• Our Partners:

Bidang-Bidang Manajemen

Kenali Bidang-Bidang Manajemen Beserta Penjelasannya, Yuk Disimak!

Dalam berbagai bidang, manajemen sangat dibutuhkan untuk menjalankan aktifitas masing-masing departemen atau lembaga dalam mencapai tujuan organsiasi mereka.

Sehingga manajemen menjadi bagian penting untuk mengorganisir kan segala kegiatan dan aktifitas dalam suatu organisasi, lembaga atau instansi lainnya. Dalam urusan manajemen, ternyata terdapat banyak macam bidang-bidang manajemen. Berikut merupakan beberapa bidang-bidang dalam menajemen:

Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia

Bidang-Bidang Manajemen HRD

Bidang manajemen sumber daya manusia merupakan bidang yang memiliki fokusan kerja terhadap segala kegiatan yang berhubungan tenaga kerja. Bidang ini biasa disebut dengan departemen human resources atau HRD atau bidang personalia.

HRD memiliki beragam kegiatan mulai dari recruitment tenaga kerja, pengembangan kompetensi tenaga kerja (peningkatan mutu sumber daya manusia), pemberian kompensasi (sallary atau gaji), pengintegrasian sumber daya, dan pemeliharaan sumber daya manusia secara terpadu. Sehingga dapat bersama-sama mewujudkan tujuan besar perusahaan. Tujuan diadakannya bidang manajemen sumber daya manusia sangat beragam seperti berikut ini:

  1. Mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Setiap kegiatan recruitment yang dilakukan oleh HRD diharapkan bisa mendapatkan calon-calon karyawan dengan kualitas yang terbaik. Sehingga dapat berkontribusi secara maksimal untuk perusahaan.
  2. Meningkatkan kemampuan setiap karyawan. Setiap karyawan perusahaan berhak untuk mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi mereka. Sehingga dengan meningkatnya kemampuan dan kompetensi mereka dapat bersinergi untuk mencapai tujuan perusahaan.
  3. Menciptakan hubungan kerja yang baik. Adanya HRD dapat meningkatkan hubungan kerja yang baik mulai dari bawah hingga level manejemen atau pimpinan. Sehingga setiap individu yang bekerja bisa mendapatkan hak-haknya dengan maksimal.

Bidang Manajemen Keuangan

Manajemen Keuangan

Bidang manajemen keuangan merupakan bidang yang memiliki fokusan kerja terhadap segala urusan dana perusahaan. Pengelolaan dana termasuk memperoleh dan menggunakan dana perusahaan diatur dan dikelola oleh bidang manajemen keuangan perusahaan.

Sehingga bidang manajemen keuangan dapat mengelola keuangan perusahaan agar efektif dan efisien sehingga dapat meningkatkan laba atau keuntungan untuk perusahaan. Untuk menunjang pekerjaan yang dilakukan, dalam bidang manajemen keuangan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan seperti berikut ini:

  1. Melakukan pengawasan dan mengontrol keuangan perusahaan dengan melalui laporan keuangan perusahaan
  2. Merencakanan dan melaksanakan kerja sama dengan pihak terkait untuk masalah pencarian dana atau sponsorship, dan lain sebagainya
  3. Menetapkan keputusan keuangan yang terkait dengan investasi baik dari sumber investasi maupun penggunaan investasi
  4. Menetapkan kebijakan pembagian dividen yang diperoleh dari laba atau keuntungan perusahan

Bidang Manajemen Produksi

Bidang-Bidang Manajemen Produksi

Bidang manajemen produksi merupakan bidang yang memiliki fokusan kerja terhadap pembuatan produk. Sehingga segala hal terkait produksi produk yang dimiliki oleh perusahaan adalah tanggung jawab dari bidang manajemen produksi. Bidang manajemen produksi juga bertanggung jawab untuk mengorganisasikan atau mengatur segala sumber daya alam (bahan baku), sumber daya manusia (tenaga kerja), modal dan kemampuan kewirausahaan dalam perusahaan.

Sehingga proses produksi dapat berjalan dengan efektif dan efisien untuk dapat menciptakan produk yang terbaik dan kualitas maksimal serta dapat menambah nilai guna suatu produk atau barang yang diproduksi.

Manajemen produksi bertanggung jawab atas segala kegiatan produksi mulai dari perencanaan, proses produksi, dan distribusi barang jadi serta manajemen proyek yang dilakukan oleh organisasi atau perusahaan. Sehingga dalam manajemen produksi memiliki beberapa kegiatan seperti:

  1. Perencanan sistem produksi, bertujuan untuk membuat gambaran atau konsep bagaimana suatu kegiatan produksi akan berlangsung. Sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan produksi. Mulai dari perencanaan lokasi pabrik, sarana dan prasarana yang dimiliki pabrik, fasilitas produksi, kondisi lingkungan kerja, penentuan jenis produk, jumlah produk yang akan diproduksi, desian produk yang akan diproduksi dan bahan baku yang akan digunakan, serta cara pengolahan barang atau produk tersebut.
  2. Pengendalian produksi, bertujuan untuk mengendalian segala aspek atau komponen dalam proses produksi. Mulai dari bahan baku yang digunakan, harga dari bahan baku, tenaga kerja, proses produksi yang akan dilakukan, dan standar kualitas produksi yang akan dihasilkan. Hal ini dilakukan agar dapat mencapai hasil produk yang memuaskan dengan biaya terendah dan waktu yang cepat.
  3. Pengawasan produksi, bertujuan untuk menjamin segala prosedur produksi telah dilakukan dengan baik sesuai dengan SOP dan apa yang sudah direncanakan. Sehingga barang/produk yang diproduksi dapat menghasilkan kualitas yang maksimal. Selain itu, pengawasan produksi dilakukan untuk meminimalisir kesalahan dalam proses produksi. Sehingga proses produksi dapat berjalan dengan lancar, sesuai waktu yang direncanakan dan biaya produksi rendah atau tidak berlebihan dari yang seharusnya.

Bidang Manajemen Pemasaran

Manajemen Marketing 2

Bidang manajemen pemasaran merupakan bidang yang memiliki fokusan kerja terhadap proses dan rencana penjualan setiap produk atau jasa yang dimiliki oleh perusahaan. Bidang manajemen pemasaran memegang pekerjaan yang sangat berdampak pada keberhasilan produk yang dimiliki oleh perusahaan.

Bidang manajemen pemasaran bertugas untuk memastikan bahwa produk yang diproduksi dapat sampai kepada tangan konsumen. sehingga manajemen pemasaran sangat terkait dengan meningkatkan volume penjualan produk yang telah diproduksi agar terus dapat menghasilkan pemasukan dan keuntungan bagi perusahaan.

Dalam manajemen pemasaran terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan seperti:

  1. Riset pasar, dilakukan untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen. Agar produk yang dihasilkan dapat sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen.
  2. Perencanaan pemasaran (marketing), dilakukan untuk mengetaui bagaimana segmentasi pasar yang cocok dengan produk perusahaan, target penjualan yang harus dicapai, metode pemasaran yang sesuai, dan menentukan alat pemasaran.
  3. Analisis pasar, dilakukan untuk mengetahui peluang, kendala atau tantangan serta ancaman dari kompetitor.
  4. Promosi produk, dilakukan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen melalui berbagai macam iklan promosi seperti media masa, billboard, personal selling, reklame dan cara lainnya.
  5. Pengelolaan usaha-usaha pasar, dilakukan untuk meningkatkan ketertarikan konsumen dengan melalui berbagai cara pemasaran melalui media massa seperti televisi, radio, dan sebagainya.

Bidang Manajemen Akuntansi/Administrasi

Bidang-Bidang Manajemen Administrasi

Bidang manajemen akuntansi dan administrasi merupakan bidang yang memiliki fokusan kerja terhadap memberikan informasi dan layanan terkait akuntansi dan administrasi untuk membantu manajemen dalam menentapkan kebijakan dan standar operasional prosedur yang akan digunakan dalam perusahaan. Bidang ini memiliki tugas penting dalam mengorganisasikan segala kebutuhan manajemen terkait laporan dan lain sebagainya.

Kegiatan yang dilakukan oleh bidang manajemen akuntansi dan administrasi meliputi pengumpulan, pencatatan, dan analisis, serta pembuatan laporan terkait akuntansi dan administrasi perusahaan. Sehingga dari data yang dimiliki dapat digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan oleh para petinggi perusahaan. Dalam manajemen akuntansi dan administrasi terdapat beberapa tahapan pekerjaan yang harus dilakukan seperti berikut ini:

  1. Pengumpulan Data, dilakukan dengan mengorganisirkan segala data yang terkait dengan akuntansi dan administrasi perusahaan.
  2. Pencatatan Data, dilakukan dengan mencatat segala data yang dimiliki perusahaan yang terfokus pada akuntasi dan administrasi agar data dapat terarsip dengan aman dan benar. Hal ini dapat digunakan untuk meminimalisir hilangnya data atau arsip.
  3. Pengelompokan Data, dilakukan dengan membagi data berdasarkan kelompok-kelompok data sejenis. Hal ini akan memudahkan ketika data tersebut dicari kembali dikemudian hari. Sehingga lebih mudah dalam mencarinya.
  4. Pelaporan Data, dengan melakukan pelaporan data apa saja yang dimiliki oleh bagian manajemen akuntansi dan administrasi.
  5. Penafsiran Data, dilakukan dengan cara menganalisis data yang telah diperoleh agar dapat digunakan sebagai bahan dalam pembuatan keputusan.

Dengan adanya informasi mengenai bidang-bidang manajemen ini dapat membantu anda dalam memahami dan mendapatkan informasi mengenai setiap bidang di manajemen. Sehingga pengetahuan dan wawasan anda terkait dengan bidang manajemen menjadi lebih luas. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih.

Leave a Reply

Send this to a friend