Android 12 Snow Cone

Android 12 Dirumorkan Bernama Snow Cone dan Rilis Jelang Akhir Tahun

NESABAMEDIA.COMPekan ini mulai berkembang rumor soal jadwal perilisan dari Android 12. Rilisan pertama diperkirakan akan bernama Android 12 Developer Preview (Pratinjau Pengembang). Dan rilisan pertama Android 12 Developer Preview ini akan lebih dulu ditujukan untuk perangkat smartphone Google Pixel dengan jenis tertentu. Disebutkan pula bahwa nama untuk Android 12 itu nantinya adalah Snow Cone. 

Adapun nama dari Android 12 Snow Cone ini pertama kali diungkap oleh XDA Developer, namun meski demikian bukan berarti nama tersebut akan benar-benar menjadi nama resminya. Jadi anggap saja hal itu sebagai petunjuk dari sebuah misteri. 

Diungkap pula bahwa smartphone Google Pixel sebelumnya disebutkan akan dijadwalkan mendapatkan rilisan versi Developer Preview pada tanggal 17 Februari. Namun rupanya jadwal itu molor dan Google baru merilisnya dua hari berikutnya atau pada tanggal 19 Februari. 

Sementara itu untuk jadwal perilisan Android 12 diperkirakan juga akan mengalami keterlambatan perilisan dari rencana awal. Tentunya hal ini tidak lain karena dampak dari adanya wabah pandemi Covid-19. Perkiraanya, setidaknya Android 12 versi beta akan mulai diluncurkan pada bulan Mei atau Juni tahun 2021 ini. 

Jika semua sesuai dengan rencana, diperkirakan detail resmi dari Android 12 akan mulai diungkap pada bulan Juli atau Agustus. Sementara versi stabilnya akan dirilis menunggu perkembangan dari smartphone Google Pixel terbaru yang akan datang. Dengan demikian, ada kemungkinan jika Android 12 ini akan mulai dirilis secara resmi pada bulan Agustus atau September tahun 2021. 

Jika anda adalah pengguna dari smartphone Google Pixel 3, 3XL atau yang lebih baru, maka diperkirakan Google akan merilis Android 12 lebih dulu ke perangkat anda. Rilisan ini termasuk versi Developer Preview, versi Beta dan versi final untuk publik. 

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya juga, bahwa Google akan membawa perubahan cukup besar pada Android 12. Secara internal, Google menyebutnya dengan Material NEXT, yang memungkinkan sistem operasi itu memiliki desain bahasa pemrograman yang mendukung untuk perangkat non-Android. 

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend