• Our Partners:

Microsoft Windows Virtual Desktop

Begini Perkembangan dari Layanan Windows Virtual Desktop Besutan Microsoft

NESABAMEDIA.COMMicrosoft dalam sebuah percakapan menyebutkan status dari layanan Windows Virtual Desktop (WVD) untuk saat ini. Percakapan itu dilakukan oleh Lead Manager dari Windows Virtual Desktop, Kam VedBrat dalam sebuah podcast bertajuk “Desktop in the Cloud”. Dia menjelaskan bahwa pada gelaran Microsoft Ignite yang akan dilaksanakan, salah satunya akan merilis sejumlah hal mengenai keamanan dan penggunaan WVD. 

Acara Windows Ignite itu akan digelar secara virtual, dan setiap orang bisa ikut bergabung secara gratis.

WVD sendiri merupakan layanan dari virtual desktop dari Microsoft yang memungkinkan perusahaan atau organisasi melakukan akses secara jarak jauh pada sejumlah aplikasi yang ada di perangkat berbasis Windows 7 hingga Windows 10. Lebih lanjut, perangkat milik klien yang bisa diremote itu akan ditempatkan di pusat data milik Microsoft yang berupa mesin virtual. Dalam hal ini, pihak Microsoft yang melakukan manajerial terkait aspek platform yang digunakan pengguna. 

VedBrat mengatakan, sejak layanan WVD ini diluncurkan pada tahun lalu, perusahaan atau organisasi bisa untuk menggunakan mesin virtual di berbagai wilayah belahan dunia. Hingga saat ini, Microsoft terus berupaya memperluas jangkauan wilayah layanan WVD tersebut.

WVD Remote Access

WVD Remote Access

VedBrat kemudian menjelaskan bahwa permintaan terbesar akan layanan WVD ini berada di wilayah Jerman. Kemudian, Microsoft meningkatkan layanan dan mempresentasikannya ke pemerintah Amerika Serikat. 

Microsoft juga terus berupaya memberikan kemudahan dalam pengoperasian WVD. Sebelumnya, untuk bisa mengoperasikan WVD, dibutuhkan perintah berupa tampilan “Command-Line”. Namun saat ini Microsoft akan menjadikannya jauh lebih mudah dengan memanfaatkan keberadaan Azure Portal, dengan fitur Quickstart Tool-nya. 

VedBrat berharap dengan tampilan antar muka yang jauh lebih simpel dan canggih ini, bisa membuat perusahaan atau organisasi mengoperasikan WVD jauh lebih cepat dan efisien. 

Quickstart Tool sendiri merupakan sebuah fitur gratis yang memanfaatkan layanan Azure DevOps yang terintegrasi dengan WVD. Meski demikian, Microsoft dalam sebuah postingan blog di bulan Agustus lalu menjelaskan, jika Quickstart Tool bukanlah sebuah alat yang dikembangkan oleh pihaknya. 

Dengan memanfaatkan Quickstart Tool, perusahaan dan organisasi bisa mulai menggunakan WVD hanya dengan melakukan beberapa klik saja. 

Leave a Reply

Send this to a friend