Apa Itu Pointing Stick? Mengenal Pengertian Pointing Stick

Apa Itu Pointing Stick? Mengenal Pengertian Pointing Stick

Saat mengetik di laptop, tak jarang jari-jari tangan harus berpindah dari keyboard ke trackpad atau mouse. Waktu perpindahannya sangat sebentar, tak sampai satu detik.

Tapi, jika dilakukan secara berulang-ulang, lama-kelamaan akhirnya terasa merepotkan. Pointing stick dianggap bisa mengatasi masalah ini karena posisinya yang sangat strategis.

Mengenal Apa Itu Pointing Stick

Mengenal Apa Itu Pointing Stick

Pointing stick adalah perangkat input pengganti mouse atau trackpad yang letaknya ada di tengah-tengah keyboard. Bentuknya bulat dan sekilas mirip penghapus pensil. Ukurannya lebih kecil daripada ukuran tombol keyboard.

Warnanya ada yang merah mencolok sehingga mudah terlihat, tapi ada juga yang berwarna gelap. Pada susunan keyboard QWERTY, letak pointing stick ada di atas tombol B dan diapit di antara tombol G dan H.

Pointing stick merupakan hasil penemuan seorang peneliti bernama Ted Selker yang sudah memulai pengembangannya sejak tahun 1984. Beberapa tahun kemudian, IBM mengusung pointing stick ke dalam jajaran laptopnya dan dinamakan “TrackPoint”.

Cara kerja pointing stick dalam menggerakkan kursor sedikit berbeda dengan trackpad dan mouse. Pointing stick mengandalkan tekanan sebagai metode input, sedangkan kedua perangkat input tersebut mengandalkan pada gerakan tangan.

Jika misalnya mouse digerakkan ke kanan, maka kursor juga akan bergerak ke kanan. Semakin jauh mouse digeser ke kanan, maka kursor juga akan semakin jauh ke kanan.

Lain halnya dengan pointing stick. Untuk menggerakkan kursor, tombol pointing stick harus ditekan ke arah yang diinginkan. Semakin kuat tekanannya, gerakan kursor juga akan semakin cepat.

Keunggulan dan Kekurangan Pointing Stick

Mengenal Apa Itu Pointing Stick

Pointing stick berwarna hitam

Keunggulannya terletak pada posisinya yang menjadi satu dengan keyboard. Karena tangan tidak perlu bergeser dari papan keyboard, perpindahan tangan dari keyboard ke pointing stick pun menjadi lebih cepat daripada ketika menggunakan trackpad atau mouse.

Selain itu, ketidaksengajaan menyentuh trackpad yang sering terjadi pada saat mengetik, yang mengakibatkan kursor mendadak berpindah tempat, bisa dihindari dengan menggunakan pointing stick.

Sayangnya, keunggulan pointing stick ternyata tidak sejalan dengan minat para penggunanya. Alasannya, metode input pointing stick yang mengandalkan pada tekanan membuatnya lebih sulit digunakan daripada mouse dan trackpad. Oleh karenanya tidak heran jika popularitas pointing stick cepat meredup setelah dirilis oleh IBM.

Meskipun begitu, laptop-laptop baru yang mengusung pointing stick hingga kini masih bisa dijumpai. Jumlah penggunanya memang tidak sebanyak pengguna trackpad, tapi biar bagaimanapun juga penggunanya tetap masih ada dan rata-rata termasuk pengguna yang loyal terhadap pointing stick.

Beberapa Redditor (sebutan untuk anggota forum Reddit) yang menjadi pengguna laptop Lenovo Thinkpad mengklaim bahwa pada awalnya mereka sekedar iseng untuk mencoba pointing stick, tapi ternyata lama-kelamaan justru terasa lebih nyaman daripada menggunakan trackpad.

Leave a Reply

Send this to a friend