Menghapus Chromium Yang Membandel 3

Begini Cara Menghapus Chromium Yang Membandel Secara Permanen

Bagaimana cara menghapus chromium yang membandel? Mendengar kata Chromium, mungkin sekilas kita juga akan mengingat tentang Google Chrome.

Kita tahu bahwa Google Chrome merupakan aplikasi browser yang sangat digemari dan mungkin mengungguli aplikasi browser yang lainnya. Namun sebenarnya masih ada produk dari Google lainnya yang dinamakan Chromium. Mungkin aplikasi masih jarang terdengar namun bukan berarti tidak ada yang menggunakan.

Memang Chromium memiliki kelebihan karena sifatnya yang open source. Namun, di sisi lain malah memudahkan malware masuk dan terkandung di dalamnya. Jika ada Chromium yang di dalamnya terdapat malware, itu berarti Chromium tersebut bukanlah browser yang dirilis secara resmi.

Akan tetapi, browser yang berasal dari hasil modifikasi orang lain. Maka dari itu, ketika anda ingin menggunakan Chromium, tetaplah berhati-hati dan pastikan aplikasi yang anda gunakan benar-benar asli.

Cara Menghapus Chromium Secara Permanen

Jika ada ragu, sebaiknya anda menghapus Chromium dan lebih baik anda menggunakan Google Chrome saja. Lalu bagaimana jika ternyata Chromium tersebut tidak bisa hilang dari komputer atau laptop kita? Berikut ini cara menghapus Chromium secara permanen.

1. Buka Windows Explorer kemudian masuk ke folder C:\Users\NamaPengguna\AppData\Local. Setelah itu anda masuk ke folder Chromium.

Cara Menghapus Chromium Secara Permanen

2. Disana anda akan melihat dua folder yang bernama Application dan User Data.

Menghapus Chromium Yang Membandel 2

3. Anda perlu menghapus kedua folder tersebut secara permanen dengan menekan tombol Shift + Delete. Jika anda tidak bisa menghapus kedua folder tersebut, maka anda terlebih dahulu harus membuka Task Manager.

Cara Menghapus Chromium Secara Permanen

4. Buka Task Manager dengan menekan tombol Ctrl + Shift + Esc. Setelah itu stop proses Chromium yang berjalan dengan cara klik kanan > End task.

Menghapus Chromium Yang Membandel 4

5. Jika sudah, selanjutnya anda perlu membersihkan Recycle Bin. Cukup klik kanan ikon Recycle Bin lalu pilih Empty Recycle Bin.

Cara Menghapus Chromium yang Membandel

Perbedaan Google Chrome dan Chromium

Meskipun keduanya sama-sama berasal dari Google, akan tetapi antara kedua browser ini memiliki beberapa perbedaan. Untuk membantu anda dalam membedakan antara Chromium dan Google Chrome, silahkan simak penjelasann kami di bawah ini.

1. Update Otomatis

Jika anda ingin memperbarui Chrome, maka anda harus menggunakan Google Update Windows agar nanti Google Chrome bisa menjalankan versi terbarunya. Sementara itu, anda tidak bisa melakukan hal tersebut pada Chromium. Pada distribusi Linux, anda harus mengupdatenya secara manual karena update tersebut dibuat di dalam paket tertentu.

2. Statistik Penggunaan dan Laporan Kerusakan

Google Chrome sudah mempunyai fitur yang akan memberikan informasi tentang laporan kerusakan dan juga statistik penggunaan. Fitu tersebut di dalamnya berkaitan dengan sistem operasi, informasi perangkat, pengaturan, dan lain-lain. Sebuah fitur yang berguna untuk menghindarkan Google Chrome mengalami crash. Namun, fitur ini tidak anda temukan pada Chromium.

3. Dukungan Sandbox

Perbedaan yang ketiga yaitu pada dukungan sandbox antara Google Chrome dan Chromium. Sandbox adalah fitur keamanan untuk memisahkan program yang sedang berjalan. Biasanya, sandbox akan dimanfaatkan ketika ingin menguji program yang tidak terverifikasi yang di dalamnya kemungkinan terhadap virus. Meskipun keduanya sama-sama sudah mendapat dukungan sandbox, namun ternyata ada perbedaan diantara keduanya.

Untuk Google Chrome, fitur Sandbox akan secara otomatis aktif ketika anda menginstal aplikasi tersebut. Sementara di Chromium, anda bisa mengaktikan atau menonaktifkan fitur tersebut meskipun hanya berlaku pada beberapa distribusi Linux.

Penutup

Itulah cara menghapus Chromium yang membandel secara permanen. Seperti yang kita tahu, Chromium adalah aplikasi browser yang bersifat open source yang dikembangkan oleh The Chromium Project. Aplikasi ini juga bisa dijalankan pada beberapa platform seperti yang dimiliki oleh Google Chrome.

Bagi anda yang merupakan programmer, anda bisa mengotak-atik Chromium agar bisa menjadi sebuah browser versi anda sendiri. Hal ini tidak lepas dari sifatnya yang open source tadi. Namun jika untuk penggunaan browsing biasa, mending pakai Google Chrome saja.

Leave a Reply

Send this to a friend