tamu, hajatan, perkawinan, sampai hiburan pada acara hari ulang tahun.

Kecapi juga bisa dimainkan oleh sekelompok orang maupun perseorangan didalam suatu bentuk ansambel yang sejenis. Tidak hanya itu, kecapi juga bisa dimainkan secara bersamaan dengan sejumlah alat musik tradisional Indonesia yang lainnya, contohnya yaitu seperti suling, gendang, mandaliong, gong, biola, katto-katto dan lain sebagainya.

Tetapi adakalanya juga Pakacaping dimainkan dengan diikuti oleh penyanyi perempuan dan penyanyi pria, dan tidak jarang juga permainan kecapi ini digunakan menjadi suatu pengiring tarian.

Jenis dari syair lagu dari musik tradisional Pakacaping juga sudah terus berkembang dikarenakan terdapat respon dari pemain kecapi kepada fenomena lingkungan sosial uang juga sudah semakin lengkap perkembangannya.

Hal tersebut juga dikarenakan ide penciptaan dari syair lagu yang berdasar oleh jiwa spontanitas yang juga didasari dari pengalaman perseorangan para pemain kecapi. Maka dari itu, secara endemis, jenis dari syair lagu Kacaping terus berkembang terus-menerus. Contonya yaitu seperti diciptakan dengan nada-nada yang diatonis.

Asal Daerah Alat Musik Sulawesi Selatan

Asal Daerah Alat Musik Sulawesi Selatan

Tidak hanya memiliki alat musik pukul, di Indonesia juga mempunyai alat musik petik yang lainnya yakni Pakacaping. Dan awal mula alat musik ini ialah berasal dari Sulawesi Selatan. Meskipun mempunyai bentuk yang sangat sederhana, nada yang mampu dihasilkan oleh Kacaping dapat memberikan kepuasan yang tersendiri untuk para pendengarnya.

Didalam pertunjukan Pakacaping, umumnya alat musik ini dimainkan dengan seorang diri. Dan karena hal tersebut kecapi mempunyai nada yang terbilang cukup unik dan kemudian berbeda di setiap senar-senarnya. Suara yang dihasilkan tersebut pun sangatlah cocok untuk menjadi sarana dari relaksasi diri.

Pakacaping juga merupakan alat musik tradisional yang lebih dikenal didalam etnis bugis Makassar. Bentuk dari kecapi juga mirip seperti perahu dan alat musik ini memiliki 2 senar. Dan secara etimologis, Pakacaping sering disebut sebagai pemain kecapi yang asalnya dari 2 suku kata, yakni pa yang memiliki arti pemain dan istilah Kacaping yang memiliki arti instrumen kecapi.

Cara Memainkan Alat Musik Sulawesi Selatan

Cara Memainkan Alat Musik Sulawesi Selatan

Teknik didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sering diartikan sebagai suatu cara yang dapat membuat sesuatu maupun untuk melakukan sesuatu yang sering berakitan dengan seni. Teknik ini juga adalah sebuah cara yang memiliki keterkaitan didalamnya dengan suatu karya seni dan juga bisa disebut dengan sebuah cara yang dapat melakukan maupun menjalankan sebuah karya seni dengan baik dan benar.

Dan kata permainan didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan sebuah pertunjukan dan juga tontonan. Didalam pengertiannya, permainan didalamnya meliputi suatu penggunaan instrumen pengiring serta cara mempertunjukannya ke khalayak umum.

Dan dari berbagai penjelasan itu, bisa disebutkan bahwasanya teknik permainan merupakan sebuah cara yang dapat dilakukan maupun dapat menjalankan sebuah karya seni dengan baik dan benar didalam sebuah pertunjukan.

Teknik permainan didalam suatu alat musik tradisional yang ada di tiap daerah pastinya mempunyai teknik dan juga gayanya tersendiri untuk bisa memainkan instrumennya. Sama dengan hal yang ada ketika kita memainkan alat musik Kacaping milik masyarakat etnis Makassar, untuk bisa memainkan alatmusik tersebut terdapat beberapa teknik yang memungkinkan mempunyai kesamaan dan juga teknik didalam permainan gitar pada biasanya, contohnya yaitu teknik picking dan juga teknik slur.

1. Teknik Picking

Teknik picking didalam permainan alat musik gitar yaitu merupakan suatu teknik memetik senar dengan berbagai cara, yaitu cara naik (up) dan turun (down), serta naik turun (up and down).  Sedangkan didalam istilah teknik permainan didalam permainan musik Pakacaping yakni petik atas (ko’bi’ nai’), petik turun (ko’bi’ naung) serta petik naik turun (ko’bi’ nai’ naung).

2. Teknik Slur

Berdasarkan pendapat Wicaksono, Mudjilah, MackFauzia pada tahun 2010, teknik legato vibrato atau yang biasa lebih dikenal dengan teknik slur yaitu merupakan suatu teknik yang ada didalam permainan gitar. Terdapat 2 macam teknik pada teknik slur, yakni slur turun dan juga slur naik, dan 2 buah nada yang memiliki perbedaan itu dimainkan dengan teknik slr yang apabila ditandai dengan terdapatnya garis lengkung yang berposisi di atas maupun dibawah nada-nada tersebut.

Musik Pakacaping juga sudah disajikan dengan berbagai cara, dan setidaknya dapat menandakan bahwasanya eksistensi dari musik tersebut masihlah kuat didalam masyarakat. Bertahannya musik ini juga disebabkan karena musik tersebut masih digemari oleh sejumlah masyarakat yang juga ikut menjadi pendukung dan mereka dengan senantiasa untuk menghadirkan musik ini didalam beberapa acara seperti upacara maupun pesta.

Tidak hanya itu, sifat dari musik ini juga bisa memberikan suatu hiburan yang menarik untuk selera masuarakat pada masa kini. Hal tersebut juga dapat terlihat dari perkembangannya yang juga memiliki kelanjutan di berbagai aspek dan dapat menjadi suatu nilai tambah tersendiri dengan berkaitannya keberadaan musik Kacaping ini.

Demikianlah artikel yang membahas mengenai alat musik Sulawesi Selatan yang terkenal, yakni Kacaping. Alat musik tradisional Indonesia haruslah dijaga dan dilestarikan karena merupakan aset kebudayaan bangsa yang sangat berharga. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda dan bisa Anda jadikan suatu referensi untuk lebih mengenal alat musik Sulawesi Selatan, terutama Kacaping.

Leave a Reply

Send this to a friend