• Our Partners:

Microsoft Windows Linux

Ambisi Microsoft ‘Barter’ Edge ke Linux dan Linux GUI Apps ke Windows

NESABAMEDIA.COMSelama ini banyak perusahaan menggambarkan sistem operasi Linux dengan open sourcenya sebagai sebuah ‘kanker’. Adalah Microsoft yang mencoba menjadi jembatan dengan merangkul antara platform Linux dengan perusahaan dan pengembang, dengan melakukan berbagai banyak hal. 

Meskipun banyak program-program open source seperti Linux dicurigai sebagai program jahat, namun tidak bisa dipungkiri juga jika para pengembang justru menjadikan Linux sebagai senjata utama mereka untuk membuat aplikasi dan program yang bermanfaat.

Dalam gelaran konferensi pengembang Ignite beberapa waktu lalu, Microsoft mengumumkan beberapa rencananya yang mungkin akan memberikan kejutan.

Microsoft mengatakan jika pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan Linux. Diantaranya yakni membawa beberapa program besutan mereka ke platform open source, seperti Microsoft Teams dan Visual Studio Code. Selanjutnya, Microsoft akan menjadikan browser Edge agar bisa tersedia untuk platform Linux. Rencananya akan dimulai Oktober mendatang.

Meski bukan sebuah perubahan yang dramatis, mengingat Edge sendiri berasal dari program open source Chromium, namun yang menarik di sini adalah integrasi antara browser itu dengan Linux.

Adapun langkah ini diambil, agar para pengembang masih bisa menggunakan program-program berbasis Windows, namun dikerjakan melalui Linux. Meski, sebenarnya banyak pengembang sebelumnya sudah punya cara tersendiri agar program Windows bisa berjalan di perangkat Linux mereka. 

Mengejutkannya, Microsoft justru menjadikan apa yang sebelumnya merupakan tindakan ‘ilegal’ dan hacking ini, menjadi sebuah hal yang resmi dan tidak melanggar kebijakan yang mereka terapkan.

Microsoft pun menampilkan sebuah video yang menunjukkan bagaimana sebuah aplikasi berbasis Linux, bisa berjalan lancar dan normal di perangkat Windows seperti pada umumnya. 

Namun tentu saja, Microsoft tidak melakukannya secara cuma-cuma hanya karena melihat Linux digunakan banyak pengembang saja. Bisa dijalankannya browser Edge di perangkat berbasis Linux, tentu menjadi bagian dari ambisi Microsoft untuk melakukan ekspansi terhadap sejumlah aplikasi dan program buatan mereka ke platform lain. 

Pihaknya menargetkan dan mendorong para pengembang untuk tetap menggunakan perangkat Windows mereka, saat mengerjakan proyek menggunakan software dan aplikasi berbasis Linux yang biasa mereka gunakan. Sehingga para pengembang ini, menjadi semakin ketergantungan dengan platform Windows tersebut.

Leave a Reply

Send this to a friend